Beauty And The Boss

Beauty And The Boss
Masa Lalu



Vegas menjadi teringat sesuatu, dia dengan cepat mengambil kunci mobil dan bergegas menuju basement. Sesampainya di sana dia langsung membuka mobil dan mencari sebuah kotak yang dari kemarin selalu diingatkan oleh Helena. "Apa sebenarnya ini?" gumam Vegas pelan.


Vegas membuka tutup kotak itu. keningnya berkerut dalam saat melihat sebuah kalung yang rasanya tidak asing, di sana pun terdapat sebuah surat yang membuat Vegas semakin penasaran. Dengan hati yang belum sepenuhnya siap, Vegas membuka kertas itu dengan perlahan.


Hai Hendrick,


Sudah sangat lama bukan kita tidak bertemu? aku adalah anak perempuan yang saat itu berjanji akan selalu ada di sisimu. Aku tahu semua kesedihanmu saat itu akan membuat kau menjadi membenciku karena pergi begitu saja.


Saat itu aku sudah menolak keputusan orang tuaku untuk pergi dari desa, tapi mereka tidak mau mendengarkanku, mereka membawaku begitu saja tanpa memberikan waktu untuk berpamitan dengan mu. Sekarang kalau ini menjadi bukti kalau aku selalu berada di sisimu, aku selalu mengingatmu dan merindukanmu walaupun raga kita berjauhan.


Sekarang kau sudah jauh berbeda dengan Hendrick yang aku kenal, kau sudah terbiasa dan lebih kuat dengan duniamu, aku bingung harus mengatakan ini sejak awal, Rose mengatakan kau sudah melupakan nama kecil dan tidak ingin ada orang lagi yang menyebutkan nama itu, kau ingin melupakan segala kepahitan dari masa lalu mu.


Hendrick tahukah kau jika sekarang aku bertemu dengan ayah kandungmu? aku juga sudah tahu segala kebusukan wanita yang merebut ayah mu, sekarang mereka akan memiliki semuanya jika Zack sudah resmi menjadi suamiku, hanya kau yang bisa menghancurkan segala ide busuk mereka.


Sudikah kau menikah dengan ku Hendrick? membatalkan rencana Zack hanya dengan cara itu—


Vegas terdiam, tubuhnya seakan lemas dan dunia seakan berputar dengan cepat. "Apa ini?" gumam Vegas tak percaya.


Dengan cepat Vegas turun dari dalam mobil dan bergegas kembali menuju apartemennya. Vegas berlari saat keluar dari lift, masuk ke dalam kamar dan mencari sebuah benda yang juga dia simpan. "Ternyata kau orangnya?" gumam Vegas tak percaya. Di tangannya kini menggenggam sebuah gelang kecil dengan kupu-kupu yang berada di sisi kanan dan kiri gelang itu.


Setelah cukup tersadar dari kebingungannya, Vegas langsung menghubungi Rose beberapa kali, namun Rose sangat sulit dihubungi membuat Vegas kesal dan tak sabaran. "Angkat Rose!" desis Vegas kesal, biasanya juga Rose yang selalu menghubunginya pagi-pagi seperti ini, mengapa sekarang Rose sangat sulit untuk dihubungi?


Karena tak ingin menghabiskan waktu lebih lama lagi, Vegas pun bersiap untuk pergi ke Desa saat ini juga. "Kau bahkan tidak mencantumkan alamat kemana aku harus pergi mencari mu Helena," gumam Vegas yang begitu kesal pagi ini, jangankan alamat ponselnya pun tidak bisa dihubungi sama sekali.


Vegas masuk ke dalam mobil dan mengenakan seat belt dengan begitu cepat, tanpa memanaskan mobil terlebih dahulu Vegas pun langsung menginjak gas dan melakukan perjalanan menuju desa tanpa memberi kabar terlebih dahulu kepada manajernya untuk izin bekerja, dalam pikirannya hanya Helena yang sedang dia pikirkan.