Beautiful Gumiho

Beautiful Gumiho
Taman Bermain 2



Kang Joon dan Go Nana menikmati semua kegiatan mereka. Kini keduanya kelelahan dan duduk di bangku taman wahana tersebut. Tiba-tiba ada yang memanggil Kang Joon.


"Hai... Kang Joon." Sapa Oh Gil Han


Kang Joon meneloh ke samping. Dia melihat Oh Gil Han dengan Kim Nara. Kim Nara hanya diam memalingkan mukanya. Dia tak mau menyapa Kang Joon.


"Kau kencan." Kata Kang Joon.


"Binggo."


"Baguslah, aku ikut senang."


"Bukan kah dia yang ada di festival malam itu." Sambil menunjuk Go Nana


"Iya."


"Wah... bisa kenalan nih." sambil melepas tangan Kim Nara.


Kim Nara pun sangat jengkel, kenapa harus gadis itu lagi yang merusak momennya.


Oh Gil Han berjalan mendekati Go Nana, dia sejujurnya sangat penasaran. Siapa gadis yang ada di samping Kang Joon. Pasalnya dia gadis tercantik yang pernah ada. Pantas saja Kang Joon protektif sekali padanya.


"Hai... kita ketemu lagi." Sapa Oh Gil Han


Go Nana mendongak keatas, dia melihat Oh Gil Han dan gadis yang pernah bersama dengan Kang Joon.


"Gadis menyebalkan itu lagi." batin Go Nana.


"Hai... Go Nana." Sambil berdiri dan mengulurkan tangan.


"Ah... iya.. " membalas uluran tangan


Kang Joon yang melihat itu sangat cemburu. Go Nana dengan inisiatifnya berjabat tangan dengan Oh Gil Han. Kim Nara yang melihat itu mulai mendekati Kang Joon.


"Hai Kang Joon."


Tak ada jawaban


"Ayo kita naik biang lala."


Tak ada jawaban


Dengan berani Kim Nara memegang tangan Kang Joon. Kang Joon yang merasa tangannya di sentuh sesuatu menepisnya kasar. Go Nana yang melihat amarah Kang Joon bergidik ngeri.


"Sungguh menyeramkan." gumam lirih Go Nana


"Apa?" tanya Oh Gil Han


"Gil Han, sebaiknya kau pergi dengannya dulu." sambil melirik Kim Nara.


"Sepertinya aku harus pergi, aku tak mau membangunkan singa tidur." batin Oh Gil Han


Tanpa pikir panjang Oh Gil Han menyeret tangan Kim Nara meninggalkan mereka berdua. Tanpa di duga, Go Nana mendekati Kang Joon dan mencium pipinya.


Cup


"Jangan marah lagi." sambil berbisik di telinga Kang Joon


Sontak Kang Joon kaget, seketika marahnya hilang entah kemana. Dia diam mematung. Karena tak ada respon Go Nana menciu* Kang Joon lagi.


Cup


Kang Joon meleleh di buatnya. Kakinya lemas tak bertenaga. Wajahnya merah merona. Badannya langsung merosot kebawah.


"Hai... Kang Joon, apa kau sakit." Sambil memegang pipi Kang Joon.


"Tidak.. aku hanya."


"Syukurlah." sambil memeluk Kang Joon


Kang Joon yang mendapat perlakuan itu hanya menikmati saja. Kapan lagi dia di peluk Go Nana. Dan bonusnya, dua benda lembut itu menyentuh dada bidangnya. Otomatis Kang Joon senyum-senyum sambil menutup mata.


Merasa ada yang aneh Go Nana melepas pelukan nya. Go Nana tak habis pikir, cepat sekali perubahan wajah Kang Joon.


"Hei..Kang Joon."


"Iya." jawab Kang Joon singkat


"Sudah puas."


"Tentu, sudah kenyang malah."


"Ya... Kang Joon. OTAK MESUM MU ITU HARUS DI MASUKI AIR BIAR BERSIH." teriak Go Nana


Doeng


Kang Joon langsung sadar seketika. Semua orang berbisik dan melihat kearahnya. Sungguh dia sangat malu. Sambil berdiri Kang Joon menarik pergelangan tangan Go Nana dan dia juga menutupi sebagian mukanya.


"Ayo.. kita keluar dari taman bermain ini, aku sungguh sangat kehilangan muka Go Nana."


"Ha...ha... salah sendiri.. Makanya jangan me..."


"Sttttt... diamlah." sambil berbisik.


Akhirnya mereka meninggalkan taman bermain itu. Lagi pula hari juga sudah sore. Kang Joon tak mau kakeknya marah besar.


"Haisss... kalau kakek tahu kejadian ini, bisa habislah aku. Sungguh memalukan." batin Kang Joon