Give Me a Chance

Give Me a Chance
Bab 32



"Wah cantik sekali tan.. eh Ma...mi"! ucap Keysha sembari terseyum salah tingkah, hampir aja salah lagi.


"Kamu suka"? tanya Indah yang mulai memaklumi akan panggilan Keysha.


"Hmm,sukam Mi". ucap Keysha menganggukkan kepalanya, bahkan seyum pun terukir di bibirnya.


"Ayo kalau gitu bantu Mami ya"!ajak Indah yang di anggukin Keysha.


"Keysha ngak nyangka ada tempat seindah ini di sini Mi".ujarnya seraya mengelilingin pandagan matanya di setiap sudut taman bungan tersebut.


"Memangnya kamu ngak tau ada taman bunga di sini"?tanya Indah.


"Ngak Mi".jawab Keysha yang seyum nya tidak surut sedari tadi.dia begitu kagum akan taman bunga mertuanya ini.


"Emangnya Jesslyn ngak pernah ngasi tau kamu kalau ada taman bunga di sini"?.


"ngak Mi".jawab Keysha.


"Jadi ngak pernah di ajak kesini juga"?tanya Indah lagi.


"Ngak Mi".Jawab Keysha kembali menggelengkan kepalanya." Bahkan dia ngak pernah ngebahas kalau ada taman seindah ini di rumahnya Mi".


"Ck, anak itu dia memang seperti itu paling males kalau berurusan soal beginian,! Kamu tau sayang". ucap Indah kepada Keysha. " dia itu paling males kalau di suruh buat nyiramin tanaman Mami ini, padahal apa salahnya coba sese kali dia urus ini taman, cuma buat nyiram doang,tapi ada saja alasannya tiap kali Mami suruh dia buat urus taman ini, kotorlah tangannya, baulah. terlalu ribet katanya lagi. heran Mami". ujar indah menggelengkan kepalanya memikirkan anak perempuan satu-satunya itu. "Padahal dia itu kan perempuan, tapi banyak sekali ngeluhnya kalau soal urusan bunga beginian, coba aja kalau di ajak nonton flm kesukaannya dia duluan yang di depan".


" Padahal dulu waktu Mami lagi hamil dia, Mami suka sekali sama bunga! bahkan Mami senang sekali, akhirnya Mami bakalan ada teman yang akan menemani hari Mami, yang bisa di ajak kerja sama.eh tau-taunya pas lahir malah begini dia anti sama namanya bunga".cerita Indah panjang lebar, mengundang gelak tawa menantunya.


"Heheh iya Mi, Jessly memang kurang suka kalau soal bunga Mi tapi kalau soal drakor dia number one Mi".ucap Keysha teringat akan kelakuan sahabatnya jika sudah berurusan soal bersih-bersih, apa lagi soal tanaman selalu saja enggan.


"Tapi kalau tau ada tempat indah seperti ini di sini, Keysha bakal betah tinggal di sini".ujarnya yang keceplosan.


Indah pun mengerutkan keningnya akan ucapan Keysha. " Jadi sebelumnya kamu bosan tinggal di sini".?


"Eh. bu-bukan gitu maksudnya Mi".ucapnya merasa tidak enak sama mertuanya.


"Udah ngak papa, mami ngak marah kok jujur aja sama mami". ujar Indah yang mulai murung tidak mempermasalahkan akan ucapan Keysha, memang kenyataannya pun seperti itu, dia pun merasakan seperti yang Keysha katakan.apa lagi jika suami dan anak-anaknya sibuk dengan urusannya masing-masing, dirinya juga merasa bosan, ngak tau apa yang harus ia lakukan, dia merasa sendirian, makanya dia menyuruh suaminya membuatkan taman bunga ini, jika dirinya merasa bosan atau hanya tinggal sendiri tanpa anak-anak, dia bisa kesini mengurus tamannya agar tidak bosan.


"Udah! Mami ngak usah murung gitu, sekarangkan udah ada Keysha di sini. jadi... Mami ngak perlu merasa sedih dan merasa sendiri lagi".ujar Keysha menghibur mertuanya.


"Tapi kamu kan bakalan kerja juga nantinya"! ucap Indah lemas baru juga sehari dirinya merasa senang ada teman yang menemani dirinya di rumah sebesar ini, walaupun ada bibi dan para pekerja lainnya tapi tidak sama dengan anak atau menantunya, tidak mungkin dirinya menyuruh pelayan yang ada untuk menemaninya saja sehariankan? mereka juga butuh istirahat juga.


"Eh ngak kok Mi, Keysha udah ngak kerja lagi, Keysha udah berhenti Mi".jelasnya.


"Keysha baik kok Mi! Mami ngak usah khawatir".jawab Keysha terseyum.


"Pasti gara Sean makanya kamu berhenti kan?, Mami tau itu, apa Sean mengancammu"?tanya Indah.


"Eh bukan Mi, memang Keysha nya aja yang minta resing Mi karena merasa bosan,lagian Keysha juga ingin merasa suasana lain Mi, Mami ngak usah merasa bersalah gitu, bukan karena kak Sean, Keysha berhenti Mi, tapi memang keinginan Keysha sendiri".ujar Keysha meyakinkan mertuanya.


"Kamu ngak usah berbohong, Mami tau".ucap Indah yang memang tidak yakin akan ucapan Keysha, mana mungkin itu keinginannya sedangkan selama ini, Indah bisa melihat bagaimana Keysha begitu semangat tiap kali membahas soal pekerjaan.


"Mami minta maaf sayang, karena ulah Sean kamu jadi begini".ucap Inda merasa bersalah akan perbuatan putranya.


"Udah Mami ngak perlu minta maaf Mi, ini bukan kesalahan kak Sean, lagian itu udah berlalu Mi. jangan ngebahas soal itu lagi Mi!. lebih baik sekarang kita urus tanaman ini gimana "?ujar Keysha mengalihkan pembicaraan.


"Hmm benar juga katamu"!


"Ini daunya banyak yang layu Mi".


"Mana"?tanya Indah


"Ini Mi".


"Wah sayang sekali tanaman Mami pada layu".ucap Indah.


"Nanti kalau kamu merasa bosan, main aja kesini, sekalian kalau kamu ngak keberatan urus tanaman Mami ini ya"!.ujar Indah di sela dirinya membersihkan bunganya yang pada layu.


"Emangnya boleh Mi"?tanya Keysha ragu.


"Ya boleh dong sayang, sekarang rumah ini kan rumah kamu juga, jadi kamu mau ngapain aja bebas".ujar Indah terseyum lembut.


"Benar ya mi? nanti bakalan Keysha tambah koleksi bunga Mami ini".ucapnya begitu senang.


Hanya karena pembahasan soal bunga saja bisa membuat dua perempuan yang berbeda usia ini senang.


"Serius kan? Mami tagih nanti"! ucap Indah yang juga senang walaupun bukan anak kandungnya, menantunya pun jadi karena dirinya pun sudah menganggap Keysha anaknya, setelah sekian purnama akhirnya ada juga yang sama hobinya dengan dirinya.


"Iya Mi". Keysha janji". ucapnya, membuat seyum di bibir Indah begitu cerah, secerah sinar matahari pagi ini.


Sungguh beruntung sekali Keysha mendapatkan mertua yang begitu baik, seandainya saja Sean juga bersikap baik seperti Mami, sungguh dirinya benar-benar dable beruntung.


"Jangan memikirkan yang bukan-bukan Key".batinya menyadarkan dirinya atas adai-andainya itu.