And You Are Mine

And You Are Mine
Mulainya pertengkaran



" Yah... sekiranya begitu masa laluku.Yaraf yang sekarang, berbeda dengan yang dulu. Jadi sebaiknya kau berhati hati Faras!."


" Um... baik terima kasih sudah menceritakannya. Hanya saja aku malah merusak suasana hatimu. Maaf, Melinda"


" Tidak, tidak apa apa"


Melinda dan Faras tersenyum sambil memandangi langit dan duduk di ayunan kastil. Suasana tampak ramai karena banyak sekali anggota yang sedang berjaga.


" Hai Faras!.. seharusnya kau mengingatku!"


Tiba tiba ada seseorang yang memanggil nama Faras. Melinda dan Faras panik dan melihat sekitar, tetapi tetap masih belum menemukan orang nya.


Lalu ada seseorang memeluk Faras dari belakang dan mencium leher Faras. Faras teriak histeris dan berusaha mendorong orang itu.


Sedangkan Melinda, sibuk melihat siapa orang itu. Lalu Melinda sadar kalau itu Morgan!


" Apa tamu kehormatan layak diperlakukan seperti ini, Morgan?"


" Heeeh.... aku hanya penasaran reaksinya saja. Ternyata dia wanita normal"


" Lalu, bisakah kau menyingkir dari tubuhnya?. Dia hampir menangis tuh"


" Eh????? maaf maaf maaf.... aku tidak tau"


" Apa yang kau lakukan disini? dan bisakah lain kali jangan seperti ini pada tubuhku?"


" Kenapa aku berfikir kalau Faras dan Yardara sikapnya mirip kalau berhadapan denganku?"


" Mereka kan pasangan, wajar kalau mereka menjadi mirip!"


" Yardara punya Pendamping???? aku kalah telak!"


" Apa yang kau lakukan disini? jika tidak ada yang penting aku dan Melinda akan segera pergi!"


" Iya... iya... santai santai. Aku hanya penasaran, kenapa kalian ada disini?"


" Yaraf sendiri yang memanggilnya..."


" Kau! kau sangat tidak sopan dengan Tuan Besar! berani beraninya kau langsung memanggil namanya?!"


Kenapa dia se marah ini?


" Dia masih belum tau apa apa. Jadi maklumi saja Morgan"


Tiba tiba Yaraf muncul dan berpakaian rapi ala bangsawan kelas atas. Morgan langsung menekuk kan kaki kanannya, tangan kanannya ditekuk di atas kaki kanan dan tangan kirinya ditekuk ke belakang. Kemudian Yaraf hanya mengangguk dan Morgan kembali berdiri.


Yaraf berjalan menuju arah Faras tetapi di hadang Melinda.


" Tuan Besar Yaraf, apa yang akan kau lakukan dengan temanku ini?"


" Pengkhianat seperti mu lebih baik diam. Gara gara kau, Edgar juga ikut ikutan kabur waktu itu"


" Yaraf, apa yang kau bicarakan?"


Dalam sekejap, Yaraf berada di belakang Faras dan membawanya pergi. Melinda dan Morgan kaget, saat mereka ingin mengejarnya. Tiba tiba seperti ada sihir yang selalu melindungi Yaraf. Mereka di jebak


" Melinda apa maksudnya ini? aku tidak pernah melihat kalau Tuan Besar se marah ini! apa yang kau sembunyikan?!"


" Faras, di 1st World dia adalah tunangan Yardara. Tetapi karena Yardara menghapus sebagian ingatan milik Faras, Faras jatuh ke tangan Yaraf. Dan Yaraf menyukai Faras"


" Ha?? kau beneran tidak sedang mengantuk kan? bukannya waktu itu Tuan Besar membawa adiknya Yardara?"


" Apa kau tau dia dimana?"


" Ti- tidak. Memangnya kenapa?"


" Insting ku mengatakan kalau adiknya Yardara sedang disiksa! Yaraf memanfaatkan Saga agar Yardara mau menyerahkan Faras. Begitulah, lalu 2 bulan lagi seharusnya kau tau itu hari apa"


" Aku tidak terlalu yakin dengan ucapanmu itu, tetapi keputusan tetap berada di tangan Yardara. Kalau saja Yardara tidak mau menyerahkan Saga, pastinya Saga akan tetap di siksa. Tapi karena kecerobohanku, Faras sudah berada di tangan Yaraf. Apa yang harus aku lakukan???"


" Kalau masalah ini, ini hanya ada di tangan mereka berdua. Kau tidak melakukan kesalahan, lalu dimana mereka berada sekarang?"


" Ruang bawah tanah!"


" Ayo kita kesana!!"


( Di sisi lain Yardara dan Edgar )


" Edgar, kenapa aku merasa kalau Yaraf tidak ada di ruang atas. Aku juga merasa kalau sekarang Faras sedang dibawa sesuatu"


" Aku juga merasa kalau Melinda sedang panik. Apa yang harus kita lakukan!?"


" Apa kita langsung keruang bawah tanah???"


" Miaw miaw... Yardara!!! lama tidak bertemu?!"


Musibah!


Saat Yardara dan Edgar hendak pergi ke ruang bawah tanah, tiba tiba Karina datang entah darimana dan langsung memanggil Yardara sambil berlari kearahnya.


" Apa yang kau lakukan? menyingkir lah??! bukannya aku sudah bilang kalau aku benci denganmu? Karina!!!"


" Yardara~ jangan begitu jahat denganku. Aku akan membawamu ke si wanita itu, aku tau tempatnya!. Edgar, kau juga boleh ikut kok~"


Dasar wanita genit! semua pria slalu digoda!


" Hah, ayo Yardara. Mungkin kali ini kita harus percaya dengannya"


" Kau tidak akan bohongkan? kalau kau bohong aku akan langsung membunuhmu!"


" Bagaimana mungkin aku berbohong dengan Yardara????"


" Oke, tunjukkan jalannya pada kami!"


" Oke miaw miaw"


Seperti kucing! sok imut!


( Di sisi lain Faras dan Yaraf )


" Yaraf!!!!!! turunkan aku!? apa yang kau lakukan??!"


" Bukannya kau dulu bilang kalau kau akan slalu bersamaku? sekarang apa? kau malah menjadi pendamping orang lain??? apa yang kau pikirkan??"


Kapan aku bilang?


" Yang aku pikirkan apa? aku memikirkan Yardara setiap hari!!! sepanjang hari!!! aku sama sekali tidak pernah memikirkan mu!!! apa kau dengar itu?!. Sekarang cepat turunkan aku?!!!!"


" Heeehhh... ternyata cintaku hanya bertepuk sebelah tangan, jadi karena sudah begini bagaimana kalau orang lain yang akan mendapatkan imbasnya karena kebahagiaan kalian?"


" Apa yang sedang kau pikirkan???"


" Seharusnya kau ingat masih ada Saga di tangan ku!. Jadi, aku bisa menyiksanya saat kau bahagia dengan Yardara!"


" Ya- Yaraf. Apa yang kau pikirkan??? apa yang akan kau lakukan dengan Saga!?"


" A- aku mau menyiksanya sampai mati!!!. Bagaimana menyenangkan bukan??? melihat orang lain di siksa karena kebahagiaan kalian berdua???" ( tatapan Yaraf penuh dengan rasa puas )


Faras tidak bisa berkutik saat Yaraf mengucapkan kata seperti itu. Tanpa terasa air mata Faras menetes. Faras merasa ketakutan dengan kata kata Yaraf.


" Jika kau sudah paham, jadilah anak yang baik oke?. Jangan buat aku marah kalau kau memang ingin Saga tetap hidup"


Apa yang harus aku lakukan?