Beauty And The Boss

Beauty And The Boss
Menghampiri Helena



Venezuela,


Helena menghela nafasnya panjang, dia menatap pantulan wajahnya sendiri dari cermin, tak ada sedikitpun raut wajah bahagia dari calon pengantin wanita yang kini terjebak dalam sebuah ruang rias, dia sudah tidak bisa melakukan apapun lagi, bertindak pun sudah tidak ada yang mempercayainya lagi.


Untuk pertama kalinya, Helena meraih ponsel dan mulai membuka daftar blokiran Vegas dan semua orang yang dia kenal di Kolombia, dia tidak akan menghindar lagi seperti seorang pengecut, dia akan berpamitan dan meminta maaf sudah mengganggu waktu mereka demi misi gagalnya, dia terlalu pengecut untuk mengatakan langsung pada Vegas, menanti pria itu untuk membaca surat dalam kotak dan menanti reaksi apa yang akan di lakukan Vegas.


Helena kembali menghela nafasnya, dia merindukan pria itu, dia tidak akan tergesa-gesa pergi jika Zack tidak mengancamnya akan menjemput Helena saat itu juga, tidak ada waktu dan tidak ada pilihan lain. Saat menuliskan surat, Helena yakin jika Vegas belum membuka kotak yang dia berikan, entah bagaimana reaksi pria itu jika tahu Helena adalah bagian dari masa lalunya yang kini kembali datang dengan sebuah masalah yang berhubungan dengan Ayahnya yang sudah berhasil Vegas lupakan.


Helena dengan hati yang berat mempertimbangkan harus kah dia menghubungi pria itu sekarang? apakah Vegas sedang tidak sibuk dengan jadwalnya yang padat? bagaimana reaksi Vegas kini saat sudah mengetahui Helena adalah wanita yang dulu pernah membuat janji namun tetap meninggalkannya juga?


Tanpa ingin mengulur waktu lagi, Helena mulai menekan nomor Vegas untuk dia hubungi, Helena sudah siap dengan segala konsekwensinya dan dia hanya ingin berpamitan pada Vegas. "Halo Helena!" suara Vegas di sebrang sana membuat Helena senang bercampur sedih, akhirnya dia bisa kembali mendengar suara pria itu.


"Vegas, aku—"


"Belum, aku masih berada di ruang rias, kau tahu aku akan menikah hari ini?" tanya Helena dengan bingung.


"Semalam ada seseorang yang memberitahu ku, tunggu aku sebentar lagi."


Tut! panggilan itu terhenti begitu saja, kerutan di kening Helena langsung muncul dan tampak kebingungan dengan semua yang terjadi. Apa maksud dari kata tunggu aku sebentar lagi? apakah Vegas berada di Venezuela? pria dengan jadwal pekerjaan yang menumpuk itu kini menghampirinya kemari? Apa Helena baru saja bermimpi?


***


Vegas melangkah kan kakinya saat pesawat yang dia kendarai sudah mendarat di Venezuela. Semalam, saat Vegas akan melepaskan Helena dan memilih untuk mengubur semua tentang masa lalunya agar tidak terlibat lagi dengan Daddynya, sebuah nomor tak dikenal mengirimkan sebuah pesan suara dan beberapa pesan text lainnya yang membuat Vegas cukup terkejut. Disana Vegas mendengar suara pria yang sedang mengancam Helena dengan ucapan cukup kasar. [Tolong bantu aku, aku hanya wanita rendah yang tidak memiliki keberanian apapun, aku ingin bertindak tapi aku takut Zack mengancam nyawa ku atau keluarga ku. Hanya kau satu-satunya orang yang dapat membantu, Helena akan menikah besok pagi pukul 7, kau hanya perlu membawa rekaman suara ini dan foto keluarga mu saat kecil, foto yang sama yang selalu ayahmu simpan di dalam dompetnya, dengan begitu orang-orang akan percaya dan Zack bisa test DNA dan di batalkan menjadi penerus warisan kakek mu. Bukan hanya Helena yang kau selamatkan, tetapi hak mu sebagai penerus warisan yang sesungguhnya.] lalu orang itu pun mengirimkan sebuah alamat lengkap di mana pernikahan Helena akan berlangsung.


Perstanan dengan warisan, yang kini Vegas inginkan hanyalah Helena, tidak perduli pada warisan atau hal yang lainnya lagi.