
Nenek Qin terkejut oleh teguran Li Wei tiba-tiba, rasa panik muncul di hatinya. Dia dulunya diperintahkan oleh Selir Agung untuk memata-matai Li Wei, namun sekarang Para Harem telah hancur.
"Yang Mulia, tolong kasihanilah aku dan biarkan aku tinggal bersamamu." Nenek Qin bersujud dan membenturkan kepalanya ke lantai dengan keras. Keluarganya miskin, jika Li Wei memecatnya, Keluarganya pasti akan mati dalam kemiskinan!
"Bawa dia keluar dan bunuh dia." Li Wei melambaikan tangannya dengan kesal.
"Pelayan tua ini memilih untuk meninggalkan istana." Nenek Qin hampir menangis. Dia berpikir bahwa Yang Mulia akan mengasihaninya seperti dulu. Dia tidak tahu bahwa Li Wei yang dulunya lemah dan baik hati kini menjadi kejam dan pemarah.
--------
Kaibo menopang pipinya di tanganya, dia menatap kosong ke langit biru yang luas.
"Haocun, mengapa Tuan belum datang? Aku hampir mati kelaparan." Kaibo cemberut dan membelai perutnya yang terus berbunyi.
Dia dan Haocun ada di kamar Li Wei sekarang, menunggu Li Wei datang dan membawakan mereka makanan.
Segera setelah dia menyelesaikan kata-katanya, dia dapat melihat Li Wei datang dengan makanan.
Li Wei mendekati Kaibo dan Haocun yang berbinar melihat makanan.
Li Wei mulai memberikan mereka makanan, dan diterima dengan senang hati oleh keduanya.
---------
"Yang Mulia, hanya ada aku disini. Apakah Anda membutuhkan lebih banyak pelayan?" Liu Li bertanya, ia tak melihat satupun Pelayan disini. Jika ia melihat itupun Pelayan yang bertugas membawakan makanan.
"Tidak perlu, aku akan memilih penjaga sendiri. Andapun pelayan, kau saja sudah cukup." Li Wei menggelengkan kepalanya. Karena dia memiliki Kaibo dan Haocun, dia tidak perlu penjaga untuk mengamankan Kediamannya.
"Liu Li, bersihkan tanah di halaman belakang. Aku butuh halaman untuk menanam tanaman obat, jika kau kesusahan kau bisa meminta bantuan pada pelayan lainya."
"Apa?" Liu Li tertegun
'Yang Mulia ingin menabur tanaman obat? Dia bisa membelinya di toko herbal, mengapa dia melakukan itu?'
Li Wei ingin menanam tanaman obat dengan keahliannya sendiri, ia juga akan membuat Pil dan Ramuan untuk meningkatkan kekuatan Sekte Iblis.
"Atas perintah Yang Mulia." Liu Li menjawab dengan hormat.
LI Wei tidak memperdulikan Liu Li dan keluar dari Istana. Dia tertarik dengan cerita Kasim saat ia ingin kembali ke kediamanya.jadi dia pergi ke Pengadilan binatang.
Pengadilan binatang adalah toko hewan peliharaan di Kerajaan Bulan. Binatang-binatang roh disimpan di kandang. Disana juga sangat ramai dengan penduduk biasa maupun bangsawan.
Li Wei berjalan menuju kandang. Melihat ini, orang-orang di sekitarnya melangkah mundur untuk memberi jalan baginya. Mereka takut bahwa mereka akan mendapat masalah kalau dengan tidak sengaja menghalangi jalanya.
Ketika Li Wei semakin dekat, binatang roh buas di kandang memperlihatkan gigi mereka dan menggeram. Wajah mereka berangsur-angsur berubah ganas. Meskipun mereka telah dijinakan dan dikurung dalam kurungan untuk waktu yang lama, keganasan mereka dipicu setiap kali orang asing mendekat.
"Aku ingin dua kelinci doh, empat kera Bersenjata."
Di kehidupan sebelumnya, Li Wei benar-benar menyukai kelinci karena mereka sangat menggemaskan. Jika Kaibo ikut, ia akan menangis dengan keras disini, dia bahkan lebih imut dari kelinci roh, namun Tuanya lebih memilih Kelinci?!
Li Wei membeli Kera bersenjata, itu cerdas dan lincah. Dia bisa menjadikannya sebagai penjaga pintu yang baik.
Meskipun dia sudah memiliki Kaibo dan Haocun, dia masih belum puas. Ia ingin mengkoleksi binatang-binatang roh yang imut itu...
"Apa binatang roh paling berharga yang kamu miliki? Keluarkan untukku."
"Yang Mulia, binatang paling berharga belum kita jinakkan. Saya khawatir itu akan menyakiti anda."
"Tidak apa-apa , keluarkan. Aku ingin melihatnya. Jika aku menyukainya aku akan membelinya." Li Wei berkata dengan dingin.
Pelayan mengambil kandang.
Li Wei tidak bisa mengalihkan pandangan dari kandang. Itu adalah serigala dengan bulu putih keperakan dan mengkilap sama dengan Haocun. Mata birunya cerah dan jernih memelototi orang-orang di pengadilan binatang.
----------------
Jangan lupa Like dan Comment;)