![ANGEL [ Mother To My Child ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/angel---mother-to-my-child--.webp)
"Aku tidak suka kamu mengikhlaskan aku bersama wanita lain, yang aku mau itu kamu bukan yang lain".
Angel terdiam menatap Ben yang sudah mendudukkan dirinya
" Aku sangat mencintaimu, bahkan sangat-sangat cinta, aku tidak tahu atas dasar apa kamu mengatakan hal tersebut, yang jelas itu menyakiti hatiku"
Angel merasa bersalah karena Ben tampak tidak main-main dengan ucapannya
"Aku minta maaf jika kamu berpikir aku tidak menginginkan mu, aku juga mencintai mu tapi kebahagiaan kamu lebih penting dari egoku" Angel mengungkapkan perasannya dengan kata-kata yang membuat Ben menatap dalam kearahnya
"Jika kita saling mencintai, kita tidak seharusnya saling melepas kan"
Ben mendekat dan membawa Angel kembali berbaring
"Tidur lah" Kata Ben menutup kedua mata Angel dengan jarinya, Angel memejamkan matanya dan memeluk Ben dengan erat
"Aku sungguh minta maaf"
"Cintaku jauh lebih besar dari hal tidak berguna seperti Raisa".
**
Ben dan Angel turun dari lantai atas menuju meja makan untuk sarapan, disana semua orang sudah berkumpul termasuk Raisa
" Selamat pagi " Kata Angel dengan hangat,
"Pagi Angel" Sapa balik Anna, Anna menyentuh tangan suaminya yang sedang meminum kopi nya
"Sayang, ini Angel, kekasih Ben" Ayah Ben mengangkat wajah nya dan tersenyum pada Angel
"Maaf Papa tidak sempat menyambut saat kamu datang, karena Papa sibuk mengurus prusahaan"
"Tidak masalah, aku mengerti" Kata Angel sopan, dia duduk disamping Gloria dan menyentuh rambut gadis kecil tersebut tapi Gloria menghindar dan menjauhkan tangan Angel dengan kasar darinya
Raisa yang melihat itu mengangkat sudut bibir nya merasa puas
Flashback On
"Mama" Kata Raisa pada Anna yang sedang membuat kan susu untuk Gloria
"Ada apa? " Tanya Anna dengan enggan
"Itu susu itu untuk Gloria? "
"Iya"
" Mama, apa bisa aku tidur dengan Gloria malam ini? " Anna langsung menatap tajam Raisa saat mendengar nya
"Apa maksud dari itu? "
"Aku hanya ingin tidur bersama anakku Mama, aku mohon"
"Tidak"
"Aku janji ini akan menjadi yang terakhir kalinya, aku akan pergi besok, aku Mohon"
"Kamu sungguh-sungguh akan pergi dari rumah ini besok? "
"Iya setelah sarapan aku akan langsung pergi dari rumah ini"
Anna menatap Raisa mencoba menimbang apa dia membolehkan wanita itu untuk tidur dengan putri kandung nya atau tidak
"Hanya malam ini, jika besok kamu tidak pergi dari rumah ini, aku sendiri yang akan menarikmu keluar".
**
Raisa memasuki kamar dengan ukiran nama Gloria Daen didepan pintu, dia melihat Gloria yang sedang memainkan boneka Barbie nya
"Gloria" Gloria menatap Raisa dan meletakkan boneka yang ada di tangannya diatas kasur
"Mana Nenek, kenapa Tante yang datang? " Raisa tersenyum dan duduk disisi ranjang
"Ini, Mama yang membuat nya untuk Gloria"
"Mama Angel membuat nya? "
"Bukan, Mama Raisa yang membuat nya"
"Mama Glory hanya Mama Angel!" Tolak gadis kecil tersebut dengan keras
Raisa menahan kekesalannya dan menyentuh wajah Gloria dengan lembut
"Gloria mau tahu cerita yang sebenarnya" Gloria mengerutkan dahinya dan menatap Raisa dengan bingung
Raisa membuka sebuah album yang dia bawa saat masuk kekamar Gloria, dia membuka album tersebut dan menunjukkannya pada Gloria
"Gloria lihat, ini Mama dan Ini Papa" Raisa menunjukkan foto saat dia dan Ben menikah
"Papa"
"Iya Mama menikah dengan Papa 6 tahun yang lalu, dan kamu adalah anak Mama dan Papa Ben"
"Itu karena tante Angel"
"Mama Angel? "
"Iya, dia yang membuat Papa tidak menyukai Mama dan Papa mengusir Mama dari rumah ini"
"Tapi Mama Angel baik"
"Gloria dengarkan Mama, Gloria anak Mama dan Papa Ben, bagaimana Gloria bisa menggantikan Mama kandung Gloria dengan Tante Angel yang jahat"
Gloria terdiam sejenak, sebelum dia memeluk Raisa dan mulai menangis
"Gloria benci Mama Angel, Gloria tidak mau Papa menikah dengan nya, Gloria mau Mama Raisa".
Flashback Of
"Glory" Tegur Ben yang melihat kejadian tersebut
"Glory benci Mama Angel! Gloria tidak mau Papa menikah dengannya"
Gloria turun dari kursi makan dan berlari memeluk Raisa yang duduk diseberang tempat duduk nya
Angel terdiam, dia sama sekali tidak menyangka dengan penolakkan Gloria yang tiba-tiba, Ben menatap tajam Raisa yang sedang menenangkan Gloria yang menangis dan membawa Gloria pergi dari meja makan
Ben menatap Angel yang masih terpaku ditempat
"Sayang" Ben mengusap rambut Angel dengan lembut, Angel menatap Ben dan tersenyum
"Aku Baik-baik saja"
"Ini pasti perbuatan wanita tidak tahu diri itu" Ben menggeram kesal dan menatap ibunya
"Mama, Gloria semalam tidur dengan Mama kan?" Tanya Ben dengan serius
"Mama Minta maaf, Raisa berjanji akan pergi dari sini jika dia bisa tidur semalam bersama Glory"
"Wanita itu Benar-benar licik, entah apa yang telah dia katakan pada Glory"
**
Ben memperhatikan Gloria yang tertawa bermain bersama Raisa, Ben mendekat dan menarik Gloria untuk pergi menjauh dari Raisa
"Papa, Gloria mau sama Mama! " Ben berhenti berjalan dan menatap serius putri nya
"Dia bukan Mama"
"Tidak! Papa bohong, Papa bilang Mama Glory sudah meninggal padahal Mama masih hidup"
"Wanita licik, apa yang telah kamu katakan pada gadis polos ini? " Tanya Ben dengan pandangan tajam pada Raisa
"Aku hanya mengatakan yang sejujurnya" Jawab Raisa santai
"Glory mau Papa menikah dengan Mama Raisa, Gloria benci Mama Angel! "
"Gloria! " Bentak Ben dengan marah, Angel yang mendengar teriakan Ben datang dari arah dapur
"Ben jangan berteriak didepan Glory" Tegur Angel pada pria tersebut
Gloria yang melihat Angel didekat nya mendorong Angel dengan kuat hingga Angel terdorong kebelakang, karena hal tersebut terjadi secara tiba-tiba Angel tidak dapat menahan keseimbangan tubuh nya hingga wanita itu tersungkur dan kepala nya terbentur meja kecil yang berada disamping televisi
"Angel! " Ben sungguh kaget dengan tindakan agresif Gloria pada Angel, dia dengan cepat mendekati Angel dan melihat darah keluar dari pelipis nya
"Kamu Baik-baik saja? " Tanya Ben khawatir
"Aku Baik-baik saja jangan bentak Gloria, dia tidak sengaja melakukan melakukannya" Kata Angel dengan suara lemah, kepalanya terasa pusing dan dia memejamkan matanya
"Angel! Angel! " Ben dengan cepat mengangkat Angel untuk kerumah sakit, Gloria yang melihat ayahnya pergi membwa wanita yang telah memisahkan kedua orang tuanya memanggil Ben dengan keras
"Papa! Papa!! " Teriak Gloria dengan air mata yang berlinang
Raisa mendekati Gloria dan memeluknya dengan erat
"Sayang, kamu lihat kan, Papa meninggalkan kita demi wanita itu" Raisa menangis dan itu berhasil mendapat simpati dari Gloria yang polos
"Mama jangan menangis" Gloria berhenti menangis dan menghapus jejak air mata dari wajah Raisa dengan tangannya yang kecil.
"Mama tidak mau Papa menikah dengan Tante Angel"
"Glory juga, Glory mau Mama Raisa yang jadi Mama Glory"
Anna yang melihat kejadian tersebut mendekati ibu dan anak yang berpeluk kan seakan menjadi manusia yang tertindas di rumah nya
"Nenek" Kata Gloria dengan sedih saat melihat Anna
"Gloria, kenapa kamu mendorong Mama Angel? "
"Karena dia yang membuat Papa dan Mama berpisah, Glory benci dia! "
"Kata pepatah memang tidak salah, buah tidak akan jatuh jauh dari pohonnya" Setelah mengatakan hal tersebut Anna pergi dari sana tanpa tatapan iba sama sekali pada Gloria yang mata dan hidung nya yang memerah karena menangis.