HE IS MY LOVE

HE IS MY LOVE
BAB 10



*KELUARGA VIO_


Hari mulai sore sekitar jam empat, kami beranjak pulang, aku yang sedari tak sabar ingin bertemu keluarga viopun bersemangat untuk pergi dari danau itu,


sepanjang perjalanan pulang aku bertanya apakah kesukaan ibumu,apa dia galak dan sebagainya, vio hanya tersenyum mendengar ocehanku sambil menjawab ya kamu kenalan dulu lah baru tau nanti semua jawabannya,


"Sebal" ujarku dalam hati,aku melihat toko buah dan meminta supaya vio berhenti,aku ingin membeli buah ucapku buah apa yang ibu dan ayahmu suka, jeruk dan apel jawab vio,


Aku tersenyum sambil bilang tuhkan belum kenal aja aku sudah tau buah apa yang disukai mereka,


vio tersenyum sambil bilang kan aku yang kasih tau,Setelah membeli buah kami melanjutkan perjalanan tak perlu memakan banyak waktu sekitar tiga puluh menit kami sudah sampai


"Buk vio pulang, ada yang mau vio kenalin nih", ucap vio kepada ibunya


"Wah sini masuk rumah ibu nak


Maaf ya berantakan, maklum adik vio masih kecil jadi kalo sedang bermain pecah rumah ini bagai diterjang angin ** beliung,ao sini duduk dulu ibu mau kebelakang sebentar", ucap ubu vio sambil tertawa kecil


'Iya tan,aku duduk dengan tenang sambil melihat-lihat fhoto keuarga mereka,aku tersenyum waktu melihat fhoto vio sewaktu kecil, dia lucu sekali gumamku


Vio masuk kekamar dan mandi setelah berganti pakaian dia bilang mau mandi ngak sambil tertawa kecil,ya jelas lah aku jawab ngak masa mandi, Ibu vio yang datang dengan membawa minum dan makanan kecilpun ikut duduk dengan kami,


"Ohiya sampai lupa sipa tadi beli buah buat tante sama om, lah om nya kok gak kelihatan ya tan", ucap sipa


"Ih repot bener,oia panggil saja ibu sama ayah biar enak, ayah vio lagi ada urusan diluar daerah kemungkinan minggu depan baru pulang", jawab ibu vio


"Sipa mau ikut makan malam dirumah ngak vio cerita katanya sipa kalo pagi sampek sore selalu sendiri, vio sering loh cerita kamu ke ibu", ucap ibu lagi


"Ya iyalah kalo vio cerita ibu ke ibu nanti ibu binggung nanggepinnya gimana, sambil tertawa lepas,rena sini sama kakak nanti kakak kenalin sama kakak sipa yang manis dan lucu itu.", ujar vio


Vio bermain dengan rena sedangkan aku membantu ibu dengan bibi memasak makan malam, aku menelvon mbakku dn pamit akan pulang malam,


ternyata mbakku ngak pulang malam ini karena ada urusan kantor dan harus lembur,Aku membantu ibu mengiris bawang dan mencuci sayurannya sedangkan yang masak bibi,


selagi bibi masak ibu bercerita tentang vio dan adiknya kalau dia tiga bersudara sedangkan ayah vio bekerja sebagai guru di sma negri yang ada dikotaku ini,


sekarang hampir jam makan malam


Aku menyiapkan piring gelas dan sendok sedangkan bibi menata masakan dan nasi,


"Sini vio ayo kita makan", panggil ibu


"Iya buk", ucap vio lalu bergegas mengajak rena makan bersama aku dan ibu vio


"Ayo sipa makan yang banyak masakan bibi enak sekali", ucap vio kepadaku


Selesai makan aku membantu membereskan meja makan, lalu mencuci piring ,ibu..ibu..teriak vio ibu yang sedang menganti pakaian renapun keluar kamar menuju dapur,


"Kenapa", ucap ibu vio


"ibu ada stempel", kata vio


"untuk apa", kata ibu,


"tuh buat stemple sipa biar gak ada yang bisa ambil dia", jawab vio


ibu vio tertawa sambil bilang ada-ada saja kamu vio, ibu mau ajak rena tidur dulu kalian ngobrol saja, vio mengajakku ngobrol diteras belakang


Kami duduk di bangku ayunan,


Suasana rumah vio nyaman banyak pohon-pohon dan bungga yang terawat jadi membuat kesan nyaman,


"Sini sipa,ad yang ingin aku katakan", kata vio


"Apa", jawabku


"Bolehku cium pipimu", ucap vio sambil duduk mendekat


"Mau yang kanan apa kini Mau dibungkus apa dimakan disini", ucapku main-main


Namun Vio langsung mencium pipiku tanpa sadar aku dan dia saling bertatapan kami saling berciuman di bawah sinar bulan selama sepuluh menitlah, aku tersentak dan mukaku memerah vio memelukku sambil bilang itu ciuman pertamaku,aku tersenyum dan memeluk erat vio


"Aku ingin pulang vio, sudah larut malam", ucapku


"Iya,aku siap-siap dulu", ucap vio


aku pamit kepada ibu vio ternyata rena sudah tidur.setelah vio mengeluarkan motor yang ada digarasinya kamipun pulang,


Aku yang memeluk erat pinggang vio dan menyandarkan kepala dipundaknya, aku melihat indah lampu-lampu yang ada di pinggir jalan saat malam tiba lampu-lampu yang ada dipohon mainan itu menyala berwarna warni,indah sekali ucapku,


Setelah sampai dirumah vio langsung berpamitan pulang.akupun mandi setelah itu merebakan badan dan memegang lembut bibirku,


Aku membayangkan kembali ciuman yang vio lakukan tadi, itu membuat seluruh tubuh ku ini merinding,


Aku mencoba untuk tidur namun susah sekali mata ini terlelap padahal rasanya mengantuk sekali," apakah vio memikirkan hal yang sama denganku", gumamku dalam hati,


Aku berjalan menuju dapur dan membuat segelas susu hangat, setidaknya susu hangat bisa membantu aku untuk tertidur,


Selepas minum aku kembali lagi untuk mencoba memejamkan mata ini, setengahjam kemudian aku terlelap dengan sangat pulas,