
Sesampainya di Apartemen, Vegas dan Helena pun masuk ke dalam lift, di sana Vegas diam-diam melirik Helena yang tampak gelisah dan tak fokus sedari tadi. "Apa ada yang menggangu pikiranmu?" tanya Vegas yang merasa tak nyaman melihat Helena yang bersikap seperti itu.
Helena menoleh pelan dan menggelengkan kepalanya. "Tidak, aku tidak apa-apa."
"Jangan berbohong, apa ada seseorang di Paris yang membuat mu tidak nyaman?" tanya Vegas.
Lagi-lagi Helena hanya menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Aku benar-benar tidak apa-apa Vegas, aku hanya lelah dan ingin istirahat saja," jawab Helena masih mencoba untuk sabar.
Tak ingin membuat Helena merasa tidak nyaman, akhirnya Vegas pun diam dan saat pintu lift terbuka di lantai kamar Helena, Vegas membantu Helena membawakan besar miliknya. "Tidak perlu, kau jalan lah terlebih dahulu, biar aku yang membawa ini," ucap Vegas saat Helena terlihat kebingungan.
"Tidak perlu, biar aku saja, seharusnya juga aku yang membawakan tas mu ke lantai atas." Helena hendak kembali mengambil tas miliknya, namun Vegas dengan cepat menepisnya, Vegas menggelengkan kepalanya dengan kuat.
"Sudahlah, kau jalan saja dan aku yang membawakan barang mu. Kalau kau tak ingin juga, biar aku yang jalan terlebih dahulu," ucap Vegas yang langsung berjalan terlebih dahulu menuju lorong kamar milik Helena.
Pesan terbaru yang dikirimkan Ella membuat Helena tertarik untuk membaca beberapa pesan di atasnya, namun tak ada lagi pesan mengenai Zack yang Helena harapkan, Ella sebelum-sebelumnya hanya membahas tentang Zack dan orang tuanya yang sangat mengkhawatirkannya. "Helena!" teriakan Vegas yang sudah berada di depan pintu kamar Helena membuat Helena dengan cepat menoleh, dia pun langsung memasukkan ponselnya ke dalam tas berjalan menuju Vegas. "Apa ada yang mengganggu mu? kau selalu saja fokus pada ponsel mu dan terakhir dengan wajah tertekan seperti itu," ucap Vegas yang langsung membuat Helena menatapnya.
"Apa kau sudah membuka kotak yang aku berikan waktu itu?" tanya Helena.
Vegas yang mendengar itu tampak seperti kebingungan, namun tak berapa lama setelah itu dia pun seakan baru sadar kotak apa yang di maksud. "Ah, aku tidak sempat membukanya. Aku akan membukanya nanti, memangnya ada apa? aku selalu kelelahan sehabis pulang pemotretan dan selalu bangun kesiangan saat pagi," jawab Vegas dengan jujur.
Helena menggelengkan kepalanya pelan. "Tidak, aku hanya ingin kau membuka kotak itu dan melihat semuanya. Jika kau tidak terlalu lelah, sekarang kau buka dan lihat, baca surat itu dengan baik-baik," ucap Helena membuat Vegas langsung penasaran dan menatap Helena dengan bingung.
"Baiklah, aku akan membuka kotak itu sekarang. Kalau begitu aku akan kembali ke kamar ku, kau langsung istirahat dan jika ada sesuatu yang mengganggu pikiran mu katakan pada ku," ucap Vegas memperingati.
Helena menganggukkan kepalanya dengan penuh harap jika Vegas akan membaca surat dan melihat kalung yang ada di kotak, jika Helena yang mengatakannya langsung Vegas selalu saja memotong ucapannya.