How to Defeated The Kingdom?

How to Defeated The Kingdom?
6. Balas Dendam



Li Wei duduk dengan tenang menunggu Pelayan istana menyajikan makanan. Sementara Kangjian berdiri di sampingnya, Sebelumnya ia terkejut saat mengetahui kalau Nonanya adalah Putri Mahkota kerajaan Bulan.


Sampai Suara ketukan Pintu membuyarkan lamunan Kangjian.


"Masuk!"


Seorang Pelayan berjalan ke arah Li Wei tanpa mengucapkan Salam penghormatan. Kangjian mengerutkan Alisnya, Apakah Nonanya ini sering diperlakukan seperti ini?


Pelayan itu Membanting nampan ke meja Li Wei. Itu membuat Semua makanan...tidak Semua Bubur Basi dan rebusan Sayur tumpah ke Hanfu Hitam milik Li Wei.


Wajah Li Wei menggelap. Apa pelayan ini cari mati? Li Wei berdiri dan mengulurkan tangan mencekik Leher Pelayan itu.


Pelayan itu Tercekat, Tenaga yang dikeluarkan Li Wei sangat sedikit tapi Pelayan itu merasakan Tulang lehernya patah! Itu hanya berlangsung selama beberapa detik dan tubuh pelayan itu sudah tak bergerak.


"Cih!" Li Wei melemparkan Tubuh tak bernyawa pelayan itu lalu mengelap tangannya seperti telah menyentuh sebuah kotoran!


"N-nona? Sebaiknya kita buang mayat pelayan itu Sebelum seseorang menemukanya!" Kangjian khawatir jika Ada orang yang mengetahui Li Wei membunuh Pelayan dan memasukannya ke dalam istana dingin.


"Tidak perlu. Ikuti aku!" Kangjian menunduk dan mengikuti Li Wei yang ingin menuju Ruang makan.


........


Li Wei membuka pintu dan menemukan Pemandangan yang menjijikan!


Disana ada Para Pangeran dan Putri mereka makan dengan tenang. Namun ada satu orang tambahan, Dia Chu Nian Putri jenderal Chu yang sekarang duduk di pangkuan Pangeran ketiga Dengan manja.


Semua yang ada disana mengalihkan pandangan pada Li Wei yang berdiri di depan pintu.


"Heh? Kakak Tertua ada apa kau kemari? Apakah makananya tidak Enak?" Li Wei tidak menjawab. Mereka Pikir Li Wei ketakutan sampai gugup berbicara, namun sebenarnya Li Wei sedang berpikir cara untuk membunuh mereka.


Sebaiknya ia mencoba kekuatan milik Dewa Pengendali itu.


' Tuan Anda hanya perlu konsentrasi dan membayangkan kalau mereka Anda kendalikan!'


Li Wei mempraktikkan nya dan sekejap Pandangan Pangeran dan Putri menjadi kosong seperti tak mempunyai Jiwa.


Chu Nian melotot ketika Pangeran ketiga mendorongnya dari pangkuanya, dan berjalan menuju Li Wei lalu berlutut. Para Pangeran dan Putri pun mengikuti apa yang dilakukan Pangeran Ketiga.


"Nona A-ada apa dengan mereka?"


" Dasar ******! Kau apakan mereka?!"


"tidak Kusangka akan semudah ini." Li Wei memberi pandangan Mengejek pada Panggeran dan Putri yang berlutut.


Li Wei melirik Chu Nian dengan dingin Mengisyaratkan untuk tutup mulut. Chu Nian mengerti jadi dia hanya mengangguk dengan cepat, Putri Mahkota yang dulu lemah dan mudah diintimidasi kini berubah menjadi orang dingin tak berperasaan. Li Wei memerintahkannya untuk pergi, dia menurut.


" Kangjian makanlah!" Li Wei duduk menyantap makanan, melihat Kangjian hanya diam menatapnya ia menyuruhnya untuk makan Bersama.


"Ah Nona pengawal rendahan ini tak berani." Namun Kangjian langsung duduk dan menyantap makanan setelah melihat Wajah Nonanya yang semakin dingin.


Mereka makan dalam Diam. Mengabaikan Pangeran dan Putri yang masih berlutut dengan tatapan kosong.


Pagi Harinya...


"TUAN BANGUN!!" teriakan Kaibo membangunkan Li Wei dari mimpi indahnya.


Li Wei menatap Li Wei dingin.


"Ada apa?"


"Tuan apa kau melupakan Adikmu Li Shi? dia dikurung di istana dingin karna tuduhan Putri Kelima!"