
"Aku rasa kamu sedikit banyak sudah tahu tujuanku datang kemari! " Kata Noel setelah mereka cukup lama hanya duduk dan diam.
Dara hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Untuk saat ini dia hanya ingin menjadi pendengar saja. Mendengarkan apa yang ingin dikatakan oleh sang boss dan dia tidak berharap untuk merubah rencananya.
"Jadi katakan apa alasan kamu untuk mengundurkan diri?"
"Hanya ingin mencari suasana pekerjaan yang baru atau mungkin ingin mencari tantangan baru. Aku sudah mejadi sekertaris cukup lama dan terkadang merasa lelah! "
"Kau ingin suasana baru? Tidak menjadi sekertaris bukan? Katakan padaku, kau ingin bekerja di bidang mana perusahaanku. Aku akan meminta Sammy untuk memindahkan langsung! "
"Tidak bukan seperti itu, aku ingin pekerjaan yang baru dan mungkin tidak berhubungan dengan perusahaan dan lagipula aku ingin beristirahat sebentar dari pekerjaan. Aku merasa setelah lulus kuliah belum pernah merasakan liburan! " Jelas Dara mencoba untuk membuat Noel mengerti.
"Aku memberimu cuti jadi kau tidak perlu untuk mengundurkan diri! Kau mau cuti berapa lama? Satu minggu, satu bulan atau enam bulan? Aku akan memberikannya padamu! "
Dara pun tertawa mendengar perkataan Noel, Noel benar-benar berlebihan menurutnya untuk saat ini. Tapi bukannya marah Dara merasa jika Noel seperti anak kecil yang ingin ditinggal oleh orang tuanya untuk berpergian.
"Yah jika seperti itu kau akan membuat semua karyawanmu iri padaku! Mereka pasti menganggap jika aku orang yang istimewa untukmu! "
"Oke, aku tidak akan menahanmu lagi tapi berikan satu alasan yang bisa aku Terima! Aku tahu siapa Dara, dia adalah orang yang mencintai tantangan dan tidak mudah menyerah. Tapi kali ini aku benar-benar tidak mengerti, apakah kau masih Dara yang sama dengan beberapa waktu lalu atau kau berubah menjadi Dara yang baru hanya dalam satu malam saja? "
Dara pun terdiam, apa yang dikatakan Noel memang benar adanya. Sedari kecil hanya hidup dengan sang ibu yang mana membuatnya menjadi sosok yang harus tidak mudah menyerah. Tapi untuk kali ini dia benar-benar harus memikirkan dampak baik buruknya untuk tetap tinggal atau pergi.
"Pikirkan semuanya dengan baik-baik dan kepala dingin, aku harus kembali ke perusahaan! Oh ya perusahaan masih menunggumu untuk kembali! " Ucap Noel sembari mengusap kepala Dara yang mana membuat wanita itu sedikit terkejut tetapi juga menyukai perlakuan sederhana yang dilakukan oleh Noel.
Noel pun pergi dari apartemen Dara untuk kembali ke perusahaan karena ada beberapa rapat yang harus dia hadiri. Mungkin jika tidak sedang akan menghadiri rapat laki-laki tampan itu ingin menghabiskan banyak waktunya bersama dengan gadis yang beberapa waktu ini selalu menghantui pikirannya itu.
Setelah kepergian Noel, Dara pun masih terdiam duduk ditempatnya. Apakah keputusannya pergi dari perusahaan Noel akan menyelesaikan masalah yang beberapa waktu ini mulai bermunculan. Apa dengan dirinya pergi masalah itu juga akan pergi? Tetapi jika dia mengahadapinya apakah itu tidak terlalu beresiko dengan orang-orang disekitarnya?
"Ah... menyebalkan! " Kesalnya kemudian kembali masuk ke dalam kamarnya untuk menyegarkan otaknya dengan mandi dan mencari jawaban atas pertanyaan yang muncul.
Setelah selesai membersihkan diri, Dara pun mengambil ponselnya. Dia mengirim pesan pada Noel jika besok ingin bertemu dan mengatakan keputusannya.