
Kang Jo Shi menemui sang raja. Dia memberitahu perihal yang menimpa sang putri. Namun sebelum dia memberitahu raja, tabib istana datang dengan tergesa-gesa.
"Ampun yang mulia. Saya di minta jendral Kang untuk memeriksa keaadaan yang mulia putri. Tapi yang mulia putri tidak ada di kediaman nya yang mulia." Ucap tabib itu.
Raja langsung berdiri. Dia bergegas menuju kediaman putrinya. Kang Jo Shi mengikuti raja dari belakang. Hati nya gelisah.
Sampai di kediaman putrinya, raja langsung masuk. Dia mencari keseluruh kediaman sang putri namun nihil. Dia memperintahkan jendral Kang untuk mencari putri nya ke seluruh kerajaan.
Barita kehilangan sang putri sudah menyebar ke berbagai kerajaan lain nya. Kang Jo Shi masih tetap berusaha mencari Kim Hye Rin. Sedangkan raja mendadak sakit parah.
Sementara itu Kim Hye Rin menuju hutan keramat. Dia masuk ke dalam hutan. Kim Hye Rin melihat sebuah istana kecil. Dia masuk ke istana tersebut. Di dalam istana itu ada pesta perayaan. Para siluman dan penjaga sedang menikmati arak dan makanan di sana. Dari kejahuan Kim Hye Rin melihat sosok yang dia kenal. Dia di kelilingi banyak wanita. Bahkan tak segan-segan sosok itu yang dia kenal itu mencium para wanita itu.
Kim Hye Rin mengepal kan tangan nya kuat. Emosi nya memuncak. Dia menghampiri sosok itu dengan wujud gumiho nya.
"Ternyata kau pencinta para wanita Yun Shang." Ucap sinis Kim Hye Rin.
Yun Shang menatap Kim Hye Rin. Dia kaget. Yun Shang langsung berdiri dan menghampiri Kim Hye Rin.
"Ternyata dia tak bohong. Kim Hye Rin berubah jadi gumiho." Batin Yun Shang.
"Semua yang kau lihat tak seperti yang kau pikirkan." Bela Yun Shang.
Namun tiba-tiba salah seorang wanita itu datang bergelayut manja pada Yun Shang.
"Bukan kah kita akan melakukan itu di kamar!" Ucap wanita itu.
Kim Hye Rin melotot mendengar perkataan wanita tersebut. Emosi nya memuncak. Cinta nya terhadap Yun Shang luntur seketika. Kekesalan dan pengkhianatan menjadi satu. Dulu Yun Shang meninggalkan nya tanpa sepatah kata apa pun. Sekarang dia melihat Yun Shang dengan banyak wanita.
"Jadi kau pergi meninggalkan ku dan bermain dengan para wanita ini Yun Shang." Sambil menatap Yun Shang.
Yun Shang segera mendorong wanita itu sampai tersungkur.
"Dengar, aku tak meninggalkan mu. Aku di usir oleh jendral itu." Bela Yun Shang.
"DIAM." Bentak Kim Hye Rin. "Kau jangan membawa Kang Jo Shi untuk di jadikan kambing hitam."
"Aku tak menyangka, apa yang dikatakan Kim Jo Shi memang benar? Jika dia mengusirmu dari istana. Itu adalah tindakan yang tepat." Ucap Kim Hye Rin.
"Apa kau tidak mencintaiku. Aku sangat mencintaimu." Ucap Yun Shang.
"Semua rasa ini sudah mati Yun Shang."
"Tidak..! Kau harus jadi milik ku." Ucap Yun Shang.
Kim Hye Rin sangat marah. Dia mengeluarkan aura merah di sekitar tubuhnya.
"Kau tak pantas mengatakan itu. Mulai sekarang nama ku bukan Kim Hye Rin. Kim Hye Rin sudah mati. Ku perintahkan kalian semua pergi dari sini." Teriak Kim Hye Rin menggema di seluruh ruangan.
Blar
Satu persatu siluman menghilang. Kini giliran Yu Shang.
"Tidak. Jangan seperti ini. Aku tak ingin pergi. Aku ingin tetap bersamamu. Kau harus jadi ratuku." Kata-kata terakhir Yun Shang sebelum menghilang.
"Mulai sekarang aku akan tinggal di sini dan merubah nama ku menjadi Go Nana." Gumam Kim Hye Rin.
------
Kang Jo Shi berada di kamar Kim Hye Rin. Dia menatap setiap sudut kamar tersebut. Air matanya tanpa sadar menetes. Kalau waktu bisa di putar kembali. Dia memilih untuk tetap tinggal pada saat Kim Hye Rin menyuruh nya pergi. Tiba-tiba Jo Jihan datang. Dia menghampiri Kang Jo Shi.
"Sudahlah! Jangan terpuruk terlalu dalam jendral Kang. Aku akan selalu menemani mu. Menggantikan posisi putri Kim Hye Rin." Ucap Jo Jihan.
"Yang mulia selalu ada di hatiku dewi. Sebesar anda mencoba menggantikan dirinya. Anda tidak akan pernah bisa."
"Apa yang di milikinya. Sampai kau menolak ku seperti ini."
"Dewi tentu tidak tahu. Bahwa hati saya sudah menjadi milik putri Kim Hye Rin."
Jo Jihan sangat kesal mendengar perkataan Kang Jo Shi. Dia berjanji akan memisahkan mereka lagi, jika kelak Kang Jo Shi bereinkarnasi.