![ANGEL [ Mother To My Child ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/angel---mother-to-my-child--.webp)
30 menit kemudian
Orang-orang bersorak saat Angel tiba dan satu persatu dari mereka menyalami atasan mereka tersebut
"Selamat datang Nona" Kata Mike dengan ceria, Angel tersenyum dan menyentuh pundak Mike
"Suami ku tidak datang hari ini seperti yang kamu harapkan" Salah satu Alasan Angel tidak membawa Ben juga karena Mike, asisten nya tersebut merasa tidak nyaman dengan Ben yang selalu menempel hingga Angel tidak bisa bergerak kemana-mana lagi selain dekapan pria tersebut
"Iya tidak datang tapi dia malah menyusahkan ku dengan meminta ku mengawasi Nona, apalagi dari tadi Tuan Ben tak henti-henti menelponku "
"Kenapa? " Tanya Angel setelah dia melihat Mike yang tampak berbeda
"Tidak apa-apa" Angel masih menatap Mike penasaran
"Hai Nona Angel" Angel menatap orang yang menyapa dirinya
"Hai Tuan Diego" Angel tersenyum dan menjulurkan tangannya untuk berjabat tangan pada pria itu dan Diego membalas jabat tangan tersebut
"Aku sama sekali tidak menyangka Tuan Diego akan datang"
"Kita pernah bekerja sama dalam berberapa pembangunan hotel tentu saja aku harus datang ke pesta perpisahanmu"
"Terima kasih"
"Apa kamu membawa suamimu, maaf karena aku tidak datang ke pernikahanmu karena aku harus terbang ke Jerman karena salah satu hotel ku disana mengalami kebakaran"
"Benarkah? Apa kebakaran yang besar? "
"Tidak, sekarang semua sudah baik-baik saja, hotel itu sudah hampir selesai direnovasi"
"Syukurlah, kalau begitu mari kita nikmati pesta ini" Angel membawa Diego kesalah satu kursi dan berbicara hangat disana
Mike berulang kali menarik nafas nya berat dan menghembuskan nya dengan tersiksa
Dreetttttt
Drettttttt
Drettttttt
Drettttttt
"Oh ayolah Tuan jangan menelpon ku terus menerus" Mike tampak frustasi dengan panggilan diponsel nya, dia sudah mensilent ponsel nya tapi getaran di sakunya sangat mengganggu
Drettttttt
Drettttttt
Mike memilih mengalah dan menyingkir dari beberapa rekan kerjanya menuju ke sudut ruangan
"Mike! " Mike memejamkan matanya mendengar suara keras suami atasnya
"Maaf Tuan, saya sibuk mengatur segala hal hingga tidak sempat mengangkat panggilan anda"
Terdengar suara helaan nafas dari Seberang telpon
"Aku matikan tapi aku akan video call jadi perlihatkan dimana istriku"
Tutt... Tut
Ben memutuskan panggilan dan melakukan panggilan video pada Mike, Mike menelan susah nafasnya saat wajah dingin Ben terpangpang nyata dilayar ponsel nya
"Tunjukan dimana istriku" Mike yang mendengar itu dengan sepontan mengarahkan kameranya kearah Angel dan Diego yang sedang berbincang
Mike hanya diam dan mengedarkan pandangannya, dia merasa penasaran dengan reaksi Ben dan menatap layar ponselnya, dia mengerutkan dahinya saat panggilan tersebut sudah terputus
" Apa ponsel Tuan Ben habis bateri " Kata Mike setelah dia memeriksa ponsel yang baik-baik saja
Ben mengendarai mobilnya dengan kencang melewati jalan raya yang sedikit senggang, masih terlihat jelas gambar Angel yang tertawa bersama seorang pria di pikiran nya
Dia menaikkan laju mobilnya dan tak sampai 30 menit dia sampai di perusahaan milik Salnont, dia turun dengan tergesa-gesa dan langsung menuju ruangan pesta, dia langsung masuk dan mengedarkan pandangannya
"Angel! " Semua orang yang ada didalam ruangan pesta terdiam saat mendengar suara teriakkan seseorang, Angel yang melihat Ben berdiri didepan pintu membuka matanya besar
"Ben"
Mata mereka bertemu, Ben berjalan cepat mendekati istrinya dan Angel juga turut dari kursi duduknya
Ben behenti didepan Angel dan Diego yang menatap kearah nya
"Sayang kenapa kamu kesini? " Tanya Angel dengan canggung
"Maaf aku terlambat" Ben malah tersenyum dan menatap akrab pada Diego
"Jika aku marah-marah aku hanya akan mempermalukan diriku, lebih baik membalas dengan lembut tapi menyakitkan"
"Hai aku Ben Daen suami Angel Daen" Ben mengulurkan tangannya dan Diego menyambutnya
"Aku Diego Forlan rekan kerja sama Nona Angel"
"Cih hanya rekan kerja sama bagaimana bisa bersaing denganku suaminya sah Angel" Kata Ben dalam hati dengan percaya diri
Ben menatap istrinya yang masih tidak percaya dengan kehadiran nya, dia mendekat dan mencium Angel didepan Diego, Angel tersadar dan melepaskan pelan ciuman tersebut
Mereka kembali duduk dengan situasi yang canggung
"Kamu senang aku datang? " Tanya Ben pada Angel,
"Aku senang" Angel berusaha melepaskan rangkulan tangan Ben di pinggang nya yang erat tersebut tapi Ben bukannya melepaskan malah merapat kan tubuh mereka, dia juga berkali-kali mencium pipi Angel yang membuat Diego berkali-kali juga meminum air untuk mengatasi ketidaknyamanannya
"Ben kamu sungguh keterlaluan, apa kamu sengaja" Angel menatap Ben yang menampilkan wajah sok polos
"Ehemmm... Tuan Ben maaf seperti aku tidak bisa lebih lama karena aku harus menjemput istri ku dari rumah mertuaku" Diego memperbaiki pakaian nya dan menjabat tangan Ben dan Angel
Setelah kepergian Diego, Ben mengedip kan matanya sedikit bersalah
"Dia sudah menikah" Angel merasa gemas sekali dengan sikap suaminya tersebut
"Iya, lalu apa? Kamu membuat waktu 30 menit mejadi canggung" Kata Angel dengan kesal, Ben memasang wajah bersalah dan menyentuh tangan istrinya
"Maaf, aku hanya terbawa emosi saat melihat kamu dan dia"
"Kamu kenapa datang kesini ? " Ben terdiam dan mengalihkan pandangannya
"Ben" Tekan Angel
"Aku melakukan panggilan video dengan Mike dan tidak sengaja melihat mu bersama pria itu makanya aku datang kesini"
"Kamu sengaja mengawasi ku kan? Dengan menggunakan Mike sebagai mata-mata"
Ben terdiam dan mengerucutkan bibir nya sedih
"Maaf.... Tapi kamu tidak merasa risih kan dengan sikapku? Aku takut kamu merasa risih dan meninggal ku, tapi sungguh ini aku lakukan karena aku cemburu aku takut kamu diambil pria lain "
Angel mendengus lucu mendengar perkataan jujur suami nya
"Aku tidak risih sama sekali, aku mencintaimu"
Ben menatap Angel yang tersenyum manis padanya, dia mendekatkan wajahnya Angel kira Ben akan menciumnya tapi pria itu malah berbisik di telinga nya
"Setelah dari pesta aku mau kamu dan kali ini kamu yang di atas".