Beautiful Gumiho

Beautiful Gumiho
Mengingat masa lalu



Go Nana diam sejenak. Dirinya berhadapan dengan kepercayaan keluarganya. Tapi di jaman yang berbeda ini. Pasti merubah semua nya. Jaman dulu tidak seperti jaman sekarang. Banyak perubahan yang terjadi.


Walaupun tinggal di hutan Go Nana selalu update mengenai perkembangan jaman. Dia selalu menggunakan kekuatannya untuk melihat dunia luar. Maka dari itu dia mudah beradaptasi.


Go Nana menghela napas.


"Karena kau keturunan orang itu, aku akan sedikit bercerita. Sebenarnya namaku adalah Kim Hye Rin."


Kang Young melotot. Dia kaget. Bukankah Kim Hye Rin adalah nama putri sang raja.


flasback


Kim Hye Rin sedang menikmati danau di istana nya. Dia menikmatinya sambil minum teh hijau. Dengan gerakan elegan seperti putri pada umumnya.


Di lain sisi, sang raja yang di temani jendral nya berhenti sejenak.


"Kau lihat, putri ku sudah tumbuh dewasa."


"Benar yang mulia."


"Aku akan menyerahkan keselamatan putriku padamu, jagalah dia."


"Titah baginda adalah perintah mutlak untuk hamba."


"Bagaimana keadaan So Inna, kau merawatnya dengan baik kan. Dia adalah gumiho terakhir. Rawatlah dia".


"Baik yang mulia."


"Aku mengandalkan mu Kang jo shi, hampiri putriku. Sepertinya dia menunggumu."


Kang Jo Shi hanya menganngguk dan pergi undur diri.


--------


Kim Hye Rin mendengus kesal. Orang yang tunggu belum datang. Atau tidak datang. Jangan-jangan dia berbohong. Dasar menyebalkan, batin Kim Hye Rin.


"Menunggu ku yang mulia."


"Kau terlalu percaya diri, aku sedang minum teh, dengar aku tak menunggu orang yang suka mengganggu diriku."


"Oho... yang mulia, kau marah. Lihat bibir manyun mu saja maju, seperti.."


"Diam.... atau ku hajar, bibir ku bukan seperti pantat ayam."


"Kau mengerjai ku."


"Hamba tidak berani yang mulia, ampun!"


Sambil mengejar Kang Jo Shi, Kim Hye Rin tertawa keras.


"Sini kau jendral pengganggu."


Aksi kejar-kejaran itu di tonton banyak dayang. Para dayang tertawa melihat kekonyolan mereka.


"Aduh... capek sekali, kau seperti kuda saja, sangat lincah."


"Ha ha ha, anda terlalu berlebihan yang mulia.


Mereka akhirnya duduk dan bicara. Kim Hye Rin sangat senang. Dia menganggap Kang Jo Shi sebagai kakak sekaligus sahabatnya. Berkat dirinya dia merasa terhibur. Walapun kadang sangat jengkel.


Flasback And


Go Nana tersenyum mengingat kejadian itu, dia jadi merindukan sang jendral.


Kang Young yang mendengar cerita itu tak percaya. Seorang putri sangat dekat dengan jendral raja. Kenapa raja memperbolehkan putrinya bersama seorang laki-laki. Bukankah pada masa itu seorang perempuan sangatlah di hormati. Atau jangan-jangan raja ingin menjodohkannya dengan nenek moyangnya.


Kang Young menggeleng-gelengkan kepala menyangkal pemikirannya.


Go Nana melihat Kang Young merasa heran. Dasar orang tua aneh, dia menggelengkan kepala seperti ulat saja.


"Apa aku boleh keluar? Terus terang aku sangat lapar. Mengingat kemarin belum makan sama sekali".


" Astaga maafkan ketidak pekaan ku yang mulia, mari silahkan, saya akan menunjukkan ruangannya."


"Jangan formal kepada ku, terlihat sangat aneh, aku bukan putri. Statusku disini adalah menumpang".


" Baiklah."


"Pergilah, bukan kah kau akan bekerja kek."


Kang Young kaget ketika dirinya di panggil kakek, dia senang. Ternyata gumiho di depannya sangat lah menghormatinya. Kang Young pun pergi meninggalkan Go Nana sendirian.


Go Nana berjalan mengelilingi rumah Kang Young serta mencari makanan. Mudah baginya menemukan tempat makanan. Karena penciumannya yang sangat tajam mempermudah dia dalam menemukan sesuatu.