FROM THE DARK TO THE LIGHT

FROM THE DARK TO THE LIGHT
NATHAN : PACAR BALIK



AREA CAMPING PHOENIX UNIVERSITY


TENDA NATHAN-JULIAN


PUKUL 07.25 pagi


"Nat,Nathan bangun",ucap seorang gadis cantik bergaun mini dress warna ungu pastel sambil menepuk-nepuk pelan lengan Nathan.


Nathan mengibaskan tangannya dan ingin melanjutkan tidurnya.


"Terserahlah",sambung gadis itu dengan wajah cemberut.


Otak Nathan mulai bekerja cepat. Sepertinya dia mengenali suara yang memikat ini,namun dia tidak yakin jika itu adalah si dia. Karena penasaran,akhirnya Nathan membuka matanya sambil menganalisa gadis di depannya itu. Setelah sekian detik lamanya dia loading,Nathan segera membuka matanya lebar-lebar dengan wajah senang sekaligus tak percaya.


"Iya sayang iyaa ini bangunn. Kamu kapan kesinii??. Astaga makin kinclong,bersinar terang,glowing,uwaw banget kekasih hatiku iniii. Aku rinduu",ujar Nathan sambil memeluk gadis cantik di depannya tadi dengan hangat.


Dia adalah Aayra Safira,seorang selebgram,seleb tiktok,dan sekaligus pacar Nathan yang sudah digebet-nya selama 3 tahun terakhir.


Nathan sangat bucin pada Aayra yang terkesan cuek dengannya,namun sesungguhnya menyayanginya juga. Hari ini,Aayra mendatangi tempat camping Nathan untuk memberinya kejutan. Aayra baru pulang dari Singapura hari ini,dia langsung ke tempat Nathan setibanya dia di bandara Soekarno-Hatta sekaligus membawakan bingkisan untuk Nathan.


Namun sesampainya di tenda Nathan,Nathan tertidur di depan tendanya,sedangkan Julian sibuk mencari kayu bakar di hutan bersama beberapa orang yang juga mencari kayu bakar.


Karena masih tidur,Aayra yang mengira akan langsung disambut dengan pelukan oleh Nathan pun dibuat jengah. Aayra membangunkan Nathan hingga Nathan terkejut dibuatnya.


"Iye iye",jawab Aayra dengan wajah malas,namun tetap membalas pelukan Nathan.


"Jangan dilepas dulu. Masih kangenn",pinta Nathan dengan manja.


"Bucin teros,kerja kagak",sela Julian yang kembali dengan sekarung kayu bakar di pundak kirinya lalu menaruhnya di belakang tenda.


"Budu amat",sahut Nathan yang tetap memeluk Aayra.


Julian jengah melihatnya dan hanya melengos pergi dari tempat itu,Julian enggan mengganggu kebucinan sahabatnya itu.


"Kamu apa kabarnya?. Kok makin kuruss??. Kamu dietnya kebanyakan yah?. Nanti makan yang banyak oke. Kamu nginep dimana hari ini?. Udah makan belom tadi??",tanya Nathan sambil mengusap-usap pipi Aayra yang mulus.


"Apaan si. Emang kurus karena takdir. Udah,aku udah makan kemaren. Cerewet",sahut Aayra sambil melepaskan tangan Nathan dari pipinya dan memegangnya dengan lembut.


Aayra memang cuek dan dingin,namun hal itulah yang membuat Nathan sang penyair cinta tergila-gila dengannya.


"Kan aku cerewetnya karena sayanggg. Unchh",Nathan memeluk Aayra lagi karena gemas.


Aayra hanya pasrah meski dia tidak mengatakan apa-apa untuk menolak/menerima ucapan Nathan barusan.


"Hmm",gumam Aayra sambil menepuk-nepuk punggung lebar Nathan yang menjulang di depannya.


Orang-orang yang melewati dan melihat mereka pun merasa iri. Beberapa gadis,fans Nathan juga tampak gigit jari melihat pemandangan itu.


__________________________________


"Yaudah,aku ke villa dulu. Habis sampe di villa dan bersih-bersih,nanti ku-VC pas sarapan ok",pamit Aayra setelah setengah jam lamanya memangku kepala Nathan yang bercerita beberapa hal padanya.


"Hummmm.....yaudah dehh. Hati-hati ya sayang. Jangan lupa VC",sahut Nathan sambil menggandeng tangan Aayra dan mengantarnya sampai ke mobil BMW puth yang terparkir di depan gapura camping Phoenix University,Nathan hafal yang mana mobil Aayra.


"He em. Bye",ucap Aayra saat Nathan sudah menutup pintu mobilnya.


"Byeee sayangg. I love youuu!",sahut Nathan sambil melambaikan kedua tangannya ke arah mobil Aayra saat mobil itu mulai meninggalkan gapura.


Saat melewati gapura Emperor University,Aayra tidak sengaja melihat Rachel yang sedang membuang sampah di pengumpulan sampah yang ada di dekat gapura. Gadis itu tampak berbeda dengan gadis lain yang Aayra temui. Bukan karena kecantikannya,tapi karena Aayra merasa pernah melihat wajah Rachel sebelumnya.


"Kayak kenal. Tapi,siapa ya?",gumam Aayra pada dirinya sendiri.


_______________________________


Di tenda,Nathan berguling-guling sambil memeluk bantalnya karena sedang bahagia. Pacar yang ditunggunya selama 2 tahun,akhirnya menemuinya.


"Kyaaa,Nathan kiyowo akhirnya ketemu sama Aayra sang pesona",ucap Nathan sambil tersenyum lebar.


_________________________________


PINGGIR DANAU ZOZA


"Lagi ngapain Yan?. Btw,temen lo,si Nathan kemana?",tanya Reza yang kebetulan baru saja mengantar pacarnya,Mila Briliana kembali ke tendanya di Phoenix University.


"Lagi ngebucin",sahut Julian singkat.


"Wkwk. Lah,gue juga habis nganterin pacar gue ke tendanya,tuh yang sebelah sana. Lo nggak ikut ngebucin juga?",tanya Reza santai.


"Bucin gimana. Hari-hari ada aja omelan yang gue dapet dari pujaan hati",sahut Julian sambil mengibaskan tangan kanannya di udara.


"Pffftt bwahahaha kesiannya. Padahal lo terkenal dengan pesona tanpa tanding. Ternyata punya konflik di percintaan juga toh",canda Reza yang berjalan di sisi Julian.


"Heleh. Orang ganteng masalahnya bisa aja lebih banyak daripada orang biasa",ujar Julian sambil melihat pepohonan di atasnya.


Pemandangan horor yang sekilas dilihatnya,membuatnya sedikit menyesal dan mengalihkan pandangannya ke arah lain.


"Haish,ada aja mereka tuh",gumam Julian sambil terus berjalan.


"Hah?. Lo barusan ngomong apa Yan?",tanya Reza yang tak terlalu menangkap ucapan Julian barusan.


"Nggak. Nggak ada kok. Cuma bergumam",sahut Julian sambil tersenyum.


"Oohh. Gue pikir apaan",sambung Julian.


Mereka berdua berjalan berkeliling danau sambil sesekali mengobrol,karena Julian merasa tidak terlalu nyaman jika bersama orang asing,sehingga dia tidak bertanya atau bercerita banyak hal.


Bersambung....