HE IS MY LOVE

HE IS MY LOVE
BAB 15



*RUMAH VIO DAN DESAHAN ITU_


Hari ini aku bangun pagi karena kelas pagi dimulai jam tujuh, seperti rutinitas sehari-hari aku bangun menyisir rambut dan mandi setelah siap aku berangkat kekampus,


Aku yang berjalan melewati lorong yang menuju kelas bertemu vio,


"nanti mau dijemput jam berapa", Ucap vio sambil mencubit hidungku


"jam tiga aku tunggu diparkiran ya", kataku,


Hari ini aku merasa kacau karena mana tugas-tugas yang diberi dosen menumpuk belum lagi dengan uts yang akan diadakan siang ini,


Fikiranku bercabang dengan vio,


Yiya yang melihatku seakan tau dengan apa yang aku cemaskan


Dia menepuk pelan pundakku,


"sudahlah sipa fokuslah dulu dengan kuliahmu hari ini,Dosennya gak suka loh liat mahasiswanya ngelamun aja", ucap yiya


"Gimana udah belajar belum hari ini


Ada uts kan", tanya yiya


"Udah kok, kalo kamu", ucapku


"Belum lah", ucap yiya Sambil tertawa namun sedikit ditahan karena ada dosen


"Uh.. Aturan ngak usah kutanyakan ya padahal aku tau jawabannya", ucapku sambil tersenyum


Yiya memang seperti itu dia orang nya simple sekali ngak suka akan hal-hal yang berbau ribet tapi walaupun begitu dia tetap menjaga nilai-nilainya semasa sekolah atau kuliah ya walaupun nilainya pas-pasan,


Akhirnya setelah dua mata kuliah selesai juga kuliah hari ini,


Aku berjalan keparkiran dan melihat vio sudah menungguku,


"Sini sipa", ujar vio sambil membawa kertas-kertas entah apa itu


aku membantunya membawa kertas-kertas ditangannya,aku naik dan kami pergi kerumah vio,


”mampir ke fhoto kopi bentar ya", ucapku


lalu aku turun dn membeli map kancing kutaruh semua kertas-kertas lalu membayarnya,Vio melihatku sambil tersenyum


”baik banget sih pacarku ini",ucapnya


aku hanya tersenyum pasi setelah sampai dirumah vio ada bik dar, yang baru saja masak dan selesai beres-beres,


ayo sini sipa kita makan dulu aku menyiapkan piring dan gelas lalu kami makan bersama, selesai itu aku mencuci piring lalu aku duduk disepan tv tanpa sadar rupanya aku tertidur,


lalu bik dar memberi tahu vio bahwa aku tertidur dan vio mengatakan biarlah nanti aku bangunkan bik ucap vio bibik pamit sambil melangkah keluar rumah,


Sudah tiga jam aku tertidur dan sudah jam tujuh aku tersentak bangun dan bingung sudah berapa lama aku tertidur vio yang asik mengetik tugasnya sendiri hampir menyelesaikan ketikannya dan menoleh sambil bilang sudah bangun non


"Vio boleh aku mandi disini",ucapku


”silakan sayang”,ucapnya


”jangan pakai lagi bajumu", ucapnya


selesai mandi aku melihat vio membawa baju kak vika baju gaun tidur yang indah dan celana dalam+bh baru milik kak vika, aku terkejut


"itu masih baru kok lihat saja masih ada mereknya ,kamu tidur disini ya malam ini", ucap vio


”apa tidak ada tetangga yang akan marah pada orang tuamu jika tau anaknya membawa pulang anak gadis", ucapku


"Tenang saja sayang ayah dan ibuk baru pulang besok lusa itupun sore dan tetanggaku mana tau mereka orang sibuk semua palingan hanya anak dan pembantu yang dirumah", ucap vio dengan seribu alasannya


"emang kamu mau aku tidur dimana", ucapku sambil menarik nafas panjang


"dikamarlah masa didapur”, ucap vio


"Aku lapar", ucapku


"ayo makan", ucap vio


selesai makan aku mencuci dan melihat vio buru-buru menselesaikan tugas yang sedang ia kerjakan,


"mau ku bantu", ucapku


"tidak usah sipa tinggal satu baris lagi kamu nonton saja", ucap vio


Setelah itu vio menyipan semua yang ada didepannya,Vio menyandar dipundakku dan bilang kalau dia capek dan mau tidur sebentar aku melihatnya seakan tau dia begitu lelah dia tidur cukup lama hingga matanya terbuka,


dia mencuci muka lalu kembali menemaniku menonton, sambil memelukku dan mencium pipiku tidak berenti disitu vio mencium bibirku beberapa lama lalu menarik tanganku untuk pindah kskamarnya,


dia kunci pintu dan mulai menciumiku lagi dan lagi hingga ciumannya turun kearah leherku lalh dia melepas baju tidur yang aku gunakan hanya dalaman yang aku gunakan kini, vio meraba dan menjilat tiap sudut bagian tubuhku hingga akhirnya aku merasakan sensasi sambil mendesah dengan irama yang tak beraturan,


vio membuka kancing bh ku lalu dia menciumi dan menjilat ** milikku aku meronta sedikit sambil mendesah vio yang melihat aku menikmatinya lalu mulai terangsang,


dibukanya celana dalam milikku dan di jilatnya sampai basah tak perlu menunggun lama dia memasukkan miliknya dengan perlahan kedalam lobang setan yang kupunya,kami menikmati malam ini dengan suara desahan yang cukup kuat,


"sudahlah kak",ucapku karena dia telah melakukan dua kali malam ini


"aku ngantuk kak aku sudah tidak sanggup rasanya aku ingim tidur lelap hingga pagi", ucapku lagi


Sewaktu bangun pagi aku buru-buru mandi dan mengganti pakaian ku aku membawa baju dan dalaman milik kak via untuk dicuci karena baru jam enam pagi


dan bik dar datang jam delapan aku membangunkan vio dan minta diantar pulang sekitar jam tujuh, lalu vio memberiku sebuah kartu atm, 


”didalam ada sedikit tabungan milikku,belilah barang yang kamu suka dan simpan sisanya", ucap vio  sebelum dia mengantarku


Aku diam dan tak menolak juga, lalu vio mengantarku pulang,pagi ini sangat dingin aku memakai jaket vio, kami mampir kewarung bubur dan membungkus satu untukku,


sampai dikosan aku bilang aku tidak ingin kuliah hari ini vio, badanku sakit mungkin aku akan tidur hari ini, lalu aku masuk dan melihat vio pergi.