
CecilOyana De'Lucifer
"CECILOYANA!!!!"
Semua orang menutup telinga mereka,mendengar teriakan Ratu mereka yang memarahi nona muda 'Lagi'.
Seorang wanita dengan rambut coklat gelap panjang berdiri mengenakan Gaun merah menyala dengan mahkota emas di kepala nya.
Disampingnya ada Seorang pria tampan dengan rambut hitam dan mata Violetnya ,menatap Wanita itu dengan lelah.
"Sayang..Jangan marah oke?"seru Pria itu.
Wanita yang marah itu langsung memberikannya tatapan kesal.
"Kau..Ayah tidak berguna!! Lihat Putriku sekarang kabur dan tidak ikut pelajaran nya ,Kau tau Mak Airin mengamuk dan aku yang kena imbasnya!!"serunya tak terima.
"Istriku..daripada kamu marah dan menguras tenaga mu,mmmm..bagaimana jika kita Olahraga saja?" Tawar Pria itu dengan menaikkan sebelah alisnya menggoda.
"SANGYE DE'LUCIFER.!!KAU.TIDUR .DILUAR!!"teriak Wanita itu,yang tak lain adalah Gia .
Sangye langsung memasang bibir nya cemberut.
"Istri kau kejam!!"pekik Sangye ala lebay dan berbalik pergi.
Gia yang di tinggal menepuk kepalanya tak mengerti dengan Suami dan Putrinya itu.
Satu seorang Raja Iblis yang entah kenapa seperti Gadis labil.
Satu Seorang Gadis yang suka Lari dari tanggung jawabnya.
Gia akhirnya tau apa yang dirasakan Airin saat ia pertama kali datang kemari .
"Penjaga!"panggil Gia.
Tak lama seorang Pria dengan pakaian pelayan datang
"Hamba Yang Mulai ..?"
"Tolong kau cari Putri Cecil "perintahnya.
"Baik .Yang Mulia"
Seorang Gadis mengenakan Hanfu bewarna Pink muda dengan rambut di tata indah .
Dikepalanya ada Mahkota bunga yang indah yang di kelilingi oleh kupu-kupu.
"Oy...Cil!"seru seseorang Cecil berbalik dan melihat seorang Gadis dengan rambut putih dan mata biru-hitamnya melambaikan tangannya kearahnya.
"Zaya!!"teriaknya semangat dan berdiri .
Zaya berjalan dan berdiri didepan Cecil.
"Kau lagi-lagi lari Ah..kau tau ibumu sekarang mengamuk di Istana"
"Hehehe",Cecil hanya bisa menggaruk kepalanya.
"Cecil ukhhh.."Zaya memegang kepalanya ,"kau harus kembali,Tante Airin akan memakanmu bila kau tak muncul juga"
Cecil mengangguk dan keduanya menggunakan sihir untuk terbang.
5 menit kemudian....
Cecil dan Zaya mendarat dengan lembut di tanah,keduanya langsung berjalan kearah Kediaman Airin.
Airin sedang duduk ,sambil menikmati tehnya.
Saat ia mendengar pintu miliknya di buka,ia perlahan menatap ke arah tamu yang datang.
"Cecil.."suara Airin membawa rasa dingin bagi kedua Gadis itu.
Cecil melangkah dan dengan panik berusaha mencari alasan.
"Heheh tante...Itu...aku...aku.."
Airin meletakkan tehnya dan berdiri dengan mata menatap Cecil tajam.
"Kau tau apa kesalahan mu emm.."ucap Airin.
"Itu..aku bolos pelajaran lagi.."balas Cecil dengan kepala menunduk.
"Baikhlah Keluakan Permata kehidupan mu,kali ini kita akan mencoba menyalurkan Energi kehidupan ke Makhluk lain"seru Airin.
Zaya langsung mengambil kursi kayu Airin dan duduk ,siap menonton.
Cecil mengangguk,dan tangannya terangkat kearah Dadanya.
Perlahan cahaya Hijau muncul dari dadanya ,dan tangan Nya langsung menarik sesuatu.
Saat Cecil mengangkat tangannya ke depan ,Kristal Bercahay terang bewarna Hiju bersinar terang .
Kristal ini adalah ,Permata Kehidupan Cecil yang ia dapatkan saat ia kecil,Seperti Gia,permata ini adalah Kehidupan Peri itu sendiri.
Kristal permata tetap berada ditangannya ,Cecil kembali menatap Airin menunggu perintah selanjutnya.
"Bagus ,Lalu Kontrol kekuatan permata dan salurkan pada Pohon Kehidupan,ingat jangan terlalu kuat,kita tak ingin ada hal lain yang terjadi ",Airin tak lupa mengingatkan Cecil .
Cecil menutup kedua matanya,Kristal hijau bercahay lebih terang,dan Aliran energi langsung mengalir keluar dan menuju ke pohon besar.
Keadaan masih stabil,tapi tak lama Aliran energi menjadi Kuat dan lebih kuat
Airin langsung menciptakan Pelindung.
"Cecil!!Kontrol !!"serunya keras.
Cecil baru saja akan menarik kekuatannya saat,ketiganya menatap Kearah Lubang kecil yang tiba-tiba muncul.
"Eh?"seru.mereka bingung.
Kemudian,Kristal Cecil langsung di hisap masuk ,Lubang itu langsung hilang ,begitu juga Kristalnya.
Keadaan hening.
"TIDAK!!!!" ,Teriak Cecil dengan mata melebar kearah Kristal nya hilang.
'Mati aku!!'
CecilOyana De'Lucifer
"CECILOYANA!!!!"
Semua orang menutup telinga mereka,mendengar teriakan Ratu mereka yang memarahi nona muda 'Lagi'.
Seorang wanita dengan rambut coklat gelap panjang berdiri mengenakan Gaun merah menyala dengan mahkota emas di kepala nya.
Disampingnya ada Seorang pria tampan dengan rambut hitam dan mata Violetnya ,menatap Wanita itu dengan lelah.
"Sayang..Jangan marah oke?"seru Pria itu.
Wanita yang marah itu langsung memberikannya tatapan kesal.
"Kau..Ayah tidak berguna!! Lihat Putriku sekarang kabur dan tidak ikut pelajaran nya ,Kau tau Mak Airin mengamuk dan aku yang kena imbasnya!!"serunya tak terima.
"Istriku..daripada kamu marah dan menguras tenaga mu,mmmm..bagaimana jika kita Olahraga saja?" Tawar Pria itu dengan menaikkan sebelah alisnya menggoda.
"SANGYE DE'LUCIFER.!!KAU.TIDUR .DILUAR!!"teriak Wanita itu,yang tak lain adalah Gia .
Sangye langsung memasang bibir nya cemberut.
"Istri kau kejam!!"pekik Sangye ala lebay dan berbalik pergi.
Gia yang di tinggal menepuk kepalanya tak mengerti dengan Suami dan Putrinya itu.
Satu seorang Raja Iblis yang entah kenapa seperti Gadis labil.
Satu Seorang Gadis yang suka Lari dari tanggung jawabnya.
Gia akhirnya tau apa yang dirasakan Airin saat ia pertama kali datang kemari .
"Penjaga!"panggil Gia.
Tak lama seorang Pria dengan pakaian pelayan datang
"Hamba Yang Mulai ..?"
"Tolong kau cari Putri Cecil "perintahnya.
"Baik .Yang Mulia"
Seorang Gadis mengenakan Hanfu bewarna Pink muda dengan rambut di tata indah .
Dikepalanya ada Mahkota bunga yang indah yang di kelilingi oleh kupu-kupu.
"Oy...Cil!"seru seseorang Cecil berbalik dan melihat seorang Gadis dengan rambut putih dan mata biru-hitamnya melambaikan tangannya kearahnya.
"Zaya!!"teriaknya semangat dan berdiri .
Zaya berjalan dan berdiri didepan Cecil.
"Kau lagi-lagi lari Ah..kau tau ibumu sekarang mengamuk di Istana"
"Hehehe",Cecil hanya bisa menggaruk kepalanya.
"Cecil ukhhh.."Zaya memegang kepalanya ,"kau harus kembali,Tante Airin akan memakanmu bila kau tak muncul juga"
Cecil mengangguk dan keduanya menggunakan sihir untuk terbang.
5 menit kemudian....
Cecil dan Zaya mendarat dengan lembut di tanah,keduanya langsung berjalan kearah Kediaman Airin.
Airin sedang duduk ,sambil menikmati tehnya.
Saat ia mendengar pintu miliknya di buka,ia perlahan menatap ke arah tamu yang datang.
"Cecil.."suara Airin membawa rasa dingin bagi kedua Gadis itu.
Cecil melangkah dan dengan panik berusaha mencari alasan.
"Heheh tante...Itu...aku...aku.."
Airin meletakkan tehnya dan berdiri dengan mata menatap Cecil tajam.
"Kau tau apa kesalahan mu emm.."ucap Airin.
"Itu..aku bolos pelajaran lagi.."balas Cecil dengan kepala menunduk.
"Baikhlah Keluakan Permata kehidupan mu,kali ini kita akan mencoba menyalurkan Energi kehidupan ke Makhluk lain"seru Airin.
Zaya langsung mengambil kursi kayu Airin dan duduk ,siap menonton.
Cecil mengangguk,dan tangannya terangkat kearah Dadanya.
Perlahan cahaya Hijau muncul dari dadanya ,dan tangan Nya langsung menarik sesuatu.
Saat Cecil mengangkat tangannya ke depan ,Kristal Bercahay terang bewarna Hiju bersinar terang .
Kristal ini adalah ,Permata Kehidupan Cecil yang ia dapatkan saat ia kecil,Seperti Gia,permata ini adalah Kehidupan Peri itu sendiri.
Kristal permata tetap berada ditangannya ,Cecil kembali menatap Airin menunggu perintah selanjutnya.
"Bagus ,Lalu Kontrol kekuatan permata dan salurkan pada Pohon Kehidupan,ingat jangan terlalu kuat,kita tak ingin ada hal lain yang terjadi ",Airin tak lupa mengingatkan Cecil .
Cecil menutup kedua matanya,Kristal hijau bercahay lebih terang,dan Aliran energi langsung mengalir keluar dan menuju ke pohon besar.
Keadaan masih stabil,tapi tak lama Aliran energi menjadi Kuat dan lebih kuat
Airin langsung menciptakan Pelindung.
"Cecil!!Kontrol !!"serunya keras.
Cecil baru saja akan menarik kekuatannya saat,ketiganya menatap Kearah Lubang kecil yang tiba-tiba muncul.
"Eh?"seru.mereka bingung.
Kemudian,Kristal Cecil langsung di hisap masuk ,Lubang itu langsung hilang ,begitu juga Kristalnya.
Keadaan hening.
"TIDAK!!!!" ,Teriak Cecil dengan mata melebar kearah Kristal nya hilang.
'Mati aku!!'