![ANGEL [ Mother To My Child ]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/angel---mother-to-my-child--.webp)
Jet pribadi Ben sudah sampai di London setelah 6 jam lebih penerbangan, Ben keluar dari pesawat dan memanggil Liora
" Liora, siapkan mobil untuk ku, tidak perlu supir, aku akan menyetir sendiri "
" Baik Tuan"
Ben menatap Gloria yang masih tertidur di gendongannya dan menyentuh wajah putri nya
" Glory " Gloria membuka pelan matanya
" Papa" Ben tersenyum dan mencium pipi Gloria
" Kita sudah sampai "
Liora mendekat dan mengatakan kalau Mobil telah siap
" Terimakasih, kamu bisa pergi kemana saja, tapi saat aku menelpon kamu harus dengan cepat mengangkat nya"
" Baik Tuan" Liora menyerahkan sebuah kunci pada Ben, Ben menerima nya dan langsung pergi dari sana
Liora menatap punggung Ben yang menjauh dengan bingung
" Aku sama sekali tidak tahu jalan di London, ini pertama kali aku datang kesini, huft..... " Liora memilih duduk disalah satu kursi tunggu untuk menenangkan dirinya
**
" Papa, kita mau ke rumah Mama kan? "
" Iya sayang "
" Mama pasti senang kalau kita datang ke sana " Gloria tertawa dan menepuk-nepuk tangannya bahagia, Ben yang melihat itu tersenyum dan mengusap kepala putri nya
" Papa harap juga begitusayang"
Mobil Ben berhenti tepat didepan rumah besar milik keluarga Salnont, dia turun dan membukakan pintu untuk Gloria, Gloria sangat senang dan langsung berlari turun mendekati pintu utama
" Mama! " Teriak Gloria didepan pintu, Ben mendekat dan langsung menekan Bel, tak lama seorang pelayan membukakan pintu
" Mama Angel" Gloria yang berpikir Angel yang membukakan pintu terdiam saat seorang pelayan berdiri didepannya
" Maaf Tuan ada apa ya? " Tanya Derma
" Angel nya ada? "
" Nona Angel tidak ada Tuan, dia sudah satu jam yang lalu tidak ada dirumah "
" Kemana? "
" Maaf Tuan, Nona tidak bilang mau kemana"
Ben terdiam dan menatap Gloria yang sudah berwajah sedih, matanya anak perempuan itu berair dan sudah akan menangis, Ben merasa tidak tega dan membawa Gloria ke gendongan nya
Derma merasa bingung, dia tidak kenal siapa pria tersebut
" Tuan ini mencari Nona Angel, dan anak prempuan ini menyebutkan Angel dengan sebutan Mama, apa Jangan-jangan ini adalah anak dari Nona Angel "
Derma merasa kaget dengan pemikirannya dan dengan cepat mengejar Ben yang sudah akan memasuki mobilnya
" Tuan tunggu! " Ben yang sudah akan membuka pintu mobil terhenti
" Tuan lebih baik menunggu didalam saja, Nona pasti akan segera kembali "
Ben terdiam tampak berpikir, dia juga menatap Gloria yang terlihat lelah karena lamanya perjalanan dari New York dan London
" Baiklah " Derma senang mendengar nya
" Ayo Tuan "
Ben mengikutinya Derma yang berjalan lebih dulu, sedangkan Gloria sudah memejamkan matanya dan tertidur dibahu ayahnya, mereka sudah sampai diruang tamu, Derma menatap Gloria yang tertidur di bahu Ben
" Tuan, mari saya antar ke kamar, kasihan Nona kecil dia terlihat kelelahan" Ben mengusap kepala Gloria dan mengangguk
" Silahkan Tuan ikuti saya" Derma berjalan lebih dulu dan Ben kembali mengikuti wanita paruh baya tersebut menaiki tangga dan berhenti didepan pintu kamar
" Apa Angel ada dirumah bibi Derma? " Tanya Cintya pada Derma karena putri nya tersebut tidak hadir di pesta Aniversary pernikahan Cornelia yang merupakan rekan bisnis dekat Salnont sejak dulu
" Tidak Nyonya " Cintya mengerutkan dahinya mendengar hal tersebut
" Anak itu, kenapa dia bisa tidak datang dan malah keluar tanpa memberitahu" Cintya merasa tidak enak pada Cornelia karena wanita yang sudah berumur 53 tahun tersebut selalu bertanya tentang Angel
" Sudah sayang, Cornelia juga tidak marah, Angel mungkin ada urusan yang lebih penting " Sambung Louis
Cintya menghembuskan pelan nafasnya mendengar perkataan suaminya, lalu Cintya menatap Derma yang tampak ingin berkata sesuatu pada nya
" Ada apa? " Tanya Cintya pada Derma, Derma menatap Louis dengan tidak enak
" Ada apa? " Cintya kembali bertanya, Derma mengumpulkan keberanian dan mendekatkan dirinya pada Cintya
" Didalam ada seorang pria membawa anak perempuan kecil, mereka mencari Nona Angel, dan anak kecil tersebut memanggil Nona Angel dengan sebutan Mama" Bisik Derma pada Cintya
Cintya membesarkan matanya dan menatap dengan tajam pada Derma
" Bibi tidak berbohong kan? "
" Tidak Nona, sekarang mereka berada dikamar Nona Angel "
Louis menatap bingung istri dan asisten rumah tangga nya yang membicarakan sesuatu yang tidak dia pahami
" Apa yang kalian bicara kan? "
Cintya tidak menjawab dan malah sibuk dengan pikiran nya
**
Angel sedang berada didalam mobil menuju pulang ke rumah, dia berbicara panjang lebar pada Airca dan Airca hanya diam saja mendengar kan, pada akhir nya tidak ada solusi yang dia dapat kan dari adiknya tersebut
" Tampak nya aku benar-benar harus menyelesaikan sendiri masalahku dengan Ben"
Angel mengambil ponsel nya yang ada didalam tas dan mencari kontak Ben, dia sudah akan menekannya tapi dia urungkan
" Lebih baik nanti saja setelah aku sampai dirumah " Angel meletakkan kembali ponselnya dan fokus menyetir
**
Ben duduk disalah satu sofa dengan Louis dan Cintya yang duduk dihadapan nya, mereka hanya saling diam tanpa ada pembicaraan
Ben merasa bingung untuk memulai menjelaskan siapa dia sebenarnya karena dia sama sekali tidak menyangka dia akan bertemu kedua orang tua kekasihnya secepatnya ini
Louis yang sudah mengetahui siapa pria tersebut dari penjelasan Cintya mencoba untuk memulai bertanya
" Apa hubunganmu dengan putri ku? " Ben mengangkat wajah nya menatap Louis yang menatap lurus kearahnya, Ben merasa gugup dan berdehem untuk menenangkan jantungnya
" Kami berkencan " Ben menelan salivanya dengan susah payah saat Louis tidak bereaksi apa-apa atas jawabannya
" Berapa umur putri mu? " Ben tidak tahu kenapa Louis bertanya tentang Putri nya tapi dia bisa apa selain menjawabnya
" 5 tahun" Cintya kaget dan menyentuh tangan suaminya
" Itu saat Angel masih bersikap bebas" Louis tidak ingin terpengaruh dan kembali bertanya
" Dimana kalian bertemu? "
" Disebuah hotel" Jawab Ben dengan santai karena awal pertemuan mereka memang disebut hotel bintang lima di Jepang untuk membahas kerja sama pembangunan hotel disana, tapi tidak dengan Cintya dan Louis mereka benar-benar kaget
" Angel, kenapa kamu tidak pernah memberitahu Mama, kenapa kamu menutupi semua ini" Cintya mulai menangis dan Louis mengusap punggung istrinya untuk menenangkan nya
" Sudah, ini sudah terjadi kita bisa apa" Ben menggaruk keningnya yang tidak gatal merasa bingung melihat Cintya yang menangis
" Apa aku salah bicara? Kenapa calon ibu mertua ku menangis? "
**
Angel sudah sampai didepan rumah dan masuk dengan cepat, dia ingin segera sampai dikamar miliknya dan menelpon Kekasih nya
Dia terhenti ditengah ruangan saat mendengar suara tangis Cintya dari ruang tamu, dia mendekat dan melihat ibunya tersebut benar-benar menagis dipeluk kan Louis, lalu Angel menatap seorang pria yang duduk didepan kedua orang tua nya, pria itu juga menatap kearahnya, mata Angel terbuka dengan besar saat dia tahu siapa pria tersebut
"B.. Ben.. "