
Gia berdiri di ribuan Pasukan Monster dan Goblin
Raut wajah nya Pucat pasi karna rasa sakit dari dalam tubuh nya yang memperogotinya
Gia menciptkan Portal sihir, Portal sihir dalam Jumlah Banyak Muncul di sekeliling Gia, Lalu Hewan Spritual dari Hutan Terlarang Muncul dan berdiri disisi Gia
Gia batuk dan memuntahkan darah, Ruru menatapnya Khawatir, mereka bisa merasakan bahwa Gia sudah melemah darah merembes keluar dari keningnya
Gadis itu Nekad menarik paksa Mutiaranya!!!
Gia mengayungkan tangannya dan menciptkan Pola sihir tepat di bawah mereka, Lalu tanaman mirip sulur keluar dan langsung menyerang para musuh
"SERANG!!! "
Pertempuran Kedua Kubu sangat Dasyat, Gia mengayungkan Tangannya dan Daun daun terbang seperti Pedang menebas semua Goblin
Karna melemahnya tubuh Dan energi Gia, ia mendapatkan goresan dari pertempuran
Lengah!Gia tak menyadari bahwa ada sosok yang berada di belakangnya dan mengangkat senjatanya lalu dengan cepat menikam Gia
Slllllaaaaahhh
"Akhhhh.... Pppffttttt"
Gia ditusuk di belakang dengan sangat kuat, Ia melihat bahwa darahnya menjadi Hitam. Rqcun
Gia mengarahkan daun miliknya menebas penyusup ,namun penyusup itu lolos, Dan hanya menebas Tudungnya, Menampak kan wajah seorang Pria tampan dengan rambut hitam dan Hanfu Putih, YuMo
Tubuhnya runtuh ketanah, Darah merembes keluar seperti air, keluar dengat kuat,Untungnya Yumo di tembakkan panah dan jatuh dengan luka di dadanya
Gia menghirup udara susah payah, Ia melihat bahwa sosok airin muncul bersama Snowy
"GIA!!! "
Airin membeku saat melihat Gia tergeletak, tubuh penuh darah, Ia merasa sangat takut, tangan gemetaran, Matanya sudah sembab karna air mata
"Aku.... Lemah"
Airin menggelengkan kepalanya cepat, Memeluk erat Gia
"Kenapa....kenapa.... Kenapa kau memberikan Mutiara kehidupan mu? Hah? Hanya karna Pria itu! "
"Kakak.... Sanye... Aku mencintainya.... Aku Akan memenuhi tanggung jawab ku.. Ukkkhhhhh"
Gia berusaha berdiri, Airin membantunya, Tubuhnya hampir Goyah namun matanya memiliki tekad
Pedang Cahaya miliknya memiliki Ganggang putih dengan Sulur bewarna emas
Dengan Sebuah Bunga mawar emas dan Bilah pedang bewarna Emas
Gia mengayungkan pedangnya, dan melompat terbang kearah Pertempuran
Gia menebas, menendang dan meninju semua lawan yang mendekat
Airin dengan Cepat datang membantunya, sedangkan Yumo sudah ditahan oleh Makluk Spritual lainnya
Gia kadang kala akan memuntah kan darah, namun ia masih memaksakan dirinya
Akhirnya airinĀ dan Gia saling membelakangi, mendekatkan punggung mereka
Gia berusaha mengatur pernafasannya
"Kakak Airin.... Aku Keren kan"ujarnya nakal
Airin mengangkat tanganya dan mengetuk keras jidat gadis ini
Gia mengeluh sakit, dan memasang wajah merajut
"AAARRRGGGGHHHHH......GRROOOOOAAAAA"
auman keras berasal di depan mereka, Airin membeku, ia maju melindungi Gia
Lalu Sosok beras seperti Gedung lantai 10 datang kearah mereka, pandangan Raksasa Itu melesat kearah Gia yang dilindungi
Senyum serigai muncul di wajah seram raksasa itu, Airin dengan berani mengangkat panahnya
"Gia... Dia mengincarmu... Darah Peri mu... "
Gia tersenyum sedih, Namun ia tetap teguh melangkah siap bertarung
Menatap Airin dengan senyum cerah, "Tidak Apa. Hidupku Terbatas... Aku akan mengalahkan Makhluk Mesum menjijikkan itu"
Membuang Nafas, Gia menatap Airin, "Siapkan Pola Sihir Untuk mengekang makhluk itu"
Setelah mengatakan itu Gia berlari dengan cepat dan menebaskan pedangnya
Tak ada yang berani untuk bertanya,mereka hanya melaksanakan perintah Peri Gia .
karna Momentum di sekeliling gadis itu sudah sangat berat dan wajahnya dengan serius menatap sekeliling.