
Kini Go Nana sudah sampai di kamar milik nya. Dia sangat kesal dengan Kang Joon.
"Dasar laki-laki menyebalkan!" Gumam Go Nana.
"Siapa yang menyebalkan Nona Go?"
"Pasti cucu sialan itu, Kang Joon harus di beri hukuman." Batin Kang Young
------
Sementara itu di ruang kelas Kang Joon
Hacin... hacin....
"Cih... siapa yang telah membicarakan ku, hidungku gatal sekali." Batin Kang Joon.
--------
Kembali ke kamar Go Nana
"Astaga kagetnya." Sambil berjingkat dan mengelus dada."
"Maafkan aku, aku tak bermaksud mengagetkanmu."
"Ah... tak apa kek." Sambil duduk di tepi ranjang tempat tidur.
"Nona Go, maaf bila aku lancang, tolong beri tahu aku bila nona pergi."
"Oh... Astaga kakek, maafkan aku. Karena membuat mu khawatir."
"Tak apa yang penting kau kembali, nona Go nanti malam pergilah ke ruang perpustakaan. Ada yang ingin aku bicarakan denganmu."
"Tentu kek, aku akan ke perpustakaan malam ini."
"Beristirahatlah." Sambil pergi ke luar kamar Go Nana.
Go Nana akhirnya merebahkan dirinya di kasur kemudian dia terlelap sampai malam menjelang.
"Pukul berapa ini, ah... lapar sekali, aku harus mengisi perutku."
Go Nana membuka kamarnya dan menuju dapur. Tapi dia urungkan. Karena mendengar Kang Joon berbicara dengan seseorang di ruang tamu.
"Gadis itu lagi, cih... menyebalkan." Gumam Go Nana.
Kang Joon yang melihat Go Nana langsung memanggil dan menghampirinya.
"Ya... Go Nana, aku baru saja pulang. Ayo ikut bersamaku. Temani aku duduk bersama temanku." Sambil meraih tangannya.
"Ada apa dengannya, apa dia marah. Tapi kenapa. Apa Karena masalah tadi." Batin Kamg Joon.
Namun tiba-tiba Kim Nara menghampirinya.
"Kang Joon, kita harus menyelesaikan tugas kita, agar cepat selesai."
Mendengar gadis itu bicara, Go Nana tambah kesal. Ingin rasanya dia mencabik habis muka gadis itu. Karena tak tahan Go Nana pun mengabaikan mereka dan pergi mencari makanan.
"Dasar menyebalkan." Batin Go Nana
Kang Joon hanya melongo keheranan. Kim Nara yang melihat itu pun penasaran. Siapa sebenarnya gadis tadi. Tapi dia hanya bisa diam. Sebab dia takut kalau Kang Joon akan membencinya jika Kim Nara bertanya mengenai gadis itu.
"Ayo kita lanjutkan." Sambil menarik lengan Kang Joon.
Kang Joon tak bergeming, dia tetap menatap kepergian Go Nana sampai bayangannya menghilang.
"Pulanglah."
"Tapi Kang Joon."
"Pulanglah".
"Tugas kelompok kita belum selesai."
"Apa kau tidak dengar, pulang. Aku tak mau melihatmu lagi. Kau pikir aku tak tahu apa yang kau lakukan."
"Apa maksudmu Kang Joon."
"Cih jangan pura-pura tak tahu."
"Aku memang tak tahu."Sambil mengusapkan air mata."
"Kau membayar dosen itu untuk satu kelompok denganku kan?" Ujar Kang Joon sambil mengejek.
"Dari mana kau.."
"Dengar Kim Nara, aku memang sengaja diam, aku ingin melihat siapa dirimu sebenarnya, ternyata kau menghalalkan segala cara untuk dekat denganku."
"Kang Joon kau keterlaluan."
"Terserah, tapi aku tak suka cara mu, pergilah sebelum aku hilang kesabaran. Dan satu hal lagi. Aku akan bilang pada dosen itu untuk mengembalikan uangmu. Lagi pula kelompok ku seharusnya OH GIL HAN." Ujar Kang Joon sambil meninggalkan Kim Nara.
Kim Nara hanya menangis tersedu-sedu. Dia sangat malu kepada Kang Joon. Karena tak kuat menahan malu akhirnya dia pergi dari rumah Kang Joon.