
Jo Jihan sudah berada di kamar Kim Hye Rin. Dia berjalan perlahan menuju tempat tidur Kim Hye Rin. Kim Hye Rin sangat tertidur pulas.
"Setelah malam ini, kehidupan mu akan berubah. Kau akan menjadi gumiho dan meninggalkan Kang Jo Shi." Sambil membuka mulut Kim Hye Rin.
Jo Jihan memasuk kan mutiara itu ke dalam mulut Kim Hye Rin. Namun sebelum nya dia membuat Kim Hye Rin tertidur pulas. Dengan kekuatan nya. Jo Jihan menaruh mutiara itu tepat di jantung Kim Hye Rin.
"Selamat menikmati hidup terakhir mu sebagai manusia. Besuk ku pastikan kau akan berubah jadi gumiho." Sambil menghilang.
---------
Pagi sudah tiba Kim Hye Rin hari ini akan jalan-jalan ke pasar. Dia akan pergi sendiri. Kim Hye Rin menyelinap memakai pakaian biasa. Dia tidak mau para penjaga mengetahuinya.
Sampai di pasar, Kim Hye Rin melihat berbagai macam hiasan rambut dan membelinya.Tanpa di sengaja, ada nenek tua yang menabraknya.
"Astaga... Apa Kau buta. Dasar nenek peyot." Ucap Kim Hye Rin.
"Maafkan aku nak! Sungguh aku tak sengaja."
"Hais... Lihat semua karena ulahmu, barang-barang ku jadi jatuh semua. Sini! Kau harus di hukum." Kim Hye Rin membawa nenek itu menjauh dari pasar.
"Kau lihat semua jadi kotor, aku tak mau tahu kau harus ganti rugi atau ku hukum."
"Jangan kasar nak! Tolong lepaskan saya."
"Tidak akan." Sambil menarik tangan sang nenek.
Sang nenek tua itu sangat marah. Dia mengeluarkan botol yang berisi air. Kemudian menyiramkan nya kepada Kim Hye Rin.
Byur
"Apa yang kau lakukan."
"Dengar, karena kau kasar dan sombong. Maka kau ku kutuk menjadi gumiho. Kutukan akan hilang jika ada seseorang yang tulus mencintaimu." Ujar sang nenek. "Pergilah ke hutan keramat untuk merenungi kesalahamu."Ucap nenek itu lagi.
Kim Hye Rin langsung masuk kamar. Dia kesakitan menahan panas di tubuh nya. Kang Jo Shi yang melihat Kim Hye Rin berlari merasa ada yang aneh. Kemudian dia menghampiri nya.
"Yang mulia. Apa yang sebenarnya terjadi." Sambil menghampiri Kim Hye Rin yang sedang mengipasi dirinya.
"Jendral Kang. Sepertinya ada yang salah dengan tubuh ku. Dengarkan aku. Jika ada apa-apa dengan ku. Kau harus terus bersama ayahanda. Apa pun yang terjadi." Titah Kim Hye Rin
Kang Jo Shi kaget medengar hal itu. Dia tak mengerti arti perkataan Kim Hye Rin. Tiba-tiba saja ada tusuk rambut jatuh dari baju Kang Jo Shi. Kim Hye Rin pun mengambil nya.
"Ini bagus sekali. Sambil melihat tusuk rambut itu. "Ada nama ku, kau mau memberikan nya pada ku." Tanya Kim Hye Rin.
Kang Jo Shi mengangguk. Dia sedikit malu mengakui nya.
"Terimakasih. Aku akan menyimpan nya. Sekarang tolong beritahu ayahanda. Kalau aku tak bisa datang di acara ulang tahun nya nanti malam." Perintah Kim Hye Rin.
" Pergilah." Perintah Kim Hye Rin.
"Saya akan memanggil tabib yang mulia." Ucap Kang Jo Shi.
Kang Jo Shi langsung pamit meninggalkan Kim Hye Rin dan menuju ke rumah sakit istana. Kemudian dia akan memberitahu raja kalau sang putri sedang kurang sehat.
Sementara itu Kim Hye Rin semakin kepanasan. Dia sungguh kesakitan. Tak lama kemudian dia mulai mengeluarkan ekor. Kim Hye Rin pun kaget. Apa kutukan nenek peyot itu menjadi kenyataan?. Dia tak menyangka akan terjadi secepat ini.
Kim Hye Rin merasa menyesal. Dia menangis dalam diam. Sekarang wujud nya sudah berubah menjadi gumiho.
Kim Hye Rin merubah diri menjadi rubah kecil berwarna merah. Dia lari keluar istana. Dia naik ke atas pohon dan melihat seluruh istana. Mulai malam ini dia akan meninggalkan istana. Seperti yang dikatakan nenek itu, dia akan menuju hutan keramat.
Dari kejahuan tampak seseorang yang mengamati Kim Hye Rin. Dia tersenyum penuh kemenangan.
"Akhirnya, aku bisa membuat mu jauh dari Kang Jo Shi." Gumam Jo Jihan.
Orang itu adalah Jo Jihan. Dia melihat semua kejadian yang menimpa Kim Hye Rin dari awal hingga akhir.