Give Me a Chance

Give Me a Chance
Part 22



"Kamu". ucap seorang wanita yang begitu terkejut setelah melihat siapa orang yang berdiri di depan kosnya.


Begitu pun dengan Sean,,setelah membalikkan badannya dan menatap perempuan yang ada di depannya.dia juga tidak kalah terkejut dari perempuan itu. apa dia tidak salah orang, tapi mendengar suaranya Sean begitu yakin kalau perempuan ini, perempuan yang dia cari. bagai mana dirinya tidak terkejut coba? apa benar perempuan yang berdiri di depannya ini perempuan yang dia cari, sungguh berbeda sekali penampilannya.


Sean hanya terdiam mematung tampa bisa mengatakana apapun. dia terus menatap perempuan tersebut dari atas sampai bawah tanpa mampu mengalihkan pandangannya , dia hanya mampu menelan salivanya saja memperhatikan penampilan perempuan yang di depannya begitu intens. sungguh pemandagan indah yang begitu membuat adik kecilnya meronta-ronta.


Menyadari akan tatapan Sean yang begitu tajam memperhatikannya, dia pun mulai tersadar dari keterkejutannya, dan dia juga menyadari akan penampilannya yang sekarang ini. tanpa berkata apapun dia langsung menutup pintunya kembali degan begitu kuat.


"Brak".


Begitu kuat bunyi pintu tersebut hingga membuat Sean pun tersadar dari lamunannya. dia yang tersadar pun mengusap wajahnya secara kasar,fikiranya ntah sudah terbang kemana- mana bahkan adik kecilnya pun sudah meronta ingin terbang, mengingat pemandangan indah barusan yang dia lihat. Sean pun berulang kali mengusap wajahnya tidak habis fikir dengan apa yang dia lihat.


Dia tidak ingin otaknya berfikir semakin kotor, pun segera mengalihkan fikiran dan pandangan matanya menatap kearah pintu yang sudah tertutup kembali, dan perempuan yang semula berdiri di depannya juga sudah menghilang. dia pun segera mengetok pintu itu kembali.


"Keysha buka pintunya". teriak Sean dengan tangannya begitu kuat menggedor pintu kamar Keysha.


Ya! perempuan yang membuat dirinya sampai melamun seperti itu adalah Keysha.yang sama sekali tidak menyangka akan melihat pemandangan yang begitu indah di matanya.


tanpa mengindahkan perintah dari pemilik kos tersebut yang mengatakan jangan membuat keributan di sini, Sean sama sekali tidak memperdulikanya,. yang dia inginkan sekarang adalah dia harus bertemu dengan perempuan tersebut , dan segera menyelesaikan segala permasalahan yang terjadi di antara keduanya.


Kenapa dia tidak memastika terlebih dahulu siapa yang datang ketempatnya,. dia hanya bisa merutuki nasibnya yang begitu buruk hari ini.bagaimana tidak dia keluar begitu saja dari kamarnya tanpa memikirkan penampilannya yang hanya memakai handuk , karena baru saja selesai membersihkan tubuhnya. baru juga dirinya keluar dari kamar mandi sudah mendengar pintu kamar kosnya ada yang ketok, tanpa pikir panjang pun dirinya segera membukakan pintu kamarnya.


Dia sama sekali tidak memikirkan bahwan mantan atasanya akan datang ke tempatnya, dia hanya berfikir bahwa yang datang pasti tetangga kosnya saja,seperti biasa ingin meminta sapu atau apapun lah.karena selama ini sama sekali tidak ada laki- laki yang berani masuk ke tempat kosnya itu.


Dia sama sekali tidak berfikir nasip sialnya kembali datang.


"Bagaimana sekarang". gumamnya mengigit kukunya yang begitu malu ingin menemui Sean kembali, tapi kalau tidak, pasti Sean akan membuat keributan di tempatnya ini, kalau saja dirinya tidak menemuinya kembali. sekarang saja lihatlah apa yang laki-laki itu lakukan sedari tadi lelaki itu tanpa berhenti berteriak dan menggedor-ngedor pintu kosnya.


Keysha pun segera mengenakan pakainya, dan melihat penampilannya di cermin , setelah memastikan penampilannya sudah aman , dia pun segera membuka pintu kamarnya kembali, dia berharap kelakuan Sean tidak menganggu penghuni yang lain.


"Ma-maaf Sir"! ucap Fisha setelah melihat Sean yang sepertinya kesal terhadap dirinya. dia pun segera melihat ke sekelilingnya memastikan suasana di sekitarnya , ternyata aman!.dia pun menghela nafasnya merasa senang karena kelakuan Sean tidak membuat penghuni lain terganggu akan kelakuan Sean


"Ternyata kamu keluar juga". ucap Sean. " kalau tidak bakalan aku rusakin ini pintu".ucapnya lagi


Keysha yang mendegarnya begitu gelagapan mendengar Sean ingin menghancurkan pintu kosnya bisa berabe jadinya kalau Sean benar-benar melakukannya.