HE IS MY LOVE

HE IS MY LOVE
BAB 2



*SEKOLAH BARU DAN TEMAN BARU_


Setelah lulus smp aku mendaftar ke sekolah menengah kejuruan [SMK],


Aku mengambil jurusan akutansi jurusan yang membuat kepala menjadi pusing,


Aku berjalan mencari ruang kelas, nama semua siswa/siswi telah ditempel dikertas pengumuman didepan kelasnya masing-masing,


Namanku berada di kelas akutan A,


Aku berjalan masuk ternyata hampir semua siswa/siswi telah menempatinya, seperti biasanya karena kami semua anak baru jadi kelas terasa  canggung namun semua ramah karena ingin berteman,


ada bangku kosong di baris keempat nomer empat, ada seorang siswi berkerudung aku meminta izin untuk duduk didekatnya, lalu kami berkenalan namaya jeje,


Tiba-tiba dari belakang ada yang menepuk pelan bahuku,


"Hei kenalin namaku yiya,aku duduk dibelakangmu", ucap gadis itu kepadaku


"Udah tau kan keliatan, namaku sipa", ucapku sambil tersenyum


Hari pertama hanya dikhususkan untuk mendengar pidato kepala sekolah dan guru serta staf, lalu dilanjutkan untuk kami berkenalan,


Tak butuh waktu lama untuk aku akrab dengan yiya dan teman sekelas lainnya, senang rasanya mendapat sekolah dengan murit-murit yang ramah begini,


Bel jam istiraht berbunyi aku dan yang lain pergi berjalan menuju kantin, sekolah kami cukup luas dan asri karena masih banyak pohon-pohon dan bungga yang tumbuh disetiap taman sekolah, kira-kira ada empat taman yang cukup luas di setiap sudut sekolahku ini,


Hari pertama sekolah begitu menyenangkan aku mendapat banyak teman baru yiya,jeje,nita,lamira dan lili, aku berharap dengan sepenuh hati semoga kami akan terus menjadi teman baik,


✴✴


Sebulan telah berlalu aku makin akrab dengan teman-teman sekolahku dan ada dua siswa dikelas kami dengan dua puluh delapan siswi, mereka sangat cerewet dan cepat sekali berbaur dengan siswi-siswi dikelas ini termasuk aku,


Aku dan yang lain karena sering duduk dibawah pohon beringin yang sangat rindang didepan kelas jadi mengenal siswi/siswa lain yang beda jurusan,


Yang paling akrab dengan kami yaitu nana anak jurusan teknologi komputer [tkj], dia anak yang supel sekali serta sangat banyak omong alias cerewet jika ada dia pasti sangat rame jadinya,


Nana sering duduk bersama kami jika jam istirahat celotehan nana terkadang membuat kupingku terasa sedikit sakit, walaupun dia begitu tapi dia orangnya sangat dewasa bisa menyikapi masalah dengan baik,


Disemester awal ini aku dan yiya begitu akrab sampai-sampai kami pindah duduk berdua,pagi itu seminggu setelah ujian di awal semeter aku dan yiya malas berada disekolah jadi kami sering pergi tanpa alasan melalui pagar belakang sekolah,


Kadang kami hanya pergi berputar-putar mengelilingi kota sejuk ini kadang kami pergi kekosan teman kami, hal ini berlanjut hingga di awal semester akhir pagi itu diawali dengan pelajaran akutan aku dan yiya yang agak malas jadi berfikir untuk pergi melalui gerbang belakang [bolos],


"Ya, males nih pergi yuk,mana laper lagi", ucapku berbisik ditelinga yiya


"Pergi cari makan yuk, abis itu kita tidur aja dikosan temen mu itu", ucapku dengan perlahan


Dengan sigap kami mengambil tas dan pergi begitu saja, yang lain hanya melihat tanpa berkomentar, walaupun aku tau pasti mereka sedikit banyak membicarakan kami,


"Makan diwarung depan gang aja yuk", ucapku


"Boleh", ucap yiya


Tak lama aku melihat lili yang sedang berjalan menuju luar sekolah, mungkin ada barang yang tertinggal rumah lili berda tak jauh dari sekolah jadi jika ada apa-apa dia bisa cepat pulang,


"Hei li mau kemana", ucapku keras karena lili jaraknya agak jauh


"Kalian ya bolos lagi, ngak takut apa ngak naik kelas", ucap lili menasehati kami


"Iya tu si yiya ngak bisa diomongin anaknya", ucap ku dengan lantang


"Kamu ya yang ajak, biarin sekolah kan banyak", ucap yiya kepada lmata


"Iya tuh kan banyak sekolah swasta yang menerima siswi bodoh kayak dia", ucapku sambil tertawa lepas


"Kamu juga bodoh mau ikut anak bodoh", ucap yiya


"Udah ah, aku mau ambil bukuku yang ketinggalan nih, dada temen bodohku", ucap lili sambil pergi meninggalkan kami berdua


Aku yang sudah selesai memebeli beberapa makanan ringan melirik jam yang masih menunjukkan pukul delapan pagi, jadi kami berdua seperti biasa pergi kekosan teman yiya yang sama saja dengan kami agak malas belajar,


Sesampainya dewi sedang tidur, kami membangunkannya dan mengajaknya makan cemilan bersama, kira-kira jam sepuluh aku tertidur sampai yiya membangunkanku,


"Hei sipa bangun, sudah jam berapa ini", ucap yiya


”emang udah siang ya", ucapku sambil mengusap mata


"Udahlah liat aja sekolah udah sepi ambil motorku yuk terus kita pulang", ucap yiya


Aku mengangguk dan bersiap-siap pulang kami berjalan menuju parkiran motor, hanya beberapa motor yang masih berada di sekolah


Aku menjalani hari demi hari di sekolah dengan menyenangkan walaupun banyak kawan dikelasku yang kadang mengganggapku tidak ada, tapi masih ada lili,jeje,nita,lamira,nana dan yiya yang mau berteman baik denganku,


Tak terasa beberapa bulan telah aku lalui disekolah ini, hingga akhirnya aku teringat akan randi,