
Paviliun Harta Karun, tidak hanya menjadi toko obat terbesar di Kerajaan Bulan, lebih dari selusin dokter duduk di aula. Kerumunan orang berdesak-desakan datang untuk mengunjungi.
Li Wei melangkah dengan langkah besar. Seorang bocah laki-laki datang ke sisinya dan menyapanya. " Apa perintah wanita muda ini?"
Sekarang Li Wei mengenakan cadar agar tak ada yang mengenalnya.
"Bawa aku menemui penjaga toko!"
Bocah pelayan itu tersenyum dengan canggung, "Jika tidak ada janji, saya khawatir, anda tidak bisa bertemu dengan penjaga toko...."
Pada saat itu jeritan keras terdengar hingga seluruh Aula bisa mendengarnya.
"Ah!!!"
"Tolong, ini menyakitkan!"
Seorang wanita berguling-guling di tanah, mereka terus mengeluarkan jeritan yang menyayat hati orang.
Li Wei tanpa kata-kata langsung melewati Bocah pelayan itu dan menerobos kerumunan.
"Menyingkirlah, biarkan aku menyembuhkanya." Saat mendengar ucapan Li Wei, para dokter yang ada di Aula memberi tatapan mengejek.
Pasien itu adalah pasien yang sangat susah untuk disembuhkan , bahkan Dokter hantu yang terkenal dengan keterampilan medisnya Tidak bisa menyembuhkanya. Namun gadis sombong ini mengatakan bisa menyembuhkanya?
"Hei nak, keluar dan cepat pulang. Jangan berani-beraninya membuat kekacauan disini!" Salah satu dari kerumunan berteriak padanya.
Kerumunan menunjukan ekspresi ganas dan mengeluarkan suara mencibir ke Li Wei.
"Gadis kecil itu benar-benar tidak tahu seberapa jauh bumi dan surga!"
"Apakah dia mengejek para dokter? Mereka semua adalah dokter berpengalaman!"
"Ya, apakah dia mengklaim bahwa keahlian pengobatannya jauh lebih baik daripada dokter kekaisaran ini? Dia benar-benar lelucon yang paling memalukan di ibukota!"
Kaibo yang duduk di bahu Li Wei mengepalkan tanganya, kepalanya sakit serasa ingin meledak. Dia tidak sabar untuk bergegas dan memukuli orang-orang yang mengejek Tuanya menjadi bubur.
Namun, Li Wei mengangkat tangannya untuk menghentikan ucapan mereka. Mulutnya bergerak membentuk seringai,
"Benarkah? Jika mereka dokter kekaisaran yang terkenal hebat, mengapa mereka tidak bisa menyembuhkan satu penyakit kecil ini?"
Kerumunan menjadi diam.
Jari telunjuk Li Wei menunjuk ruangan paling atas.
"Jika saya benar-benar dapat menyembuhkan wanita ini, aku ingin kau memberiku Setangkai Teratai Emas!"
Kerumunan melebarkan matanya. Apakah gadis ini bercanda? Teratai Emas adalah harta berharga yang dijaga selama ratusan tahun oleh Paviliun Harta Karun, namun gadis ini dengan mudah memintanya?
"Haha, jika itu syaratnya aku akan memberimu Setangkai Teratai Emas." Kerumunan sekali lagi membelalakkan matanya. Itu suara Elder Yu!
"Aku bersumpah atas nama Surga!" Elder Yu tertawa.
"Tapi Gadis Kecil, bahkan jika kamu telah belajar kedokteran dari dalam ramim ibumu, berapa tahun kamu mempraktikannya? Aku tidak ingin dicap sebagai orang jahat yang menindas gadis kecil. Aku akan memberikanmu kesempatan untuk kembali kerumah."
Li Wei hanya tersenyum dingin.
"Tidak perlu! Ayo mulai!"
Matanya menangkap seorang wanita pengemis yang terhuyung-huyung di jalan.
Wanita itu membungkuk dan batuk dengan keras, tangannya mencengkram sepotong kain kotor untuk menutupi mulutnya. Li Wei samar-samar melihat noda darah di seluruh kain. Di sisi lain, wanita itu menggendong seorang gadis kecil yang lucu, pakaian mereka compang-camping.
Dia berjalan ke arah Paviliun Harta Karun. Para pejalan kaki segera menghindar darinya seolah dia adalah kuman yang harus dijauhi.
Kedua penjaga gerbang menahan mereka. "Darimana pengemis jelek ini berasal?!, Ini adalah Rumah sakit terbesar di Kerajaan Bulan, namun Pengemis kotor ini berpikir tempat ini adalah tempat dimana Anda bisa datang dengan kain yang busuk itu?!"
Kedua pria itu menangkap mereka dan melemparkan mereka kembali ke jalan.
"Berhenti!"
Li Wei segera bergegas ke arah mereka.
"Apakah ini pelayanan yang dilakukan Paviliun Harta Karun? Di mata seorang dokter yang berkualifikasi, hidup semua orang adalah sama. Jadi mengapa kau membandingkan pasien berdasarkan status mereka?"
Li Wei mengeluarkan sapu tangan dan menyeka darah yang ada di wajah Wanita pengemis itu.
Pengemis itu berkata dengan ketakutan, "Tangan nona muda akan menjadi kotor..."
Dia berkata disertai dengan batuk parah.
Li Wei menyuruh Kaibo mengambil gadis kecil itu, dan membawanya ke rumah sakit.
Ukuran tubuh Kaibo membesar menjadi seukuran tubuh Haocun, dan membawa gadis kecil itu.
Para dokter menunjukan sedikit ekspresi menjijikan.
Li Wei menangkapnya , jejak penghormatan untuk para dokter istana ini langsung lenyap.
Mereka menganggap status adalah segalanya, maka dari itu mereka tidak layak untuk menjadi dokter sama sekali!
--------------------
Lagi niat up...
Jangan lupa Like dan Comment;)