
Go Nana sudah berada di pinggir hutan keramat. Dia mencari keberadaan nenek tua itu. Tapi nihil. Nenek itu tak muncul. Akhir nya Go Nana memutuskan untuk menunggunya di tempat terakhir mereka bertemu.
"Apa aku langsung ke Gunung Sinan." Gumam Go Nana.
Gunung Sinan terletak di sebelah utara hutan keramat. Banyak siluman yang hidup di Gunung Sinan. Tak ada manusia yang berani datang ke gunung tersebut.
Go Nana tak punya pilihan. Dia harus mengetahui cara untuk kembali menjadi manusia. Maka dari itu dia putuskan pergi ke gunung Sinan.
Sementara itu Kang Joon mencari kakek nya. Namun kakek nya sudah berangkat ke kantor. Melihat tuan mudanya berlarian kesana kemari pelayan Jo pun menghampiri nya.
"Tuan muda, sedang mencari apa?"
"Kakek tak ada. Pasti sudah berangkat kerja." Ucap Kang Joon.
"Tuan sepuh tadi berpesan kalau tuan muda ingin mencari nona Go. Tuan harus pergi ke gunung Sinan."
Kang Joon langsung bergegas menuju gunung sinan. Dia akan mencari Go Nana ke sana. Apa pun yang terjadi nanti, Kang Joon akan tetap bersama Go Nana.
-------
Go Nana sudah sampai di gunung Sinan. Dia belum pernah kesini. Kehadiran nya mengundang banyak siluman lain. Sosok Go Nana yang tampil cantik dan elegan membuat para siluman lain meneteskan air liur mereka.
"Sepertinya... Ada mahluk yang tersesat." Gumam Salah satu dari mereka.
"Minggirlah! Jangan menghalangi ku." Sambil mengeluarkan aura merahnya.
"Sial... Aku semakin menyukainya."
Go Nana mulai menyerang mereka.
Bug
Bug
Crass
"a....a....a! Ini sangat sakit. Siapa kau sebenarnya. Tuan tolong kami."
Tiba-tiba seseorang muncul. Seorang pria yang sangat tampan.
"Jangan membuat keributan di wilayahku." Sambil terbang menghampiri Go Nana.
"Wow... Tak ku sangka calon ratu gunung Sinan ada di sini."
Calon ratu. Sejak kapan dia menjadi calon ratu. Kenal juga tidak.
"Tuan Yun Shang pasti sangat senang jika kau datang ke sini Kim Hye Rin."
"Perkenalkan aku Choi Shin. Panglima gunung Sinan." Sambil menatap Go Nana.
"Aku tak mengenalmu. Biarkan aku pergi." Ucap Go Nana.
"Hem.... Tuan sudah lama meninggalkan gunung Sinan. Jika kau di sini pasti dia akan kembali."
"Sialan.... Merak pengganggu." Terbang menjadi gumiho
"Dia benar-benar kuat, pantas tuan sangat menginginkan nya. Tak hanya cantik. Jiwa dan tubuh nya sangat murni. Menikahi nya pasti membuat seseorang itu tak terkalahkan." Batin Choi Shin.
Tiba-tiba tali menjerat tubuh Choi Shin. Dia terlalu lengah. Kalut dengan pemikiran nya. Go Nana melempar Choi Shin ke bebatuan. Tubuh Choi Shin mengeluarkan banyak darah.
Choi Shin menggunakan aura hijau nya untuk memutus kan tali yang menjerat tubuhnya. Dia mengeluarkan pedang mata satu nya. Dan mengarahkan ke arah Go Nana.
"Jika kau melanjutkan nya. Kupastikan kau akan mati ditangan ku Choi Shin." Ancam Yun Shang.
Choi Shin mendengar kata-kata Yun Shan. Sesaat kemudian Yun Shang muncul dengan gaya elegan.
"Maaf tuan ku. Saya tak punya pilihan lain."
"Pergilah." Perintah Yun Shang. "Ratuku...! Aku tak menyangka kau datang ke gunung Sinan."
"Jangan menggangguku Yun Shang."
"Sepertinya kau kehabisan banyak tenaga." Ucap Yun Shang.
"Bukan urusan mu." Berubah menjadi manusia dan berjalan sempoyongan.
Dengan sigap Yun Shang menghampirinya. Dia menopang tubuh Go Nana.
Go Nana menatap Yun Shang. Pandangan nya sedikit mengabur. Dia terlalu banyak menguras energi. Karena tak kuasa menahannya Go Nana pingsan. Yun Shang menggendong Go Nana ala bridal Style dan menghilang.