I AM A FAIRY

I AM A FAIRY
16



5 hari Kemudian.....


Gia dan Snowy serta beberapa hewan lainnya berdiri tepat di bawah mereka lingkaran teleportasi sudah. siap.


Airin di luar Teleportasi, fokus membaca kan mantra, Lalu menutupi mereka semua sampa menghilang


Alam Atas


Gia menaiki Snowy, Mereka berjalan dengan tenang dan santai, Gia biasanya akan Cerewet sekarang menjadi Diam tanpa Kata-kata vulgarnya


Sekarang Suhu di sekitar gadis itu sangat kuat dan dingin, seakan orang lain lebih baik menjauh


Gia mengenakan Penutup kepala, Besok adalah Hari ulang tahun Pangeran, Tapi mereka baru berangkat sekarang, karna Waktu pemulihan luka Gia


Snowy dan rombongan berjalan ke arah Penginapan, Lalu Gia turun, berjalan masuk, Snowy berubah menjadi Gadis manusia, sedangkan rombongan lainnya masuk ke dalam Pola sihir, muncul saat di panggil


Snowy dan Gia berjalan beriringan, Banyak Tamu yang memandang ke arah mereka berdua, Tapi Suhu di sekitar kedua gadis itu sangat Mulia.


Manajer Penginapan berjalan dan tersenyum ke arah keduanya


"Halo Nona Muda, Berapa kamar yang akan ada pesan? "


"Satu "


Manajer penyuruh pelayan menyiapkan kamar tamu, Gia dan Snowy mengikuti pelayan dalam diam


Suasana Penginapan Cukup sibuk karna Perayaan Istana langit, Gia memasuki kamarnya, lalu memilih duduk di dekat jendela dan menyanggah kepalanya malas


Snowy mengeluar kan Buah dan minuman untuknya,Mata Gia melihat keramaian di bawah, Lalu Ia melihat Seorang Pemuda mengenakan pakaian mewah brokat bewarna Putih dengan sulaman emas dan lambang naga di pakaiannya, Wajah pemuda itu tampan malah cantik, Mata gelapnya sangat centil dan menggoda, bahkan dalam jarak jauh, Gia bisa melihat dengan tajam pada Pemuda itu


Pemuda itu, Merasakan seorang menatapnya intens lalu berbalik dan menatap keatas jendela penginapan


Ia terkejut saat melihat seorang berjubah Putih dengan tutup kepalanya menyanggah kepalanya malas dan menatap kebawah biasa


Seakan Pesona pria itu bukan apa-apa, Pemuda itu merasa ia di ragukan untuk pertama kalinya oleh seorang


Dan Ia melihat di sampih orang berjubah putih itu, berdiri seorang gadis dengan gaun putih salju dan rambut putihnya serta mata birunya dingin dan acuh.


Penjaga di samping Pemuda itu melihat Tuannya lama menatap orang di jendela


"Pangeran apa anda harus membawa orang itu? "


Pemuda itu menggelengkan kepalanya, ia sedang merencakan sesuatu, pikir Gia


Ia bisa melihat dari mata licik Pemuda itu


"Snowy, Jaga Lokasi, jangan biarkan siapapun masuk"


"Baik"


Snowy keluar dan berjaga, Pemuda itu sudah berjalan pergi


Mereka semua terkejut saat mendengar suara bagaikan lantunan nada indah, dan itu adalah dari seorang di atas jendela yang wajahnya di tutupi


Melihat semua orang menatapnya, Gia menutup jendelanya malu dan berbaring tidur


Di lain Tempat


"Pangeran kita tidak bisa naik ke Lantai 2 orang itu"


"Kenapa? "


"Ada Tekanan kuat dan Perisai yang menghalagi kami"


Pemuda itu mengusap dagunya merasa tertarik


Keesokan Harinya


Jalan ke Istana Kekaisaran menjadi Sibuk dan Meriah, banyak hiasan di jalan memeriahkan pesta


Banyak pula gerbong mewah mengantri masuk ke istana


Gia keluar dari Penginapan dengan Gaun birunya, Rambutnya di Sampul menjadi satu dan di hiasi bunga, Gia mengenakan Pelindung wajah dengan Kain putih


Sosoknya yang memukau membuat semua pria linglung, dan berhenti, dan fokus menatapnya


Snowy yang melihat nya, membungkuk hormat dan membukakan pintu gerbong kereta


Kuda yang membawa gerbong adalah Unicorn jenis kuda langka, Gerbong Putih dengan Pola Sulur bunga dan Kristal di setiap sudut kereta


Di belakang Gerbong, Semua Hewan Gaib mengantri berbaris tertib membuat semua orang Kaget dan mereka pertama kali melihat rombongan hewan gaib


Gia memasuki Kereta dan duduk dengan damainya, Kereta mulai berjalan, tanpa Kusir,Kuda miliknya dengan cerdas melangkah kearah istana


Perjalanan memakan waktu, Sampai Kereta Gia yang terakhir, Turun dari kereta, Gia melepas topinya dan berjalan dengan anggunya ke arah gerbang istana


Kedua penjaga menatap gadis dengan gaun biru kagum dan terpesona, Karna Kecantikan jenis ini adalah kecantikan Murni dan langka


Gia memberikan Undangannya, dan Kedua pengawal membiarkannya masuk, Gia sekali lagi mengenakan cadar biru trasnparan


Berjalan dengan rombongan, Gia tidak gugup, mata Nya sudah di ubah menjadi Hijau muda seperti Kristal


Pintu Aula pesta sangat besar, Gia dengan tegasnya masuk dan berjalan kearah tengah Pesta


Menyerah kan undangannya pada penjaga aula


Melihat undangan itu Pria penjaga membeku, disana tertera Peri Alam, berarti gadis cantik adalah Sang Peri?


"Peri Alam Sudah Hadir!!!


Suasana yang tadinya meriah langsung hening