Bad CEO

Bad CEO
Nyamuk Nakal



Pagi harinya, Mike mendapati Karin masih tertidur pulas dengan berbantalkan lengan kekar pemuda itu.


Mike kemudian menarik lengannya perlahan agar tidak membangunkan Karin. Dengan cepat ia memakai pakaiannya sebelum Karin bangun, karena Mike tidak mau Karin tau apa yang telah dilakukan Mike tadi malam padanya.


Sebelum Mike meninggalkan Karin di kamar, Mike terlebih dahulu membereskan kekacauan yang ia buat pada Karin.


Sebaik mungkin Mike memakaikan piyama Karin serta tak lupa merapikan tempat tidur gadis itu seperti sediakala sesaat sebelum ia membopong tubuh gadis itu kembali ke ranjang.


"Aku bahkan tidak sadar melakukannya di lantai," gerutu Mike pelan seraya membopong Karin.


Tak lupa Mike mengecup kening gadis cantik didepannya dengan lembut seraya membayangkan apa yang mereka lakukan tadi malam. Terbesit dipikiran Mike untuk mengulangi hal itu pagi ini. Namun, Mike dengan cepat menepis keinginannya. Tubuh Karin benar-benar membuat pemuda itu gila.


Dua jam berselang, Mike kembali disibukkan dengan pekerjaan kantornya. Hari ini ia ada meeting dengan klien wanita yang sudah lama menjadi rekan bisnisnya.


Mike membahas proposal proyek pembangunan mall dan apartemen yang rencananya akan dilakukan di Turki. Dan Klien wanita yang ditemui Mike merupakan wanita asal Turki yang cantik dan seksi.


Wanita itu sudah lama tertarik pada Mike, meskipun Mike tidak menunjukkan ketertarikan berlebih pada wanita itu. Mike hanya menganggapnya sebagai rekan kerja dan teman kencan satu malam saja.


"Tuan Mike, untuk membahas lebih detil mengenai proyek ini, aku bermaksud ingin mengajakmu makan malam di luar. Setelah itu, mungkin kita bisa melakukan hal lain," ujar wanita itu dengan nada sedikit genit.


Mike tersenyum nanar, "Maaf Nona Adelle, aku tidak berminat," tolak Mike halus.


Meskipun tampak kesal karena penolakan Mike, tapi wanita itu berusaha menutupinya dengan tersenyum ramah ke arah pemuda itu.


Di dalam ruangan, Mike kembali berkonsentrasi dengan pekerjaannya. Namun, entah mengapa Mike kembali mengingat peristiwa panas tadi malam antara dirinya dan Karin, hingga membuatnya sulit fokus dengan pekerjaannya.


Mike mulai terngiang-ngiang dengan suara erangan dan lenguhan Karin saat Mike mencumbu dan menggempur tubuh gadis itu.


Mike tidak bisa melupakan sensasi jemari Karin saat menyentuh tiap inci tubuh Mike yang sukses membuat pemuda itu melayang ke angkasa.


Mike kemudian menyadari kalau tadi malam sepertinya Karin terkena efek obat perangsang sehingga membuat gadis itu menjadi tidak bisa berpikir jernih.


"Siapa yang memberinya obat itu?" lirih Mike seraya berpikir keras.


...****************...


Di rumah, Karin tampak bingung dengan apa yang terjadi pada dirinya. Kepalanya terasa pusing dan tubuhnya seperti remuk redam. Terlebih lagi, ia merasakan rasa nyeri luar biasa di **** *************.


"Apa ini karena aku mau datang bulan?. Kenapa aku merasa tubuh ku terasa sakit sekali," rintihnya.


Di rumah, Karin ditemani oleh dua orang pembantu rumah tangga dan seorang tukang kebun.


"Non Karin mau makan apa?, biar saya buatkan," ujar mba Pur, salah seorang ART di rumah Mike.


"Tolong buatin saya bubur sama teh manis hangat ya mba."


"Baik Non."


Karin kemudian membasuh tubuhnya di kamar mandi, berharap mungkin dengan mandi ia bisa lebih segar. Namun, betapa terkejutnya Karin saat mendapati banyaknya bercak kemerahan di kulitnya.


"Apa di rumah semewah ini masih ada nyamuk?. Nyamuk jenis apa sih yang menggigit ku sampai seperti ini?" ujar Karin seraya mengecek tubuhnya.


Karin kembali mengeluh sakit di area bawahnya, "Apa datang bulan ku sudah dekat?" ujarnya lagi di dengan polos.


Karin benar-benar tidak mengingat, apa yang terjadi dengan dirinya tadi malam.