
Akhirnya acara pernikahan yang begitu penuh dengan drama yang hanya di hadiri oleh keluarga belah pihak laki saja pun akhirnya terjadi juga.walaupun masih banyak kendala lain yang terjadi,.
Keysha yang mulai sekarang sudah sah menyandang status sebagai istri Sean pun hanya menghela nafasnya,menatap hampa kedepan,tidak tau apa yang dia rasakan saat ini sangat sulit untuk di jelaskan,bahagiakah?atau sedih dan kecewa dia tidak tau, semua itu menjadi satu di hatinya ? tapi untuk pertama kali di hidupnya dia benar-benar begitu kecewa terhadap ayahnya, begitu sakit persaanya ,kenapa untuk kali ini saja lelaki yang begitu dia sayangi bahkan bisa di katakan cinta pertama baginya pun sama sekali tidak ada di hari pernikahannya yang berharap terjadi sekali seumur hidupnya .pun dengan teganya tidak memperdulika akan dirinya. tidak ada satupun keluarga atau kerabatnya yang datang untuk menghadiri pernikahannya. ingin sekali dirinya mengadu tapi kepada siapa, seandainya momynya masih berada di dekatnya mungkin saja dia tidak akan merasakan kehidupan sekejam ini.
Bahkan lelaki yang seharusnya menjadi wali nikahnya hari ini sama sekali tidak memperdulikan dirinya, padahal dia begitu berharap, sekali saja apakah tidak bisa dirinya meluangkan waktu untuknya. apakah dirinya sama sekali tidak ada artinya bagi ayahnya. tidak pentingkah dirinya di hati pria yang begitu dia cintai. dia begitu berharap sekali saja dia mendapatkan perhatian ayahnya kembali.dia rindu setiap usapan dan pelukan yang begitu hangat yang sering di lakukanya sewaktu dulu, iya ingin merasakan itu lagi.tapi itu semua hanya harapannya belaka. sudah sering dirinya di kecewakan oleh lelaki panutan hidupnya, jika sebelumnya dia masih bisa menerima dan tidak mempermasalahkannya tapi untuk kali ini dirinya benar-benar sudah begitu kecewa terhadap ayahnya untuk pertama kalinya dia berharap lagi setelah sebelumnya sempat di kecewakan juga oleh ayah tercintanya. harapannya kali ini pun ternyata sama juga seperti sebelumnya sia-sia juga. bahkan sambungan telepon yang dia lakukan pun sama sekali tidak ada jawabanya. bahkan pesan yang dia kirim hanya terbaca saja tanpa ada balasan, nasipnya sungguh begitu tidak beruntung.
Menikah dengan pria yang tidak mencintainya sama sekali, dan ayahnya sebagai keluarga satu-satunya sandarannya hidupnya pun sudah sering membuatnya kecewa.dia hanya bisa pasrah akan takdir jalan hidupnya.
Dan mengingat statusnya yang sekarang! ntahlah dia tidak tau harus bagaimana, apakah dia harus senang karna bisa menikah dengan lelaki yang dia cintai atau malah sebaliknya.dia tidak tau yang harus dia lakukan sekarang adalah, harus siap menghadapi segala perlakuan buruk Sean kepadanya.
Dia hanya termenung sendiri tanpa berniat ingin bergabung dengan keluarga Sean lainnya.
"Kalau dasarnya memang jelek tetap saja jelek mau di apakan pun tetap sama saja. di dandani dan dipakaikan baju secantik mungkin pun tetap saja jelek"!. ucap Sean yang entah sejak kapan sudah berada di samping nya.
Mendengarnya Keysha hanya menghembus nafas kasarnya tanpa ingin menjawabnya.rasanya untuk hari ini dirinya begitu lelah tidak sanggub meladeni cibiran Sean.
Keysha memperhatikan penampilannya yang memakai pakaian kebaya yang begitu mewah dan cantik, dia terseyum kecut memperhatikan penampilannya yang sama sekali tidak berubah, hanya pakaiyannya saja yang berbeda bahkan untuk rambut dan wajahnya tetap seperti semula dia sama sekali tidak ingin di dandani, untuk rambutnya dia mengubahnya seperti semula kriting, alasanya memang rambutnya akan seperti iini jika tidak basah lagi,tidak seperti sebelumnya ketika di bawakan oleh anak buah Sean rambutnya terlihat begitu indah.
"Sama sekali tidak cocok pakaian itu berada di tubuhmu yang jelek itu".cibir Sean lagi akan tampilan Keysha .
Keysha tetap diam sama sekali tidak berniat membalas ucapan Sean.
*********
Malam harinya.
Keysha yang paham akan posisinya di rumah ini pun mengambil salah satu bantal yang ada di tempat tidur dan ingin segera merebahkan tubuhnya di sofa yang ada di kamar itu. Bahkan ajakan sahabatnya yang sekarang sudah menjadi adik iparnya pun iya tolak untuk menonton flm setelah selesai makan malam , dia yang begitu lelah pun tidak sanggup untuk menemani adik iparnya, lebih memilih untuk segera kekamar dan tidur. walaupun pernikahannya tidak seperti pernikahan pada umumnya tapi keluarga dekat Alex banyak yang hadir, apa lagi mami Indah dan oma begitu antusias meperkenalkan dirinya kepada keluarga yang lainya, dia yang semula yang hanya mengira beberapa orang saja yang menghadiri pernikahannya ternyata salah, mulai dari sepupu dekat sepupu jauh bahkan hadir di pernikahanya dan Sean membuat dia begitu lelah seharian. Dan sekarang niatnya yang ingin mengistirahatkan tubuhnya pun tertunda mendengar ucapan pedas yang dilayangkan oleh Sea.
"Ngapai kamu kesitu"?tanya nya.
Keysha mengeryitkan keningnya akan pertanyaan Sean . buat apa lagi coba dia kalau bukan untuk tidur, tidak mungkinkan Sean menyuruhnya tidur bersamanya batinya, jagan berharap dirinya bisa tidur dalam dekapan Sea.
"Ya tidur, buat apa lagi coba"?tanyanya balik.
"Ck, siapa yang menyuruhmu tidur di situ"?
"Kalau bukan di sini". tunjuk Keysha ke arah sofa. " lalu di mana? ngak mungkin kan aku tidurnya di kasur"!?.
"Itu lebih lagi. tempat mu bukan di situ, tapi..di sini"!ucap Sean menunjuk ke arah lantai yang berada di samping tempat tidurnya.
"What"? batinnya. " kurang ajar sekali. baiklah kali ini aku akan mengalah karna aku begitu lelah malam ini tapi untuk besok lihat saja, aku akan membalasnya".batinya yang begitu geram akan kelakuan Sean.
"Tunggu apa lagi?, cepat"!.perintah Sean agar Keysha segera melakukan perintahnya.
"hmm baik" .ucap nya yang tidak ingin membantah sebaiknya dia lakukan saja, Keysha pun segera melentangkan ambal berbulu yang di berikan Sean dan segera memejamkan matanya. lumanyan batinnya.
Sean yang melihat Keysha begitu patuh akan perkataanya begitu senang. " ini baru permulaan, lihat saja selanjutnya apa yang akan aku lakukan, aku pastikan kamu bakalan semakin tersiksa berada di sini". batinya menyeringai.