Bad CEO

Bad CEO
Lawan yang tangguh



Claire menepati janjinya untuk mengantar Mike pulang ke rumah. Disana Claire bertemu dengan Karin yang juga ternyata sedang menunggu Mike.


"Kamu pasti Claire ya?. Aku Karin, terima kasih sudah mengantarkan Mike pulang," ucap Karin dengan ramah.


Jadi dia gadis yang sudah membuat Mike-ku tergila-gila, bisik Claire dalam hatinya.


"Hai, Karin. Darimana kau tau namaku?. Sepertinya Mike cerita banyak tentang ku ke kamu," Claire tersenyum licik.


"Difan yang memberitahu ku, Mike tidak pernah cerita apapun. Apa kamu punya hubungan yang dekat dengan Mike?" tanya Karin polos.


"Begitulah," jawab Claire tersenyum samar sesaat sebelum berpamitan pulang.


Dua jam yang lalu,


Claire mendekat ke arah Mike yang sudah sempoyongan. Claire yang belum puas menikmati bibir seksi Mike itu pun melanjutkan aksinya dengan menggerayangi tubuh pemuda itu.


Claire mengecup dada bidang Mike yang kini sudah tak berbusana. Tangan lihai Claire dengan cepat membuka kemeja Mike saat itu.


Dengan mata terpejam Mike berkata, "Dingin," ucapnya saat merasa tubuhnya kedinginan.


Claire tersenyum puas, "Tenang, sayang. Aku akan menghangatkan tubuh mu," ucap Claire kemudian.


Claire kembali mencumbu tubuh kekar Mike dan meninggalkan beberapa kiss mark disana yang seketika membuat gairah Mike bangkit.


Claire tersenyum puas saat Mike memeluk tubuhnya kemudian mencumbu wanita itu disana yang sukses membuat Claire merintih nikmat.


Mike mulai meracau saat menatap mata Claire, bahkan Mike mengira kalau yang sedang ia cumbu saat ini adalah gadisnya, Karin.


"Karin, gadisku, ternyata kau tidak melupakan janjimu. Aku senang akhirnya kau memilihku. Aku ingin memelukmu sampai pagi," ucap Mike sesaat sebelum memeluk Claire dan membenamkan wajahnya diantara dua gundukan daging milik Claire.


Claire terlihat kesal, "Bahkan saat mabuk saja, dia masih mengingat gadis itu. Menyebalkan."


Mike meracau kembali sesaat setelah melepas pelukannya, "Tidak. Aku tidak boleh kalah kali ini. Aku tidak akan bercinta denganmu meskipun kau memohon padaku. Iya, aku harus memberimu pelajaran."


"Malam ini aku akan membuatmu melupakan gadis itu," ucap Claire sambil menatap wajah Mike.


Dengan setengah sadar, Mike mendorong Claire saat wanita itu ingin mencumbu Mike kembali. Samar-samar Mike melihat wajah Claire mendekat padanya saat kesadaran Mike sedikit kembali.


Claire kemudian duduk diatas pangkuan Mike lagi lalu kembali menggoda pemuda itu dengan menggerakkan pinggulnya menyentuh bagian bawah Mike yang masih terbalut celana disana.


"Claire, apa yang kau lakukan?" parau Mike lemah.


"Bersenang-senang sayang, kau diam saja, kali ini aku yang akan memimpin permainan," ucap Claire tersenyum puas sambil menciumi tiap inci tubuh Mike.


"Ahhhhhhh-hhhh," Mike menjilati bibirnya sambil mencengkeram bagian belakang seksi milik Claire.


Claire tersenyum puas.


Mike pun akhirnya masuk kedalam permainan Claire, Mike menjatuhkan Claire di lantai lalu dengan ganas menarik pakaian wanita itu kemudian bibir mereka berpaut dengan diiringi tangan mahir Mike yang bermain dengan dua gunung kembar dibawahnya.


Claire mulai menikmatinya saat Mike kembali mendaratkan ciuman panasnya di tubuh Claire. Mike benar-benar jagonya dalam hal ini.


Claire membalas ciuman Mike tak kalah panas. Namun, lagi-lagi Mike menyudahi permainannya tepat saat gairah Claire memuncak, hingga membuat gadis itu kesal.


"Hentikan, Claire. Aku tidak bisa."


Mike pun kemudian berdiri dari lantai dengan disusul oleh Claire.


"Kenapa Mike?. Bukankah kau juga menikmatinya?" tanya Claire sambil merapikan pakaiannya.


Mike diam.


"Ayolah Mike. Apa yang kau khawatirkan?"


"Aku tidak bisa Claire, jangan memaksaku!" bentak Mike.


Claire menghela nafas berat, "Kita sudah sejauh ini dan kau masih menolaknya?. Sepertinya kau sangat mencintai wanita itu," gerutu Claire.


Mike membantah dengan cepat. Mike berkata kalau Mike tidak mencintai wanita manapun, ia hanya tidak mau melakukannya dengan Claire.


"Ayo kita pulang," tutur Mike sambil berjalan meninggalkan Claire.


Claire berkata, "Kau menyakiti ku Mike, aku bersumpah akan membuatmu jadi milikku selamanya."


...****************...


Karin merebahkan Mike di ranjang. Karin tampak tidak senang saat melihat banyaknya bercak kemerahan di tubuh Mike.


"Sepertinya Mike bersenang-senang dengan Claire. Baguslah, dengan begitu Mike akan lebih cepat meninggalkanku," tutur Karin.


Karin kemudian teringat pada Bagas. Ia merasa sangat bersalah pada pemuda itu, sebab Karin memanfaatkan cinta Bagas untuk kepentingan pribadinya.


Awalnya Karin ingin menolak pernyataan cinta Bagas saat itu, tapi Karin terpaksa menerima Bagas untuk alasan lain. Meskipun untuk saat ini Karin belum mencintai pemuda itu, tapi Karin percaya suatu saat nanti Karin akan bisa mencintai Bagas sebagaimana mestinya.