Bastianku

Bastianku
Mantan Yang Menyebalkan, Bastian Yang Marah



Depan Rumah Indah.


"Makasih Banyak Ya bas, Buat Hari ini" Ucap indah tersenyum.


"kok cuma ucapan sih, ga ada yang lain gitu?" tanya bastian.


"apa? gw masakin aja ya, mau?" tanya indah.


"boleh deh!" ucap bastian dengan cepat.


"Tapi Ini sudah malam, bagaimana kalau besok?"


"gapapa kali ndah, ayo sekarang aja, gue sudah sangat lapar sejak dengar lu bilang mau masakin gue"


"heleh, modus aja terus lo nya" ucap indah menahan senyum lalu berjalan masuk ke rumahnya dan diikuti oleh bastian yang masih tertawa.


"Indah!!" Teriak suara laki-laki yang menghentikan langkah indah dan bastian.


"Ngapain lo" tanya indah berubah ekspresi.


"Selamat Ulang Tahun" Ucap laki-laki tersebut yang tak lain adalah riko.


"makasi" sahut indah berbalik masuk kerumahnya.


"Ndah tunggu, ini Buat lo" ucap riko menghentikan langkah indah lagi.


"gak usah, makasi" cueknya dan menarik tangan bastian untuk masuk kerumahnya dan menutup pintu nya agar matanya tidak lagi melihat sesosok riko.


Dorr!!Dorr!!!


"ndah, gw masih sayang lo ndah!!, maafin kesalahan gw yang dulu-dulu, ndah!! buka pintunya ndah!!" ucap riko dengan terus mengedor-dor pintu rumah indah.


tanpa disadari sebuah tetesan air mengalir dari mata indah dan membasahi pipi halusnya, Bastian yang daritadi hanya diam pun akhirnya menghapus air mata indah, dan berdiri menuju pintu keluar rumah indah.


Klik..


"Pergi dari sini" ucap bastian.


"gw pacar indah, puas? sekarang lo cabut, sebelum kesabaran gw habis"


"indah, gak akan pernah bisa ninggalin gw, lu cuma jadi pelampiasan dia doang!"


bughhh!


sebuah pukulan keras menghatam wajah tampan riko.


"kalau pun gw jadi pelampiasannya doang, itu urusan gw men, lu gak usah ikut campur dalam hidup gw, apalagi indah!" ucap bastian membuat indah terkejut karna mendengar suara orang yang sedang berkelahi.


"Indah Pacar gw!! jadi siapa lo, larang gw campuri urusan indah"


"Pacar lo bilang? dimana lo kemarin-kemarin?, dimana lo seharian ini? dan dimana otak lo saat nyakiti indah dengan berselingkuh tanpa mikir bagaimana kedepannya perasaan indah" ucap bastian, yang dilihat dan didengar indah.


"Itu urusan gw bangsat!, yang jelas indah masih milik gw"


"Indah Bukan milik siapa-siapa disini, dan juga indah bukan Lagi pacar lo, jadi gak usah ngaku-ngaku dia milik lo, karna nanti lo ndiri yang akan malu"


"Bacot!!" Ucap Riko berdiri dan hendak memukul Bastian namun Indah tiba-tiba datang dan mendorong bastian menjauh sehingga pukulan keras riko terkena di perut indah.


Bruk..


"Indahh!!!" Teriak Bastian yang langsung Memapah Indah ke pelukannya.


"Indah!" Ucap Riko menghampiri indah.


Bastian melihat indah yang pingsan akibat pukulan dari riko, langsung menatap riko dengan tajam,dan meletakkan tubuh indah pelan-pelan di aspal.


Bastian Berdiri dan mengepalkan tangannya,tanpa basa-basi lagi ia langsung memukul Riko dengan sangat keras penuh amarah, Riko tersungkur di aspal dan terbatuk-batuk merasakan sakit serta ngilu di sekujur tubuhnya, baru kali ini ia merasakan sakit yang luar biasa akibat pukulan dari bastian, namun bastian masih belum puas, karna ia merasa pukulan nya tidak sebanding dengan riko yang melukai indah berkali-kali, Tapi ia tahan dan terus menatap riko dengan penuh kebencian.


"Kali Ini gw lepasin, kalau gw sampai lihat lo lagi, jangan harap lo bisa pergi dengan tenang!" Ucap Bastian menggendong Indah dengan hati-hati, dan pergi meninggalkan riko yang masih meringis kesakitan.


Bersambung...