
Li Guo tersenyum cerah, dua cucunya kini sudah tumbuh besar dan menjadi gadis cantik! Salah satu cucunya yang dulu penakut kini memiliki aura mendominasi, yang sama persis dengan Almarhum Ayahnya.
"Kau cucu tidak berbakti! Kakekmu baru pulang dari Perang, apakah kau tidak mau memberikan sebuah pelukan padaku?!" Li Guo marah, Namun ada jejak kasih sayang yang besar di Nadanya.
Bibir Li Wei bergerak membentuk senyum kecil, Li Wei berdiri dari kursinya, lalu berjalan ke tempat Li Guo.
Li Guo kini sudah merentangkan tangannya menunggu Pelukan dari Cucunya yang cantik.
Namun, Li Wei melewatinya dan memilih mengusap Rambut Li Shi. Tangan Li Guo membeku di udara.
Apa ini? Apa cucunya tidak menyayanginya?
"Apa kau sudah makan?" Li Wei mengabaikan tatapan sedih Li Guo. Li Shi terkekeh melihat tingkah dua orang yang disayanginya.
"Belum, aku menunggu Kakek dan Kakak untuk makan bersama!"
"Oh cucuku yang tersayang ternyata menungguku, kemarilah datang pada Kakek yang sudah tua ini." Li Shi tanpa ragu meluk Kakeknya lagi.
Li Guo memberi tatapan Pada Li Wei, seolah ingin dipeluk juga.
Ditatap oleh Li Guo, Li Wei akhirnya luluh dan memeluk keduanya.
---------
1 bulan kemudian...
"Yang Mulia, orang-orang itu sudah kembali."
Li Wei mengangkat alisnya. "Sekarang aku baru memikirkannya, suruh seseorang untuk pergi memesan senjata untuk mereka."
"Ya, Yang Mulia."
Li Wei dan Kangjian berjalan menuju Halaman belakang Istana.
Sebulan yang lalu, lebih dari seratus orang telah dikirim ke Pegunungan Fang oleh Li Wei. Namun, hanya lebih dari lima puluh orang yang kembali.
Sebagian besar dari mereka telah melarikan diri setelah bertemu bahaya yang tidak bisa mereka atasi, dan beberapa telah tewas di bawah cakar binatang-binatang spiritual yang menakutkan.
Namun, apa yang orang -oranh tersisa tidak tahu adalah bahwa kegigihan mereka akan menyebabkan mereka menjadi kekuatan yang akan membuat seluruh dunia bergetar!
Di halaman besar, tatapan Li Wei mengamati kerumunan yang tersisa, dan akhirnya mendarat di wajah angkuh Yichen.
"Kau berhasil."
Li Wei tidak menunjukan ekspresi apapun, dan berbicara dengan dingin.
"Saya tidak punya banyak kekuatan. Saya hanya level Ksatria puncak sampai sekarang. Saya tentu saja tidak bisa menandingi siapapun dalam pertempuran."
Ekspresi Yichen berubah gelap, gadis ini telah bermain-main dengan mereka? Jika benar begitu, dia tidak akan memaafkannya!
"Tapi," cahaya licik melintas di mata Li Wei, "Apakah kalian benar-benar berpikir bahwa bulan ini usaha kalian telah terbuang sia-sia? Jangan bilang bahwa sebulan pelatihan tidak membantu Anda meningkat sama sekali?"
Mendengarnya, ekspresi semua orang berubah sedikit.
Li Wei benar, mereka telah meningkat pesat dalam bulan pelatihan ini. Tubuh dan pikiran telah diperkuat . Hasil ini akan memakan waktu setengah tahun jika mereka berlatih dengan normal...
Li Wei saat ini memang tidak memiliki kekuatan luar biasa, tapi dia tidak terlalu buruk jika dibandingkan dengan rekan-rekannya. Setidaknya dia bukan yang tidak berguna dari sebelumnya. Ia hanya bisa mencapai hasil ini terlebih dahulu.
"Kalian pasti tidak akan menyesal mengikutiku!"
"Aku akan melatih kalian menjadi tentara terkuat! Meskipun hanya ada 50 orang di pasukan ini, mereka tak akan terkalahkan! Saya percaya bahwa Anda telah bertahan sejauh ini demi mencapai tujuan seperti itu."
Di bawah sinar matahari, Profil Li Wei memegang cahaya tegas. Menyilaukan Yichen sesaat. Tiba-tiba dia membuat sebuah keputusan, keputusan yang akan memengaruhi seluruh hidupnya.
"Jika Anda memiliki kekuatan untuk membantu saya membalaskan dendam. Saya, Yichen akan mematuhi perintah Anda seumur hidup saya!"
Sebenarnya, Li Wei telah memperhatikan Yichen di kerumunan dari awal. Pria ini adalah yang terkuat di antara mereka, dan dia merasa bahwa identitasnya tidak sederhana.
"Jangan khawatir, karena kamu telah menjadi orangku, aku akan memperlakukanmu dengan baik," Setelah mengatakan demikian, Li Wei terdiam sebelum dia melanjutkan berbicara, " Tunggu sebentar, Aku akan membuat sesuatu untuk kalian."
Li Wei mengambil kertas lalu menulis sesuatu di sana. Setelah selesai menulis, ia memberikannya pada Kangjian.
"BelilahTanaman obat, seperti yang aku tulis di sana!" Walaupun Kangjian bingung, ia masih melakukan perintah Nonanya.
Li Wei berencana ingin membuat Pil yang bisa memperkuat meningkatkan Kultivasi seseorang dengan cepat. Dan itu akan ia gunakan pada pasukannya.
Di kehidupan sebelumnya, ia adalah seorang gangster dan Seorang dokter. Ia pandai di bidang kesehatan Tradisional maupun Modern. Dulu, ia diberi buku kesehatan kuno oleh Kakeknya, dan hasilnya ia pandai membuat Pil dan Melakukan teknik Akupuntur.
(T/N: Eh Parah, aku lupa tekniknya betul apa nggak:(, maafkan saya yang suka pikun ini.)
Kangjian kembali dengan beberapa orang yang membawa setumpuk Obat Herbal. Li Wei segera menyuruh Kangjian untuk mencari tungku.
Kangjian semakin bingung dengan tingkah Nonanya ini. Apakah dia akan membuat Ramuan? Atau Eliksir?
Jangan lupa Like, dan Comment;)