Give Me a Chance

Give Me a Chance
Part 26



Kenapa nasipnya sial sekali! ingin sekali saja dirinya merasakan di inginkan dan di cintai kenapa susah sekali dia mendapat kan itu semua dalam hidupnya?.


Tapi sekarang satu yang harus dia lakukan, dia harus kuat menjalani hari-harinya nanti! kalau dirinya bena-benar menikah dengan Sean. jika nanti dia mendapatkan perlakuan semena mena dari Sean dia harus berani melawannya, jangan pernah mau di tindas lagi. itu yang harus dia tanamkan di hatinya.


Sebelum memikirkan sesuatu yang belum pasti terjadi.


Setidaknya dia besok harus berusaha sekali lagi untu menolak pernikahan ini, dia harus membuat Sean termakan akan perkataannya yang akan membuat Sean membatalkan niatnya itu. jika Sean masih tetap memaksanya, maka dia juga harus memiliki seribu alasan dan cara untuk membujuk Sean supaya menghentikan pernikahan itu. mungkin dia harus belajar cara merayu mana tau dengan begitu usahanya tidak akan sia-sia, sebaiknya sekarang dirinya harus memikirkan bagaimana caranya agar Sean membatalkan pernikahan ini.dan alasan apa saja yang akan dia berikan ke pada Sean agar mengabulkan permintaanya.


🎄🎄🎄🎄🎄🎄🎄


Keesokan paginya!


Keysha yang kerjaannya pagi ini hanya rebahan saja, tidak mengingat akan pernikahannya dengan Sean yang akan di adakan hari ini, dia sibuk mengotak atik benda canggih di tangannya, hingga terdegar suara ketukan pintu kosanyapun membuyarkan kegiatannya, yang lagi menonton flm kesukaannya.


"tok tok.. tok..".


"Iya tunggu".ujarnya yang segera beranjak dari tidurannya, "Siapasih di luar, udah di jawab masih di gedor pula,malah semakin kuat aja ngedorannya. dikiranya budeg apa"?gerutunya yang kesal terhadap orang yang tidak ada otak yang mengedor pintu begitu kuat. semakin lama semakin kuat saja bunyi gedoran pintunya.


"Siapa"?tanya Keysha setelah membuka pintu, megernyitkah keningnya melihat dua pria berjas hitam berdiri di depanya, yang satunya badannya begitu besar dan tinggi tapi yang satunya lagi biasa saja walaupun badannya besar tapi tidak sebesar pria yang satunya lagi!.dirinya merasa sama sekali tidak mengenal kedua pria di depannya ini.


"Mau cari siapa ya mas mas ini"?tanya Keysha mungkin saja meraka mencari seseorang.


"Apa benar ini tempat tinggalnya nona Keysha"?tanya salah satu pria tersebut.


"Iya benar! saya sendiri ada apa ya mas"?tanya nya lagi.


"Mari ikut kami nona"! ujar salah satu pria yang postur badannya tidak terlalu besar itu.


"Kemana"?tanya nya yang merasa harus waspada ini pasti penculikan batinya.


"Ikut saja nona nanti anda tau sendiri".ucap Pria yang badannya paling gede.


"Saya tidak mau".jawab Keysha yang sudah takut.


"Siapa tuan kalian? katakan dulu kalian ingin membawaku kemana,kalau tidak jangan berharap aku mau mengikutimu".ucap Keysha


Lelaki yang badannya tidak terlalu besar dari lelaki sebelumnya pun maju mendekat dengan Keysha.


"Mau apa"?tanya Keysha yang semakin dilanda ketakutan. " jangan mendekan, atau aku akan teriak supaya para warga di disini datang dan memukul kalian".ancamnya


"Mohon kerja sama nya nona".ucap lelaki tersebut.


"Kerja sama apanya? aku ngak mau, sudah pergilah dari sini jangan memaksa aku untuk mengikut kalian, kalau tidak mau memberitahuku kalian ingin membaku kemana". ucap Keysha.


"Baiklah nona saya akan memberitahunya".ucap pria itu. "kami di suruh oleh tuan Sean untuk menjemput anda nona! mari kita berangkat sekarang nona jangan sampai boss kami marah karena nona yang sedari tadi mengulurkan waktu"!.ucapnya lagi.


Keysha pun terdiam mencerna setiap perkataan lelaki ini. "Buat apa Sean menyuruh orang untuk menjemputnya". batinnya yang belum menemukan alasan kenapa Sean ingin menemuinya.


Beberapa detik kemudian Keysha pun teringan akan perkataan Sean kemarin yang ingin menikahinya,"ohh tidak"! teriaknya.membuat anak buah Sean harus menutup telinganya mendegar teriakan Keysha yang begitu kuat.


Seketika itu membuat dirinya begitu panik." bagaimana ini".batinnya tidak tau harus berbuat apa, dia pun menatap kembali kedua pria di depannya sambil memikirkan cara untuk menghindari ajakan para pria berbadan besar ini.


"Kataka pada boss kalian aku tidak ingin meemuinya".ucap Keysha mungkin ini kesempatannya untuk menolak ajakan Sean.


"Tidak bisa nona, anda harus ikut dengan kami".ucap lelaki berbadan besar.


"Jangan paksa aku, aku tidak ingin menemuinya, kalau kalian memaksa,makan aku akan melaporkan kalian ke polisi".ancamya lagi, yang sama sekali tidak berpengaruh bagi kedua anak buahnya Sean.


"Kalau anda tidak mau mengikuti kami dengan cara baik-baik, maka kami tidak ada pilihan lain selain memaksa".ujar pria itu lagi.


Keysha pun seketika itu merasa was-was, dia pun mulai mengambil ancang-ancang untuk segera masuk kedalam kamarnya lagi dan segera menutup pintu dengan rapat. tapi usahanya hanya sia saja, bahkan dirinya sekarang sudah berada dalam dekapan pria tersebut. terus meronta meminta di lepaskan. niatnya yang berusaha menghindar dari ajakan anak buahnya Sean ternyata percuma, rupanya bawahan Sean lebih gesit darinya.


"Tidak......".ucapnya yang terus meronta ingin di lepaskan.