How to Defeated The Kingdom?

How to Defeated The Kingdom?
32. Eksperimen



Aghhhh....


Satu-persatu Parjurit bayaran jatuh ke tanah, di dada mereka terdapat bekas luka tusukan yang diakibatkan oleh tombak Kera Spiritual.


Lelaki gemuk yang melihat adegan ini dengan mata kepalanya sendiri, tanpa sadar gemetar. Keempat lelaki berbadan kekar yang mengangkat kursi pun ketakutan, mereka menjatuhkan kursi dan berlari ketakutan.


Gedebuk...


Suara lelaki gemuk jatuh ketanah itu sangat keras. Dia ingin berdiri namun karena tubuh besarnya, ia tak mampu berdiri sebaliknya dia berguling kesana-kemari.


"Tidak, tidak, jangan bunuh aku! Aku... Aku akan kembalikan semua herbal yang aku ambil." Lelaki gemuk itu berdiri dengan susah payah, dia berbalik untuk melihat peti yang ia isi dengan obat herbal sebelumnya.


Tetapi, peti yang ia cari tidak ada di tempatnya. Ia ingat saat keempat pria itu berlari meninggalkannya dan mengambil peti Herbalnya, memikirkan itu dia menjadi marah. Namun, bukan waktu yang tepat untuk marah sekarang.


Lelaki gemuk itu berkeringat dingin, dia bersiap untuk melarikan diri. Namun, Kera Spiritual menangkap pergerakannya, mereka segera melesat dan menyerang Lelaki gemuk.


Jeritan kesakitan yang menakutkan memenuhi hutan lagi.


Kera Spiritual berteriak beberapa kali, lalu setelah itu muncul segerombolan Singa yang menatap tumpukan mayat dengan lapar.


Mereka mengaum pada Kera Spiritual sebagi tanda terimakasih, lalu mulai memakan tumpukan mayat.


"Entah kenapa, sekarang manusia sangat lemah dan mudah dikalahkan. Haha..." Sebuah suara serak terdengar. Seseorang duduk di atas pohon dengan santai, dia memiliki wujud manusia.Namun, semua tubuhnya berwarna merah darah, dan dia memiliki dua tanduk di kepalanya.


Suara lain menyahut, "manusia itu tidak lemah, itu karena Kera Spiritual yang menjalani pelatihan langsung dari Yang Mulia."


"Ya, mereka sangat beruntung bisa menjalani Pelatihan dari Yang Mulia." Mereka, para Bintang Spiritual yang ditugaskan untuk menajaga hutan akan menjalani Pelatihan khusus yang dilatih oleh Li Wei sendiri. Sedangkan Para Iblis penjaga menjalani Pelatihan, dilatih oleh Perdana Menteri Fang.


Perdana Menteri Fang adalah Kasim Fang, Li Wei memperkerjakannya menjadi Perdana Menteri karena keahliannya dalam menangani urusan Kerajaan.


Sedangkan Perdana Menteri Yu dan Ye. Mereka sebenarnya adalah Dewa pengendali dan Dewi tumbuhan, mereka mengatakan jika mereka bosan ketika di dalam Penyimpanan Langit.


Istana Demonia...


Li Wei menghapus keringat di dahinya.


Li Wei mengukir wajah manusia kayu itu sama persis dengan Kangjian, dia hanya menciptakan replikanya saja dengan membuat eksperimen manusia kayu.


Sosok manusia tinggi itu berdiri di tempat tanpa bergerak. Li Wei melihat tanganya yang penuh dengan sayatan kayu.


Dia melihat sekeliling dan tidak ada orang lain di kamarnya, dia mengambil pisau yang ia gunakan untuk memahat dan perlahan-lahan dia melukai jarinya.


Saat darah mengalir, Li Wei dengan cepat menempelkan jarinya di dada Manusia kayu.


Darah itu turun dan menetes keluar, itu tenggelam di dada Manusia kayu. Lambat laun, sosok gelap itu mulai bersinar dengan cahaya terang.


Wajah cantik Li Wei sedikit pucat karena kehilangan beberapa tetes darah. Li Wei mengalirkan Qi Spiritual ke jarinya, dan luka di jarinya segera menyusut, wajah Li Wei juga sedikit membaik.


Li Wei menyentuh manusia kayu dan mengalirkan Qi Spiritual lagi.


Sosok manusia kayu itu bergerak dan langsung berlutut, Li Wei memasangkan baju besi di tubuhnya dan itu membuat suara keras saat ia berlutut.


"Saya menyapa tuanku," sebuah suara serak dan kaku terdengar dari Manusia kayu. Namun, mulutnya tidak bergerak sama sekali.


Li Wei menyeringai saat melihat sosok manusia di depannya.


"Di masa depan, Anda akan disebut Yangjian. Mengerti?"


"Ya." Yangjian.


Setelah itu terdengar suara tawa gila yang berasal dari Li Wei, itu keras namun mengandung kesedihan dan kebencian.


"Kerajaan Bintang? Haha.. tunggu aku selesai membuat pasukanku sendiri!"


-----------------


Jangan lupa Like dan Comment;)