Bad CEO

Bad CEO
Serahkan padaku



Mike merampas ponsel Karin saat Karin tengah berbicara dengan Bagas. Mike meluapkan emosi nya kembali saat melihat Karin yang sedang bertelepon mesra dengan Bagas dari kejauhan sejak tadi. Mike tidak rela kalau Karin masih terus saja berhubungan dengan Bagas, padahal Bagas sudah berada jauh dari Karin tapi Mike tetap tidak bisa memisahkan dua sejoli itu meskipun waktu telah berputar selama seminggu.


Mike dan Karin pun bertengkar kembali.


"Bisa tidak kamu jangan berhubungan dengan pria itu lagi?" bentak Mike.


"Kamu nggak punya hak untuk melarangku!!" sahut Karin.


"Ingat ya Karin, kamu masih terikat kontrak denganku. Aku bisa melakukan apa saja pada Bagas kalau kamu masih terus bersikap seperti ini," ancam Mike tanpa berkedip.


"Aku sangat membencimu, Mike!!"


Karin berbalik kemudian meninggalkan Mike begitu saja, sementara Mike berteriak frustasi melihat tingkah Karin. Semua benda yang ada dihadapannya pun tak luput dari amarah pria itu.


...****************...


Malam harinya, Karin lagi-lagi tidak melihat Mike di rumahnya. Seperti biasa, pria itu akan selalu pergi keluar rumah setiap kali mereka habis bertengkar, Karin sudah terbiasa dengan hal itu.


Karin pun tidak mau ambil pusing, setelah membereskan piring sisa makanan di meja, ia pun bergegas ke kamarnya. Tak lama Karin pun memejamkan mata dan tertidur.


Selang beberapa jam setelahnya, bel pintu rumah Mike pun berbunyi beberapa kali dan sontak memaksa Karin membuka matanya.


Karin mengerjap, melihat ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul dua dini hari.


"Mbakk..mbak," teriak Karin memanggil asisten rumahnya.


Namun, seketika Karin tersadar kalau semua asisten rumah tangganya pasti sudah pulang sejak tadi.


Dengan terhuyung, Karin pun terpaksa menuruni tangga lalu membuka pintu utama.


Mata Karin melihat satpam rumah mereka sedang berdiri memapah Mike sesaat setelah pintu terbuka. Dan tepat dibelakang Mike, sosok Claire terlihat berdiri disana.


Karin mematung sejenak.


"Selamat malam, Non," sapa satpam pada Karin.


Tanpa menunggu balasan dari Karin, Satpam itu pun segera memapah Mike masuk ke dalam rumah dengan masih diikuti oleh Claire dari belakang.


Karin yang penasaran pun bertanya, bagaimana Mike bisa bersama Claire. Claire pun menjelaskan kalau tadinya Mike dan dirinya tengah membicarakan urusan bisnis. Namun, tiba-tiba saja Mike jatuh pingsan. Makanya dengan cepat Claire membawa Mike ke rumah sakit.


"Saat di rumah sakit, Mike meminta untuk menyuruh Difan datang. Tapi sejak dari tadi aku tidak melihat Difan."


Karin melirik ke arah Mike yang kini sudah tertidur di ranjang.


"Terima kasih Claire, kamu sudah membawa Mike pulang."


"Tidak masalah Karin. Kalau ada sesuatu kau bisa bercerita padaku," ujar Claire lembut.


Flashback


"Aku tau kau sedang bertengkar dengan gadis itu," Claire membuka percakapan.


"Kita sedang membicarakan bisnis, aku minta kau profesional," tegas Mike.


Claire tersenyum penuh arti.


"Oke," ucap Claire kemudian.


Sedetik kemudian Claire perlahan mendekat dan mencoba merayu Mike kembali untuk kesekian kalinya.


Claire berbisik lirih,"Ayolah Mike. Kau tidak perlu menahannya. Kalau Karin tidak bisa, serahkan padaku. Aku akan membuatmu terbakar sepanjang malam."


Mike tidak menanggapi.


Claire kemudian mencumbu telinga belakang pemuda itu, lalu dengan cepat mendudukkan bokongnya di pangkuan Mike sesaat setelah gadis itu memutar kursi Mike ke arahnya. Namun, Mike hanya diam saja.


Claire mengeluarkan jurusnya, ia mencumbu Mike mulai telinga hingga turun ke bagian dada pria yang masih berbalut kemeja putih itu.


Namun, Claire berhenti seketika saat merasa ada yang aneh, Claire merasa tubuh Mike sangat panas seperti terbakar sesaat setelah Claire menyesapkan kecupan dibagian belakang telinga pemuda itu.


Tak lama kemudian, Mike pun jatuh tersungkur dan pingsan. Melihat itu Claire pun panik.


Flashback End