Beauty And The Boss

Beauty And The Boss
Bab 21 : Minta Maaf



Vegas sudah menunggu lebih dari 15 menit tapi Helena belum juga kembali mengambil pakaian yang dia inginkan, Vegas mengakhiri panggilannya bersama Rose. Kerena merasa ada sesuatu yang tidak benar, Vegas pun langsung bergegas masuk bangun dari duduknya dan berjalan menuju ruang pakaian yang ada di ujung lorong. "Apa kau gila!" terdengar suara Helena yang tampak marah, hal membuat Vegas dengan cepat membuka pintu ruangan dan amarah seketika mengelilinginya.


"Apa ini!" pekik Vegas sambil menarik John dan mendorongnya dengan kasar.


John terlihat panik sambil melambaikan tangannya kepada Vegas. "Astaga, untung kau datang tepat waktu. Aku ingin membantu Helena mencari pakaian, tapi dia malah menggoda ku dan menarik ku ke ujung tembok."


Helena yang mendengar itu dengan cepat menggelengkan kepalanya, ini tidak sesuai dengan apa yang baru saja terjadi, pria satu ini memang sudah gila sepertinya. "Tidak Vegas, dia—"


"Apa kau selalu menggoda pria lain seperti ini dibelakang ku?" Tanya Vegas membuat Helena menatap tak percaya ke arah Vegas.


Helena menggelengkan kepalanya dengan sangat pelan, tidak percaya jika Vegas benar-benar bisa mengatakan hal itu. "Apa maksud mu? kau pikir aku wanita yang seperti itu?" tanya Helena marah dan kecewa yang sudah bercampur.


Belum juga Vegas menjawab ucapan Helena, wanita itu sudah pergi keluar dari ruangan sambil menahan air mata dan rasa sesak di dalam hatinya. Ini adalah hal yang sangat menginjak harga dirinya, jika orang lain yang mengatakan hal itu mungkin Helena hanya akan marah, tapi ini adalah Vegas, orang yang ingin dia gapai dan sangat dia cintai.


Tanpa pikir panjang lagi Vegas pun keluar dari ruang pakaian dan berlari kecil menuju ruang pemotretan mencari Helena yang entah ke mana perginya. Hati Vegas benar-benar tak tenang saat melihat wajah kecewa yang ditunjukkan Helena, rasanya seperti sesak dan ikut merasa sakit tanpa Vegas sadari. "Helena," panggil Vegas pelan saat melihat wanita itu sedang berbincang dengan seorang crew yang ada di ruang rias.


Helena menoleh, dia menatap ke arah Vegas seakan tidak ada masalah apapun, membuat Vegas yang awalnya ingin minta maaf menjadi sedikit canggung dengan reaksi Helena yang seakan tak acuh. "Ayo cepat kenakan ini, sebentar lagi pemotretan akan dimulai," ucap Helena yang terkesan lebih dingin untuk kali ini. Tidak ada senyuman yang biasanya wanita itu tampilkan, wajahnya benar-benar datar tanpa ekspresi.


"Kau marah?" tanya Vegas saat menerima pakaian yang diberikan oleh Helena.


"Aku akan menunggu di luar, Marteen sepertinya meneleponku." Tanpa menjawab dan tidak melirik Vegas sedikitpun, dia berjalan melewati Vegas begitu saja.


Lagi-lagi Vegas hanya bisa menghembuskan nafasnya pelan, jika sudah seperti ini apa yang harus dia lakukan? haruskah dia merasa senang karena mungkin saja Helena akan mengundurkan diri menjadi asistennya, tapi yang dirasakan Vegas kini adalah rasa bersalah dan ingin cepat-cepat minta maaf.