
Tubuh Li Shi gemetar ketakutan, dia telah menyaksikan bagaimana Li Guo dibunuh dari celah lantai.
Li Wei menghela nafas lega, Adiknya baik-baik saja jadi dia tidak perlu khawatir lagi, dia meminta maaf terus menerus pada Li Shi karena terlambat datang. Dia menuntunya pergi dari bawah tanah, lalu mencari air untuk menenangkannya.
Li Shi menatap kosong pada Li Wei.
"Kak? Setelah ini bagaimana dengan hidup kita? Apakah kita akan mati juga?..." Li Shi Tidak berkata lagi setelah menerima tatapan dingin Li Wei.
"Tidak. Kita akan pergi dari sini, dan membangun sebuah Kerajaan yang baru." Orang-orang dari Sekte Iblis telah dibantai, dan Markas Sekte Iblis juga dihancurkan setelah tahu dari mata-mata kerajaan.
Li Wei Tidak ingin tinggal disini lagi, jika ia tinggal disini itu akan membuat trauma pada Li Shi. Dia masih berumur 9 tahun, dan belum pantas baginya untuk melihat pemandangan mengerikan di luar sana.
Ia juga berencana membangun sebuah Kerajaan baru yang jauh dari jangkauan Empat Kerajaan. Dan dia akan membuat Kerajaan itu menjadi Kerajaan yang terkuat dan Kerajaan paling kaya.
Dan untuk para mentri, dan jendral. Dia tidak perlu khawatir, dia akan memperkerjakan Para Dewa yang mungkin akan dia temui nanti.
Sebelumnya, Dewa pengendali mengatakan padanya jika mereka bisa keluar dengan tubuh utuh jika dia bisa menerobos ke Peringkat Dewa.
------
Li Wei menendang Kaibo dengan keras sampai dia memuntahkan seteguk darah, begitu juga dengan Haocun dan Serigala Salju.
"T-tuan maafkan aku, aku tidak bisa melakukan apapun tanpa perintahmu.... Aku janji tidak akan melakukanya lagi." Kaibo, Haocun, dan Serigala Salju berharap Tuanya berhenti.
Tendangan Li Wei tidak main-main, setiap ia menendang itu akan mengurangi Qi Spiritual yang ada di Meridian mereka 10%.
"Apakah kau pikir jika kau mengucapkan itu, aku akan senang?" Li Wei bertanya dengan dingin. Tanaman yang ada di sekitarnya menjadi layu dan menghitam seketika saat merasakan Aura berbahaya Li Wei.
"Setidaknya kau harus melindungi Kakek dan Adiku, Kan?" Li Wei semakin kejam menendang mereka. Mereka juga tidak mengeluh, bagaimanapun ini adalah salah mereka.
Setelah beberapa saat, tubuh Kaibo, Haocun, dan Serigala Salju sudah terbaring di tanah dengan lemah.
Li Wei menatap mereka dengan dingin sebelum pergi tanpa sepatah katapun.
Baili Dongfang menghadang jalanya, tapi Li Wei melewatinya. Dia bisa melihat kekecewaan yang besar di mata Li Wei.
Baili Dongfang sendiri sangat membenci Kerajaan Bintang sekarang. Dia sebenarnya adalah anak angkat dari Kaisar Kerajaan Bintang, tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa.
-----
Baili Dongfang sendiri bingung, dia sudah berada di Peringkat Kaisar tapi dia tidak tahan dengan Aura Li Wei.
Kaibo dan yang lainya menghentikan langkahnya ketika melihat Li Wei berhenti.
Di depan mereka ada sebuah kabut tebal yang menjulang tinggi. Mereka semua kaget, mereka tidak sadar sudah berjalan sejauh itu dan sampai di Hutan yang paling berbahaya di antara hutan lainya.
"Kak, kenapa kita disini? Disini berbahaya, ayo kembali!" Li Shi menarik tangan Li Wei tapi Li Wei tak bergerak sedikitpun.
"Kita akan tinggal disini mulai sekarang." Li Wei melangkah maju memasuki kabut tanpa ragu-ragu. Kaibo dan lainya merasa cemas namun masih mengikuti Li Wei.
Mereka masuk lebih dalam, dan lama-kelamaan kabut tebal disana menajadi tipis setiap mereka melangkah, dan menampakan pemandangan Hutan yang terlihat segar ketika dipandang.
Namun, begitu mereka masuk, mereka dihadang oleh binatang aneh.
Binatang itu memiliki Kepala singa, kaki kuda, dan ekor ular. Haocun, serigala salju, dan Li Shi waspada, berbeda dengan Li Wei, Kaibo dan Baili Dongfang yang tenang, itu adalah binatang spiritual level lima, dan hanya bisa ditangani oleh Peringkat Raja level lanjut.
Kaibo membuka mulutnya dan membuat bola api. Dia tidak ingin tuanya marah lagi padanya, jadi dia bertindak sebelum di perintah.
Ketika binatang Spiritual itu melihat Kaibo, dia segera ketakutan. Binatang Spiritual tahu ciri-ciri binatang Ilahi, mereka biasanya memiliki sebuah tanda elemen di tubuh mereka. Dan Kaibo memiliki itu di punggungnya, itu elemen api.
Binatang Spiritual tahu dia bukan lawan Kaibo, jadi dia melarikan diri dengan cepat.
Mereka sekali lagi masuk untuk mencari sebuah lokasi yang tepat untuk membangun Kerajaan.
"Kupikir ini tempat yang cocok." Li Wei bergumam. Setelah itu dia segera menebang pohon-pohon untuk membuat tanah yang luas.
Baili Dongfang dan Li Shi juga membantu, sedangkan Kaibo dan yang lain membantu mengangkat kayu.
Suara gemrisik di semak-semak menghentikan kegiatan mereka. Mereka menoleh ke semak-semak.
Setelah beberapa saat, keluar seorang lelaki tua, banyak darah di tubuhnya, dan yang mengejutkan adalah dia memiliki pakaian dnegn lambang Kerajaan bulan.
"Yang Mulia, akhirnya saya menemukan Anda."
------
Jangan lupa Like dan Comment;)