
Helena masuk terlebih dahulu ke dalam ruangan, sedangkan Vegas menatap tak suka pada Jeff yang masih berdiri depan ruangan tanpa menjelaskan apapun. "Maaf mengganggu mu Tuan Vegas," ucap pria itu sambil menundukkan kepalanya lalu pergi berbalik menuju lift, hal itu membuat Vegas menjadi ingat jika pria itu adalah pria yang bersama mereka di dalam lift.
Karena tidak memiliki waktu yang cukup untuk memikirkan hal yang belum pasti, Vegas pun tak memperpanjang masalah itu, dia kembali masuk ke dalam ruang rapat dan duduk di samping Helena yang terlihat tegang. "Kau yakin baik-baik aja?" bisik Vegas pelan. Helena menoleh dan menganggukkan kepalanya.
***
Seharian ini Helena menjadi tak tenang, kehadiran Jeff membuat Helena merasa tak memiliki waktu lebih banyak lagi. Helena masuk ke dalam kamarnya dan mengabaikan panggilan Rose secara sengaja untuk pertama kalinya, dia sedang tidak ingin berbincang dengan siapapun. 'Apa Vegas sudah membaca surat dan melihat kalung yang dia berikan?' pikiran itu terus menghantui Helena sekarang, karena merasa sudah sangat tertekan, Helena pun pada akhirnya memaksakan dirinya untuk bertanya langsung pada Vegas, apakah dia sudah membuka kotak itu apa belum? lalu apa jawaban Vegas pada permintaan tolongnya?
Saat Helena sedang mencari kontak Vegas, sebuah nomor tak dikenal muncul. Helena mengerutkan keningnya samar, siapa yang menghubungi nomor baru Helena? Karena merasa tak yakin Helena pun menolak panggilan tersebut lalu tak lama kemudian sebuah pesan masuk membuat Helena tak bisa lagi berkilah. [Angkat atau aku menjemput mu sekarang juga!]
Setelah membacanya, tak lama nomor itu pun kembali muncul. Helena menelan salivanya kuat dan dengan ragu mengangkat panggilan tersebut. "H—halo."
Terdengar suara tawa kecil dari sebrang sana, Helena cukup kenal dengan suara tawa penuh kelicikan itu. "Halo Helena, sudah cukup waktu bermain mu, jika kau tidak juga kembali aku akan membuat perusahaan keluarga mu hancur! Kau ingin bermain-main denganku? aku akan memperlihatkan cara bermainku jika kau menginginkannya."
"Dari mana aku mendapatkan nomor ini?" tanya Helena bingung, dia tidak memberikan nomor ini pada Jeff tadi siang, dia hanya memberikan nomor ini pada 3 orang, Vegas, Marteen dan Rose.
Zack terdengar kembali tertawa seakan mengejek ketidak tahuannya tentang hebatnya Zack. "Terlalu mudah untukku mendapatkan nomor milik asisten Vegas. Sepertinya kau memang cocok memiliki pekerjaan seperti itu Helena, kau pikir mudah menghindari pernikahan ini? aku akan menjemputmu jika dalam seminggu ini kau tidak juga kembali, ini pilihan yang aku berikan pada mu, kau ingin diperlakukan dengan baik saat menjadi istriku nanti atau kau ingin menjadi anjing peliharaan ku selamanya?"
"Tentu saja ada, banyak! Jika saja aku tidak memiliki permintaan bodoh itu aku akan meninggalkan wanita merepotkan seperti mu Helena. Aku juga tahu Ella diam-diam tahu tentangmu bukan? apa aku harus memberikan pelajaran pada wanita itu terlebih dahulu agar kau percaya aku bisa melakukan apapun jika kau mengikuti perkataanku?"
Kedua bola mata Helena membulat penuh, dia menarik nafasnya dalam dengan hati yang sudah dipenuhi dendam oleh Zack. "Jangan sampai kau berani menyentuh Ella sedikitpun. Baiklah, kau menang, aku akan kembali sebelum satu minggu."
"Bagus, itu yang ingin aku dengar, saat kau datang nanti berikan permintaan maaf mu dengan sangat sopan, jika kau ingin membuat ku senang, berlututlah dan sambil mengatakan jika kau menyesal sudah membuatku khawatir."
***
Sementara di kamar lainnya, Vegas sedang sibuk mencari Helena di semua sosial media, dia tidak menemukan profil Helena yang rupanya cukup sulit untuk mencari tahunya.
"Aish! Mengapa juga aku jadi mencari tahu semua tentang Helena!" desis Vegas sambil merutuki dirinya sendiri. Vegas menaruh ponselnya diatas nakas dan menatap langit kamarnya. Pikirannya kembali melayang pada malam kemarin saat mereka ada di pantai, Vegas pun kembali bingung dan menyadari ada sesuatu yang aneh pada dirinya. "Apa aku sudah mulai normal?" gumam Vegas pelan, jujur saja, Vegas selama ini pun merasa bingung karena dia tidak pernah tertarik pada wanita, setiap ada yang mendekatinya hanya ada perasaan risih dan kesal karena mereka semua hampir seperti wanita yang Vegas benci, wanita yang berhasil menghancurkan hidup bahagia Vegas bersama Mommynya.
Vegas menghembuskan nafasnya perlahan, baiklah, dia akan mencoba untuk melihat reaksinya sendiri pada Laura besok, pemotretan bersama wanita itu selalu membuatnya tidak nyaman, tetapi untuk membuktikan semuanya Vegas akan mencoba apakah dirinya hanya berpengaruh pada Helena atau pada semua wanita.