
"Dengarkan apa yang mami katakan".ucap Indah mulai mengenggam tangan perempuan yang sebentar lagi akan menjadi menantunya. "dengar nak kamu harus menikah dengan Sean, karena dia yang telah mengambil kehormatan mu, yang selama ini kamu jaga dengan baik".
"Tapi itu tidak perlu tante! lagian saya tidak bakalan hamil tante, tante ngak usah khawatir soal itu".ucap Keysha memotong perkataan Indah semakin menundukan pandangannya.
"Bukan, bukan itu yang mami khawatirkan, walaupun kamu tidak hamil, tapi Sean tetap harus bertanggung jawab atas perbuatannya, kamu taukan di negara kita tidak ada yang mau menerima wanita yang sudah tidak perawan lagi itu begitu tabu di negara kita wanita yang sudah tidak perawan lagi untuk di jadikan istrinya kamu tau itukan, mungkin ada juga beberapa wanita yang beruntung bertemu dengan laki-laki yang tulus menerima segala kekurangannya tapi tidak semuanya sayang".ujar Indah "kita bukan di luar negeri yang tidak tabu akan hal seperti itu."cicitnya yang merasa tidak enak telah berbicara seperti itu.
"Tapi tante, di antara kami tidak ada cinta, bagai mana kami akan menjalani sebuah rumah tangga jika di dalamnya tidak ada rasa sayang ataupun cinta".ucapnya lirih memberanikan diri mengangkat kepalanya menatap seluruh yang hadir di ruangan itu untuk menjadi saksi pernikahan mereka.
"Nak"panggil wanita paruh baya ibundanya Alex yang tak lain adalah Omanya Sean." apa itu yang kamu takutkan"?tanya nya angkat bicara sedari tadi dia hanya memperhatikan apa saja yang terjadi tanpa berniat melakukan apapun, dia terus memperhatikan permasalahan yang terjadi, dan sekarang dia tau permasalahannya, kenapa perempuan kecil di depannya ini terus menolak menikah dengan cucu kesayangan dari putra pertamanya.
Dia terus berjalan mendekati Keysha agar lebih dekat dengan perempuan itu, tidak enak jika berbicara berjauhan.
Keysha menganggukan kepalannya mengiyakan pertanyaan perempuan tua yang menghampirinya.
"Kamu bisa memanggilku oma".ucapnya memperkenalkan dirinya agar Keysha tidak bigung akan dirinya.
"Kalau soal cinta yang jadi permasalahanmu untuk menolak penikahan ini, itu bukan masalah besar".ucap oma "kamu tau ? oma dulu juga menikah tanpa cinta, tapi lihat sampai sekarang kami masih bersama, bahkan sekarang kami saling mencintai satu sama lain tanpa ingin berpisah cinta kami pun semakin hari semakin besar".ucap oma. "cinta itu bisa hadir kapan saja, seiring berjalannya waktu, dan seiring kalian bersama, yakinlah apa yang oma katakan cinta itu akan hadir dengan sendirinya".ujar oma meyakinkan Keysha sambil melirik suaminya yang berada di sebelah putranya terseyum penuh cinya.
Alex yang memperhatikan tatapan momynya yang begitu mencintai dadynya pun begitu senang, seyum bahagia pun terbit di ujung bibirnya, semoga saja dia bisa merasakan seperti apa yang di rasakan orang tuanya, itu harapanya.
"Tapi bukan itu yang jadi masalahnya oma, andai oma tau kalau aku begitu mencintainya, tapi itu tidak akan pernah terjadi seperti apa yang oma katakan, karna di hati Sean hanya ada nama Angel oma, bahkan dia begitu benci kepadaku bagai mana bisa cinta itu hadir di antara kami oma , kacuali aku yang hanya merasakan cinta sebelah pihak oma".batinnya yang ingin sekali dirinya mengatakan itu kepada oma, mengeluarkan segala isi hatinya tapi itu semua tidak mungkin.
Keysha hanya menatap oma begitu sendu tanpa ingin menjawab ucapan oma sama sekali.
Dia tidak masalah jika memang harus menikah dengan Sean hanya untuk mempertangung jawabkan perbuatannya walau tanpa cinta tidak masalah mungkin baginya, dia bisa berusaha membuat Sean cinta kepadanya, tapi kalau cinta bertepuk sebelah tangan dirinya tidak mampu , dia tidak sanggub.lebih baik dirinya menerima keadaannya sekarang yang sudah tidak perawan lagi dari pada menjalani kehidupan nya bersama Sean.
"Hey tidak perlu khawatir"Ucap Indah membuyarkan keterdiaman Keysha, mengenggam tangan Keysha begitu erat meyakikan perempuan itu bahwa semuanya baik-baik saja. "mami jakin seiring berjalanya waktu kalian pasti akan saling mencintai satu sama lain, mami yakin itu".ucapnya terseyum.
"Semoga saja". batin Keysha mengharapkan apa yang di katakan indah benar.
"Iya oma juga yakin".ucap oma lagi.
"Apa lagi aku".tunjuk Jesslyn pada diriny sendiri "aku juga yakin". ujarnya mengedipkan matanya ke pada Sean.
"Ck, dasar ratu drama". gumam Sean mengerlingkan matanya malas dengan julukan barunya ke pada adik dan sahabatnya itu, pandai sekali berekting untuk mendapatkan simpati orang lain, tapi buat dirinya sama sekali tidak terpengaruh, baginya itu hanya tipu daya Keysha saja agar semua orang sayang padanya dan mempercayainya.
Keysha hanya bisa berharap semoga saja apa yang di ucapkan oleh indah, oma dan Jesslyn menjadi kenyataan.