Bastianku

Bastianku
Dia yang Judes tapi menarik.



"Indahhh!!!" Teriak Rere Berlari kearah indah yang sedang menuju kelas.


"Apaan?" tanya indah.


"Ndah, lo tadi kenapa bisa berangkat bareng Bastian??" tanya rere kepo.


"Yah karna kita kemarin tinggal bersama"


"what!!!!!!" teriaknya sekeras mungkin membuat semua orang terkejut dan melirik tajam ke arah rere.


"ahh,maaf maaf" lanjutnya meminta maaf kepada siswa-siswi yang sudah ia kejutkan.


"hahaha lagian lo lebay banget sih"


"Udah lo jangan ngatain gw dulu, Jelasin Yang tadi,Maksud lo apa yang bilang tinggal serumah??" tanya Rere.


"apaan sih, lebay deh serius, iya kemarin gw sama bastian tinggal serumah"


"KOK BISA!"


"karna kemarin kan dia masih belum pulih jadi gw bawa dia pulang kerumah" terang Indah.


"Hanya merawatnya kann???" tanya rere mengintrograsi indah.


"apa isi otak lo!!" Sentil indah ke kepala rere dan melanjutkan jalannya menuju kelas.


"Yaudah, Ayo ikut gw" ajak rere menarik tangan indah.


"aduhh, kemana lagi sih re"Tanya Indah dengan malas.


"udah ikut aja"


"Tadaaa!!!!!"


"apaan" cueknya.


"Bagus gakkkk" Tanya rere dengan menunjukkan Baju baru rere yang ia pesan di teman sekelasnya.


"Iya Bagusss" Pujinya dengan biasa.


"ihh Indahh serius dongg"


"Seriuss ree, udahh ahh Aku kembali ke bangku ku duluu"


"Ihh Indahhhhh" Kesal Rere.


Tapp..tapp..tapp...


segerombolan geng rimba datang dan duduk di sebelah kanan kiri indah.


"Mau apa?" tanya indah.


"Buset, judes banget tuh muka" ucap rangga yang Yang di balas indah Hanya ber'oh ria.


"Apaan"


"Lagi sibuk banget ya?" tanya reno dengan menaikkan alisnya.


"Menurut lo? Gak usah Sok ganteng tuh juga alis lo kenapa naik turun? Eror?" tanya indah.


"udahh gw nyerahhhh" ucap Reno dan menempelkan kepalanya ke meja.


"Indahh" Panggil Niko bergantian.


BRAKK!!!


"kalian ngapain sih? "bentak indah dengan menggebrak meja membuat semuanya terkejut.


"ahaha tidak..tidak apa..kita cabut dulu yak..dulu yakk" pamit revo, niko, dan rangga yang takut karna indah begitu judes.


"Sok cantik, di deketi 3 cowok terpopuler malah di marahi" sindir siswi yang tidak suka kepada indah.


"diem lo, mulut cuma bisanya buat nyinyirin hidup orang" Sahut indah tak kalah pedas.


"Setidaknya gw gak Sok jual mahal kaya lo"


"Emang Hidup lo Udah sempurna apa! Ngurusi Hidup orang lain, Sekolah aja masih gak becus sok ngurusi gw" Sahut indah lagi yang makin emosi.


"Ndah, udah ah ayoo duduk lagii" Lerai Rere dan mendudukkan indah.


"lo kenapa ndah? Pms ya?" lanjut rere bertanya.


"gak tau nih, perasaan gw tiba-tiba daritadi pengen marah-marah terusss"


" ah lo ndah, ayo kita ke kantin aja gimana?"


"hmm oke deh"


" Huuuu, pergi"usir siswi yang tidak suka indah.


BRAKK!!!!


"Jangan Sok Preman deh! Kita sesama makan nasi dan minum air, Jadi Gak usah Sok jadi Ratu di sini" Ucap Indah menggebrak meja didepan siswi tersebut.


"ndahh udahh ayoo" ajak rere.


"udah,gw males"


"Ih tau lah ndahh!" sebal rere dan pergi meninggalkan indah.


" kenapa sama aku ya? kok jadi marah-marah gak jelas gini" ucapnya dalam hati, tiba-tiba perutnya pun sakit, bukan karna ingin BAB atau Muntah,melainkan seperti dilep.


"shhhh, bener kata rere, ini efek pms, mangkannya pemarahku muncul" ucap indah dan berjalan keluar kelas,untuk ijin ke UKS


Bersambung....