
Follow Dulu💜
.
.
.
.
.
" ... Jomblo Artinya Data Internet Mu Selamat .."
.
.
.
.
Cecil terbang sambil bersenandung bahagia ,sampai matanya menatap beberapa sosok yang berkumpul di dekat pohon besar.
Disana ia melihat Seorang Pria yang Sangat...Sangat...Tampan!!
Cecil langsung mencium bau darah ,dan langsung tau bahwa Pria tampan itu terluka.
Saat melihat beberapa sosok yang ia kira teman pria tampan itu,namun mereka langsung berniat menyerang Si Tampan.
Cecil Kaget,langsung terbang kesana dengan sangat cepat .
Ia juga mengepakkan sayapnya kuat menghasilkan Angin topan yang menerbang orang-orang 'jahat' itu menghantam Pohon sampai roboh.
Tap.
Cecil mendarat didepan Si Tampan,dalam pikirannya " oh..aku memang yang terbaik"
Cecil membuka sayapnya ,melindungi Kairos.Cecil melihat bahwa Orang orang jahat itu mulai bangun sambil menggeram kearahnya.
"Iiiuuukk...menjijikkan,apa kalian tidak bisa menelan liur kalian iti" ucap Cecil Jijik.
"...Kau?"
Mendengar suara di belakangnya,Cecil berbalik ,tapi wajahnya di tutupi cahaya,jadi.Kairos hanya bisa melihat bibir merah muda yang indah,dan Mata Ungu yang menyenangkan hati.
"Iya?..Istirahat lah" balas Cecil dan kembali melihat ke depan.
Cecil  yang mengeluarkan sayapnya akan berubah di bagian mata nya ,Seperti milik Sangye.
Cecil menggerakkan tangannya,Aliran Sihir muncul di jari-jari indahnya,Cecil mampu mengendalikan Sihir Alam .
"...Blue Fire!!" Panggil Cecil.
Di telapak tangannya ,langsung muncul Api Biru yang siap melahap apa saja.
"Ayo..Kita Masak!!" Girangnya ,langsung terbang kearah Para Vampir Liar.
Cecil langsung melempar apinya,dan sekalian memukul wajah yang menurutnya jelek .
Bukh
Bukh
Bukh
Setiap langkah Cecil membawa rasa berbahaya,Sampai Vampir liar terakhir ia bakar sampai habis.
Kairos terdiam melihat betapa tenangnya dan mudahnya pihak lain bertarung seorang diri.
Cecil berdiri dengan tenang ,ia menarik kembali apinya dan terbang kearah Kairos.
Hap
"Hai!!" Panggil Cecil.
"..H..a..i.."balas Kairos tidak tau harus bagaimana.
Dia terluka,jadi ia tidak terlalu bisa melihat wajah asli Penolongnya itu.
"Hahaha..Itu hal yang mudah" ,balas Cecil.
Cecil melihat sekeliling,dan tau bahwa tempat ini sangat sepi
Berbahaya bagi pria itu
"Kau terluka kan?,aku akan membawa ke tempat aman " ujar Cecil.
Menggerakkan jari telunjuknya,tubuh Kairos langsung melayang ke atas.
"Eh?" ,Kairos terkejut.
"Heheh..aku tidak bisa membawa ke pelukanku..walau itu bisa di coba sih,Tapi kau terluka,aku tak ingin kau tidak nyaman si gendongan ku" balas Cecil tanpa malu.
"Ini..baik baik saja" ucap Kairos .
"Jadi dimana rumahmu?"tanya Cecil sambil mengepakkan sayapnya ,terbang ke atas,diikuti tubuh Kairos .
"Arah Utara .." balas Kairos."Uukkhh.."ia meringis sakit karna lukanya mulai perih.
"Baik"
Kpak
Kpak
Hanya suara kepakan sayap yang mengisi keduanya,Kairos berdeham dan berkata,
"Kau bukan Makhluk disini?"tanyanya dengan wajah datar.
Sambil terbang,Cecil mengangguk,
"Em.Aku datang mencari 'Benda' berharga milikku yang Nyasar " balas Cecil.
"Benda apa itu?" tanya Kairos ingin tau ,padahal ia adalah orang yang sangat tidak suka mengurusi urusan orang lain .
" ....Sebuah Permata Kristal" jujur Cecil.
"Begitu.."
Saat Cecil melihat ke depan ,ia melihat sebuah Istana yang berdiri megah.
"Wah..kau seorang bangsawan" puji Cecil ,walau ia sendiri Seorang Putri Kerajaan juga.
Hidung Cecil masih mencium bau darah dari Pria itu,langsung mendarat di Pohon dekat gerbang istana.
Ia turun secara perlahan takut melukai Pria itu.
Cecil berhenti,lalu berbalik ke arah Kairos.
"Ini harusnya berhasil "gumam Cecil .
Ia mengulurkan kedua tangannya ke perut Kairos yang terluka.
Matanya terpejam dan sebuah Cahaya hijau muncul di tangan Gadia itu .
Beberapa saat kemudian ,luka Kairos tertutup dan sudah sembuh,Cecil membuka matanya dan menarik tangannya kembali .
"Sekarang kau sudah aman." ucap Cecil sambil tersenyum senang.
Kairos pingsan ,Karna hal itu,Cecil membuat pelindung sampai pria itu bangun.
Berdiri ,melihat untuk terakhir kalinya pada Sosok Si Tampan.
"Selamat Tinggal,Tampan!!" ucap Cecil langsung terbang pergi.
'
Aku lapar!!'
.
Tapi siapa yang tau ,Seharusnya Cecil tak bilang "selamat tinggal" bagaimana jika harusnya " Sampai Jumpa"
😊😊😊😊