Beauty And The Boss

Beauty And The Boss
Ending



"Berhenti!" teriak Vegas dengan kencang.


Semua orang yang ada disana pun langsung menoleh kearah Vegas, berbagai ekspresi terlihat dari wajah orang-orang itu, ada yang menatap tak percaya akan kehadiran Vegas, ada juga yang tampak bingung dan penasaran dengan teriakan Vegas yang meminta untuk berhenti.


"Vegas," gumam Helena dengan mata berbinar, wajah pria yang sangat ia rindukan walau hanya beberapa hari tak bertemu.


Saat pandangan Vegas tertuju pada Helena yang tengah menatapnya penuh harap, pandangan Vegas teralihkan pada sosok pria dengan kursi roda yang tampak hanya diam dengan sorot mata yang sama bingungnya. "Siapa kau!" teriak Dessy, wanita ular yang menghancurkan keluarga bahagia Vegas dan Rose, kedua orang tua mereka tidak akan berpisah jika wanita itu tak datang!


"Aku Hendrick, kau pasti tahu foto ini bukan?" Vegas mengangkat foto yang baru saja ia ambil dari dalam dompet. Keterkejutan terlihat jelas dari wajah Dessy dan Zack, jelas saja ia tahu, foto mengerikan yang bisa membuat semua rencana mereka hancur.


Dengan wajah angkuh, Zack berjalan mendekati Vegas. "Semua orang tahu kau adalah Vegas, seorang aktor hebat, apa kau dibayar oleh calon istriku untuk berakting disini?" tanya Zack mencoba untuk tenang.


Vegas menatap sekeliling, beberapa bisikan mulai terdengar dan cukup membuat gaduh pemberkatan yang akan dimulai. "Aku adalah anak kandung laki-laki satu-satunya Philip, dan kakakku Rose berada di Desa. Pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan karena Helena terlalu banyak tekanan yang di terima dari Zack, aku memiliki rekaman suara untuk membuktikannya." Vegas melihat seorang wanita yang tadi menjemputnya di gerbang membawa sebuah pengeras suara yang berukuran sedang.


"Rekaman apa? berhentilah sampai sini, jangan melewati batas! Pengawal bawa keluar orang ini!" teriak Zack membuat beberapa orang terkejut dengan kemarahan Zack yang baru mereka ketahui, padahal selama ini Zack adalah sosok yang sabar dan selalu bersuara lembut.


Namun sayang, tak ada satupun pengawal yang mendengarkan ucapan Zack, Philip yang biasanya hanya bisa diam tiba-tiba mengangkat tangan sebagai tanda untuk membiarkan Vegas membuktikan rekaman apa yang dimaksud.


Suasana berubah menjadi bising dengan beberapa bisikan orang-orang saat suara Zack yang tengah meneriaki Helena mulai terdengar. Mata Zack pun membulat saat mendengar ucapannya kemarin di kamar Helena, "sial, wanita itu menjebak ku!" batin Zack yang sudah kebingungan cara untuk menjelaskan hal tersebut.


Ketika Zack dan Dessy akan kabur, keduanya pun di tangkap oleh pengawal kepercayaan Philip, mereka berontak namun tak membuahkan hasil apapun. "Hendrick," gumam Philip membuat Vegas menoleh. Ia merasa kasihan namun saat bayangan betapa jahatnya Philip dulu membuat Vegas kembali mundur.


"Aku kemari hanya untuk menyelamatkan Helena, aku harap setelah ini kau bisa menilai dengan baik mana saja orang yang selalu tulus padamu," ujar Vegas lalu berbalik meninggalkan Philip yang hampir menangis, rasa bersalahnya semakin terasa sampai ke hatinya.


"Maafkan aku, aku benar-benar menyesal."


Langkah Vegas terhenti, ia menoleh sambil menganggukkan kepalanya. "Aku sudah memaafkan mu, berbahagialah dan jaga dirimu dengan baik."


Vegas berjalan mendekati Helena dan kedua orangtua Helena, ia tersenyum kecil saat mendapatkan ucapan terima kasih dari Daddy Helena. "Walaupun aku anak kandung Philip tapi aku tak menginginkan warisannya sedikitpun, aku hanya ingin menikahi Helena dengan semua harga yang aku peroleh sendiri juga semua cinta yang aku miliki."


Helena menatap Vegas tak percaya, rasanya seperti mimpi mendengar ucapan Vegas. Apa ini sungguhan? sikap dingin pria itu berhasil ia luluhkan? "A-apa aku tidak salah dengar?" tanya Helena.


"Tidak, aku benar-benar melamar mu Helena, acara pernikahan ini tidak sepenuhnya batal," ujar Vegas sambil tersenyum, rasanya sangat melegakan mengungkap perasaan yang rupanya baru ia sadari kemarin ini.


...-Ending-...