How to Defeated The Kingdom?

How to Defeated The Kingdom?
25. Serangan Kerajaan Bintang



Seorang Lelaki paruh baya dan Wanita cantik yang tadi mewariskan kekuatan pada Li Wei, berjalan keluar dari istana.


"Nak, aku tahu kau bingung dan penasaran apa yang terjadi. Namun, intinya kau harus cepat-cepat meningkatkan kekuatanmu!" Lelaki Paruh baya itu melihat kerutan di dahi Li Wei, jadi dia melanjutkan.


"Aku memprediksi bahwa akan ada kehancuran pada Kerajaanmu bulan depan, dan yang melakukanya adalah orang yang mungkin tidak bisa kau kalahkan. Jadi, cepat-cepatlah meningkatkan kekuatanmu, aku dan Dewi tumbuhan akan membantu." Mendengar itu Li Wei mengangguk setuju. Dia tidak tahu seberapa kuat musuhnya, namun Pria paruh baya ini mengatakan musuhnya tidak bisa dia kalahkan, jadi itu akan menjadi orang yang sangat merepotkan.


Pria paruh baya itu menyuruh Li Wei untuk duduk dan memulai kultivasi. Li Wei sekali lagi mengangguk dan mulai Berkultivasi, Pria paruh baya dan Wanita disampingnya tidak tinggal diam, mereka menekan tangan ke punggung Li Wei dan menyalurkan Qi spiritual untuk mempercepat kultivasi Li Wei.


1 bulan kemudian...


Di Istana Bulan. Semua Penghuni Istana Bulan khawatir dengan hilangnya Li Wei, Baili Dongfang sendiri sangat ketakutan. Bagaimana jika istrinya diculik oleh musuh kerajaan? Bagaiman jika istrinya ternyata dibunuh oleh binatang spiritual saat dalam perjalanan pulang?... Dalam beberapa bulan ini, Baili Dongfang tidak bisa tidur dengan tenang!


Gransmaster Li mendengar berita hilangnya Li Wei juga merasa khawatir, ini pertama kali dia ingin menerima seseorang untuk menjadi muridnya namun, sayangnya calon muridnya itu hilang.


Kebun Obat Li Wei juga tumbuh dengan baik berkat Kaibo yang setiap hari menyirami mereka dengan Qi Spiritual.


Istana Bulan dalam keadaan tegang sekarang, dan itu menguntungkan bagi Kerajaan lain untuk memanfaatkan peluang.


Kediaman Li Guo tenang tapi sekarang penuh dengan jeritan kesakitan yang membuat jantung orang berdebar karna ngeri.


"Hahaha.... Apakah ini Tuan Li Guo yang dirumorkan sangat kuat dan selalu menang dalam Medan perang? Sekarang yang kulihat hanyalah sepotong sampah yang tidak ada apa-apanya." Cibir seorang Lelaki, dia mengenakan baju Zirah emas, sosoknya tampak agung namun jahat disaat yang bersamaan.


Dibawahnya ada seorang Lelaki tua yang berlumuran darah, dia tampak menyedihkan.


Li Guo mengangkat tangannya dengan gemetar. Dia menampar wajah Lelaki berzirah dengan keras.


Dia menggunakan kekuatannya yang tersisa dalam tamparan ini dan tubuh Lelaki berzirah emas itu terlempar. Dia jatuh ketanah.


Li Guo batuk.


Dia memuntahkan seteguk darah setelah dia menampar Lelaki berzirah emas. Wajah tampan dan berwibawanya berubah pucat dan tubuhnya lemah.


"Kamu..." Lelaki Berzirah emas itu menatapnya seolah ingin memakanya hidup-hidup.


"Feng Shui, aku tak berpikir kau selicik ini. Menyerang Kerajaan kecil saat dalam kondisi yang tidak stabil."


Mendengar itu Lelaki Berzirah emas yang disebut Feng Shui itu hampir meledak karena marah, Dia memegang pedang di tanganya dan bergegas menuju Li Guo, "Li Guo! Saya akan mengirim Anda ke tempat anakmu yang selalu kau banggakan itu!"


Langkah Feng Shui menjadi berat setelah berjalan beberapa langkah, Dia menurunkan matanya dan melihat bahwa Kasim Fang memegang kakinya dengan erat. Kasim Fang tidak akan membiarkanya menyerang Tuan Tua.


"Tersesat!" Feng Shui tiba-tiba kesal dan ingin membunuh Kasim rendahan ini.


Dia ingin menyiksanya dan memotong tubuhnya hingga beberapa potong.


Kasim Fang menahan tendanganya, dia memeluk kaki Feng Shui dengan erat.


"Cepat datang dan lindungi Tuan Tua!"


Feng Shui menendang tubuh Kasim Fang dengan marah,"Jangan berteriak lagi! Tidak akan ada yang akan datang dan mengalamatkan ya! Aku akan membunuhmu lebih dulu jika kau tidak melepaskanya!"


Ada darah di mulut Kasim Fang, dia juga kehilangan beberapa giginya.


Dia menaruh kakinya di kepala Kasim Fang, dia bahkan menendang kepalanya dengan keras, dua kali.


'Kasim ini, beraninya dia menghalangi jalanku untuk membunuh Li Guo ******** itu, dia pantas mati!'


Mata Feng Shui tampak dingin, dia mengunyahnya pedangnya dan menikam Kepala Kasim Fang.


Kasim Fang merasa kesakitan tetapi masih tidak melepaskan tangannya.


--------


Di luar gerbang , mayat-mayat berserakan di semua tempat.


Gerbang itu berlumuran darah. Ada beberapa orang yang selamat dan mereka menangis memegangi mayat orang yang mereka cintai.


Mereka gemetaran di bawah pedang para prajurit.


Feng Si meletakan tanganya di punggungnya dan berdiri tinggi di udara. Wajahnya menunjukan senyum merendahkan.


Ia melihat kebawah pada sekelompok semut yang sedang berjuang di bawah.


"Gu Yanhao, hentikan perlawananmu yang tidak berguna. Hari ini, saya telah membawa sepuluh prajurit Raja level menengah. Kamu tidak lagi layak untuk menjadi musuhku!"


Gu Yanhao, dia adalah seorang jendral di Kerajaan Bulan. Dan Feng Si, dia adalah adik dari Kaisar Kerajaan Bintang.


"Feng Si, selama aku masih hidup, aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan Kerajaan Bulan!"


Wajah Gu Yanhao pucat, matanya memiliki jejak kemarahan saat menatap Feng Si.


--------------------


Jangan lupa Like dan Comment;)