Bad CEO

Bad CEO
Bubuk ajaib



Mike membawa minuman olahannya menuju ke kamar Karin. Saat Mike membuka pintu, ia tidak melihat Karin disana. Mike segera menaruh minuman yang ia bawa di atas nakas.


Mike mengecek ke sekeliling kamar dengan panik, takut kalau-kalau Karin kabur dari rumahnya. Namun, akhirnya ia bisa bernafas lega saat samar-samar ia mendengar suara percikan air dari arah kamar mandi.


Mike mendekat ke arah suara. Tepat saat itu pintu terbuka. Mike tak berkedip saat melihat Karin yang baru saja keluar dengan berbalut piyama bermotif kupu-kupu. Pikiran Mike pun mulai berfantasi liar.


Tahan Mike, kendalikan dirimu, batinnya.


Karin segera menyilangkan kedua lengannya di dada sesaat setelah menyadari keberadaan Mike didepannya.


"Ngapain kamu disini?"


Mike pun segera membalikkan tubuhnya lalu berkata, "Aku hanya ingin memberikan kamu minuman ini. Katanya minuman ini bagus buat kesehatan."


"Taruh saja minumannya disana. Nanti aku minum. Kamu keluar dari kamarku sekarang," jawab Karin sedikit kesal.


"Aku tidak akan pergi sebelum melihatmu meminumnya," bantah Mike.


Karin menatap Mike kesal, "Aku tidak haus," jawabnya ketus.


"Ayolah Karin, aku bukannya melakukan hal yang buruk padamu. Aku hanya memintamu untuk minum obat ini saja."


Dengan terpaksa Karin pun akhirnya mau meminum air yang dibawakan oleh Mike.


Mike pun menepati janjinya untuk pergi setelah melihat Karin menegak habis gelas didepannya.


Malam hari pun tiba, Mike terlihat sedang sibuk di meja kerjanya. Pemuda tampan itu terlihat masih berkutat dengan laptopnya meskipun jam sudah menunjukkan pukul sepuluh malam.


Setengah jam kemudian, Mike beranjak dari duduknya kemudian membuka pintu.


Betapa terkejutnya Mike saat melihat Karin berdiri disana dengan kondisi piyama yang sudah setengah terbuka.


Karena yakin ada sesuatu dengan Karin. Dengan cepat Mike pun menarik Karin ke kamar mandi lalu membilas wajah gadis itu.


"Karin sadarlah. Bangun Karin!!" ucap Mike sambil menyentuh pelan pipi Karin.


"Mike," lirih Karin setengah sadar.


Selanjutnya, Mike membopong Karin ke kamar lalu menidurkan gadis itu dan menutupi tubuh gadis didepannya dengan selimut.


Mike yang tampak masih berpikir itu pun dikejutkan dengan tarikan paksa Karin ke atas ranjang. Hingga Mike oleng dan menimpa tubuh Karin disana.


Karin pun mulai mencumbui Mike dengan tatapan mata penuh hasrat. Sekuat tenaga Mike mencoba melawan Karin dan gairahnya sendiri sebab sejak kejadian terakhir yang dilakukan Mike pada Karin, pemuda itu berjanji tidak akan menyentuh Karin jika Karin tidak menghendaki apalagi saat Karin sedang dalam keadaan tidak sadar seperti ini.


"Sadar Karin!!" ucap Mike yang berulang kali menolak, saat Karin terus saja menggoda dan memeluk Mike.


"Kita tidak boleh melakukan ini, kamu akan menyesal besok. Sadarlah!!" ujar Mike.


Namun, akhirnya pertahanan Mike pun runtuh saat bibir lembut Karin mendarat di bibir seksi pemuda itu. Seperti merasakan sensasi luar biasa, Mike pun tak kuasa lagi menahan dirinya.


Maaf, aku tidak bisa menahan diriku lebih lama lagi, batin Mike sebelum membalas ciuman Karin.


Dengan nafas terengah, Mike merobek pakaian Karin lalu melepas pakaian miliknya. Tubuh Karin yang terus menggeliat ditambah ******* dari mulut gadis itu, otomatis semakin membuat Mike tambah tidak sabar untuk secepatnya mengeluarkan hasratnya.


Mike yang sudah dikuasai nafsu itupun segera menggempur Karin hingga membuat gadis itu tak berdaya.


Entah kenapa tubuh Karin laksana candu bagi Mike. Yang terus saja membuat pemuda itu dahaga. Sedikit saja Karin menyentuhnya, Mike akan merasa haus kembali.


Hingga tanpa sadar, entah sudah keberapa kalinya Mike menggempur Karin malam itu.