
"À..apa syaratnya kak"? tanya Jesslyn yang penasaran akan apa yang ingin di katakan oleh Sean.
"Aku tidak peduli kalau dia itu sahabat mu".ucap Sean yang menjeda ucapannya. dia benar-benar membenci Keysha.
Padahal apa salah Keysha coba kepadanya, sampai membuat dirinya sebenci itu.
Jesslyn yang sedari tadi sudah siap mendengar apa saja syarat yang ingin di ajukan kakaknya pun semakin merasa berdebar saja. dia begitu tidak sabar mendengarnya, kenapa kakak nya harus pakek acara ngegantung segala ucapanya, bikin tambah penasaran saja.
"Apa syaratnya nya kak, katakan saja"!ucapnya yang sudah tidak sabar menunggu syarat yang ingin di sampaikan oleh kakaknya ini.
"Syarat yang pertama aku tidak ingin pernikahan ini di adakan secara terbuka. jadi sudah jelaskan apa yang aku mau"ucap Sean.
Jesslyn yang mendengarnya pun hanya menganggukan kepalanya, menurutnya syarat pertama yang di berikan kakak nya ini masih bisa di terima. karna dia tau kakak lelakinya ini tidak mencintai sahabatnya jadi dia memaklumi itu tidak masalah baginya.
"Emmmm syarat yang kedua apa kak"?tanya nya lagi.
"Yang kedua" ucap Sean " setelah aku menikahinya , aku tidak ingin dia sok soan dekat denganku dan berani menyapaku di luar . anggap saja seperti biasa tidak ada hubungan diantara kami .jelas "ucap Sean.
Jesslyn hanya mengernyitkan dahi nya saja mendengar syarar kedua yang di ucapkan kakaknya.
"Ah itu tidak mungkin kak, aku tau sahabatku seperti apa! tidak mungkin dia mau menyapa kakak walaupun sudah menjadi suami istri"! ucap Jesslyn . "jagan terlalu percaya diri kak".ujarnya lagi bisa-bisanya kakak nya ini memberi syarat yang tidak masuk akal .
"Ck. Lah dia memang kan seperti itu, aku tau perempua seperti apa dia,pasti setelah aku mau menikahinya dia pasti aka merasa seperti di atas angin , bahkan dia akan merasa dirinya seperti ratu karena bisa masuk kedalam keluarga kita, dan dia pasti akan berani melakukan apa saja yang sudah dia rencakan selama ini, lihat saja setelah ini dia bakalan menunjukan gimana sifat aslinya itu". ucap Sean yang yakin sekali akan perkataanya.
"Kita lihat saja nanti kak, apakah sahabat ku itu akan seperti apa yang kakak tuduhkan ". ucap Jesslyn yang tidak ingin berdebat dengan kakak lelakinya ini. "jadi apa syarat selanjutnya"?
"Hmmm" ucap Sean " syarat yang ketiga setelah kami menikah aku tidak mau dia tinggal satu rumah dengan ku"!.
"Loh kenapa, kan sah-sah saja dia tinggal di sini lagian dia sudah menjadi istri kakak wajarlah dia tinggal di sini, lagian tidak mungkin kalian tinggal pisah".!ucap Jesslyn yang tidak terima akan syarat ketiga yang di berikan oleh kakak nya ini, mana bisa seperti itu fikirnya.
"Kenapa tidak bisa, lagian kalian semua kan tau kenapa aku harus menikahinya, jadi wajar dong dengan syarat yang aku berikan".ucap sean.
"Aku ngak setuju kalau syarat yang ketiga itu kak, lagian papi sama mami pun tidak akan mau menerima syarat ketiga dari kakak itu, aku yakin itu".ujar Jesslyn.
"Kakak ngak peduli, pokoknya apa saja syarat yang udah kaka katakan harus mami, papi setujui". ujarnya yang tidak mau menerima penolakan dari keluarganya akan syarat yang ia ajukan.
"Terserah pokoknya Jesslyn ngak setuju".
"Pokoknya kakak ngak perduli. setuju ngak setuju kamu harus sampein apa yang kakak katakan barusan kepada perempuan itu"!.
"Keysha namanya kak, bukan perempuan itu"!ucap Jesslyn mempertegaskan jangan sesekali kakaknya ini menyebut sahabatnya dengan panggilan yang tidak dia sukai.
"Terserah kakak tidak perduli"!.