HE IS MY LOVE

HE IS MY LOVE
BAB 17



*ULANG TAHUNKU_


Pagi ini ada yang mengetuk pintu kamarku siapa gumamku dalam hati sambil setengah terpejam aku membuka pintu kamar betapa terkejutnya aku


sewaktu membuka pintu sudah ada lamira,jeje,lili,nita,nana,yiya vio dan iwan temannya vio sambil bilang kejutan dan membawa kue ulang tahun dengan angka dua puluh satu,


sambil menyanyikan lagu teman-teman kosankupun ikut merayakannya rita dan kiara, aku melihat kalender 6 mei 2013,


aku masuk kamar mandi mencuci muka dan keluar betapa bahagianya dalam hatiku aku menagis gembira,


"ayo sipa berdoa dan tiup lilinnya", ucap teman-teman


aku berdoa dalam hati supaya tetap bahagia lalu meniup lilin,semua memberiku selamat dan kado kami menghabiskan pagi ini dengan bersanda gurau sambil memakan kue ulang tahun itu,


karena sudah lama kami tidak bertemu kami saling melepas rindu,ya yang lain berkuliah di lain kota makanya kami sibuk dengan agenda masing-masing,


"Ayo pergi sudah jam sepuluh nih", ucap yiya


"sebentar aku mandi dulu ya", ucapku


lalu mereka menunggu diruang tamu khusus didepan, aku yang sibuk mencari baju akhirnya memilih gaun yang panjangnya semata kaki dan tak berlengan dengan motif bunga berwarna biru cocok sekali dengan kulit putihku lalu memakai kalung dari vio ,lalu menggunakan tas gendong dan sepatu yang ku beli bersama yiya dengan warna sedana yaitu warna putih,


tak lupa jam dan lipstik yang kugunakan, aku siap ucapku hari ini vio menggunakan mobil karena kami pergi beramai-ramai hari ini rita dan kiara teman satu kosanku ikut kami,


"mau kemana", ucapku kepantai


"yuk kalian sudah menyiapkan baju gantikan", ucap vio


yang lain mengangguk kita akan berlibur dua hari aku menggeleng dan kembali kekamar mengemas barang yang akan kubawa karena iwan mengendarai mobil sendiri jadi kami membagi jadi dua kelompok aku dan vio lalu yiya,rita,kiara,dan nana satu mobil,


karena lili dan iwan berpacaran makanya lili,iwan,lamira,nita,zeze satu mobil tak lama kiki datang mengunakan motor karena dia ada urusan dulu baru menyusul aku suruh dia menyimpan motor digarasi khusus kami dan naik kemobil iwan akhirnya nana dan zeze pindah mobil karena nana ingin satu mobil dengan kiki,


Kami pergi menuju jalan besar menelusuri jalan yang cukup berkelok-kelok dan menuju kota lain untuk menuju pantai itu kami harus menempuh waktu enam jam dari kosanku


Sebenarnya ada satu pantai yang jaraknya cukup dekat hanya dua jam perjalanan namun kami sudah sering kesitu jadi ingin berlibur ditempat yang berbeda,


sepanjang jalan aku melihat banyak orang yang menjual hasil panen nya sayur buah dan umbi-umbian dipinggir jalan,


Aku senang akhirnya hapir sampai,tak lama kemudian mobil berhenti di salah satu tempat penginapan didekat pantai,kami memilih satu vila dengan lima kamar, tiga diatas dan dua dibawah,


vio,kiki dan iwan mengambil satu kamar dibawah, aku,rita,kiara satu kamar kami dilantai atas begitupun yang lain hanya laki-laki yang tidur dilantai satu,


yiya nana dan zeze satu kamar lalu lamira,lili dan nita satu kamar ada satu kamar kosong dibawah,Kami yang tadinya hanya ingin meninap dua malam akhirnya memutuskan empat malam kami membayar sewa vila dimuka,


kami istirahat dan memesan makan malam karena hari sudah sore menjelang malam sebenarnya hanya enam jam perjalanannya karena kami banyak berhenti akhirnya mengulur waktu sampai delapan jam hanya habis di jalan saja,karena alasan itulah kami akhirnya memutuskan empat hari disini,


Vio memesan makanan siap saji melalui akunnya setelah sampai kami berkumpul dengan baju tidur masing-masing kami makan sambil banyak bercerita kami menghabiskn banyak waktu malam ini hingga pukul setengaj dua malam akhirnya kami kembai kekamar masing-masing rita dan kiara kembali duluan sedari jam 12 malam,


setelah yang lain masuk kekamar masing-masing,vio menarik tanganku sambil mengisyaratkan agar aku diam, aku yang duduk sambil menunggu vio mengambil barang entah apa itu,


Ternyata teman sekamarnya telah tidur dia perlahan keluar dan memberiku kado kecil ternyata isinya cincin couple aku tersenyum sambil bilang terimakasih,


vio mencium lembut bibirku rasanya nikmat sekali entah karena kami sama-sama nafsu dan akhirnya kami berciuman cukup lama,


suara pintu kamar terbuka dan kami berhenti vio memakaikan cincin itu dan kembali kekamar sambil bilang selamat ulang tahun sayang tidur yang nyenyak ya sayang,


Ternyata rita yang membuka pintu karena melihat aku tidak dikamar,


"Kok belum tidur pa, darimana sih", ucap rita sambil turun tangga


"Udah ah, ayo naik udah malem lo ngak takut apa", ucapku


"Mau tau kenapa aku lama, liat nih aku dikasih kado sama pacarku", ucapku setelah sampai kamar


"Iya-iya yang udah punya pacar,kasian tau para jomblo ini", ucap rita sambil tersenyum


"Kamu tuh emang gak kasian apa sama tampang cantikmu dianggurin mulu, perasaan banyak yang suka kamu", ucapku sambil berbaring


"Ngak mau pacaraan, aku pengen dihalalin aja", ucap rita lalu dia memejamkan mata,


Aku yang memikirkan omongan rita sedikit tersinggung namun tak bisa berbuat apa-apa,