And You Are Mine

And You Are Mine
Misi selesai?



" Yardara, kenapa tanda milik kita berbeda dengan milik mereka?" Faras dari tadi kebingungan melihat tanda milik nya.


" Ah, kita sudah bertunangan. Kita juga sudah saling menyukai dari lama. Jadi wajar kalau tandanya berbeda" kata Yardara menjelaskan.


Yaraf hanya diam menahan rasa sakit kalau orang yang ia sukai malahan diambil orang lain.


Apa semudah itu melupakan kebaikanku?


" Lalu, kenapa kamu menghilang kan ingatanku?" tanya Faras makin kesal


" Aku jelaskan nanti saja. Lalu, kenapa kalian ber 3 disini?" Kata Yardara sambil mengalihkan topik pembicaraan.


" Apa kamu tidak pulang dan melihat kertasnya?" tanya Faras heran.


" Tidak ada kertas" jawab Yardara jujur.


" Ah, kertas itu. Aku yang ambil" jawab Jasin sambil mencari kertas di sakunya. " Ini kan?" tanya Jasin sambil menyodorkan ke Faras.


" Kenapa bisa ditanganmu?" tanya Faras curiga.


" Ah, aku ini rakyat Luran. Tidak terlalu tau tulisan orang Haris. Aku juga tidak sengaja, karena aku waktu itu ingin ke rumah Yardara tapi yang kulihat kertas ini" jawab Jasin apa adanya.


" Ah baiklah kalau begitu. Mana kertasnya?" jawab Yardara.


" Kamu mendapatkan misi 1? disini? penculikan dan pembunuhan. Siapa yang memilihkan untuk mu?" tanya Yardara bertubi tubi.


" Yahhh.... benar dan, yang memilihnya Saga" jawab Faras ragu ragu.


" Haduh, lalu apa yang kalian dapat" tanya Yardara.


Tiba tiba saja Albert berjalan ke arah Yardara dan menyerahkan beberapa foto orang yang sudah ia bunuh


" Kami pelakunya. Tapi yang paling rakus Karina" jawab Albert sambil melihat potongan tubuh Karina yang berlumuran darah.


" Dasar, anak kecil. Lalu kalian selanjutnya akan apa? mau pindah ke tempat lain atau tetap disini dan ditangkap oleh Faras lalu dieksekusi di depan umum oleh rakyat jelata itu?" tanya Yardara serius.


" Ah, benar benar kami memutuskan untuk pergi ke 3rd World. Katanya disana banyak supranatural yang cocok seperti kami ini." jawab Jasin sambil melihat buku yang ia bawa.


" Kami mendapatkan kemampuan seperti supranatural. Karina Vampire, aku werewolf dan dia campuran. Bisa berubah menjadi apapun. Tapi aku tidak tau kenapa ia bisa menjadi mayat seperti ini" kata Albert menjelaskan sambil menepuk pundak Jasin.


" Hah, aku sudah 4 hari tidak makan daging campuran. Aku hanya minum darah terus. Wajar kalau aku jadi seperti ini" jawab Jasin pasrah.


" Kalian akan tinggal di 3rd World? kota apa?" tanya Yardara santai


" Aku akan pikirkan itu nanti. Jadi Yaraf, aku keluar dari kelompok mu. Tapi tetap aku simpan jubah dan Bros ini" kata Albert sambil bersiap pergi


" Kalau kami tetap disini, kami takut akan lebih banyak mangsa yang berserakan karena sifat kami" kata Albert ke Faras.


Faras mengangguk paham. Lalu, Albert dan Jasin mengambil potongan tubuh Karina dan memasukkan nya ke Alat aneh dan pergi ke pelosok hutan yang lebih dalam.


" Lalu, apa rencana mu selanjutnya Faras? bagaimana kamu akan menjelaskan" tanya Yardara ke Faras harap harap cemas


" Dia terlalu banyak kekurangan darah, Melinda juga perutnya juga ditusuk sedangkan Saga banyak goresan dileher mungkin dari Karina karena dia sudah mengambil Yardara darinya. Benarkan?" kata Edgar menjelaskan kondisi Saga dan Melinda sambil mengejek Yardara.


" Bocah gila seperti itu kenapa kau gosip?. Aku tidak Sudi dengannya" jawab Yardara risih.


Kanas, Persia tertawa kecil sambil menjewer kuping Yaraf. Yaraf merintih kesakitan. Sedangkan yang lainnya hanya tertawa puas di tengah malam.


Semakin lama udara di tengah hutan semakin dingin. Pohon pohon besar berada dimana mana. Terkadang burung burung terbang tidak beraturan juga suara burung hantu yang dari tadi ber siulan menambah rasa ngeri di tengah malam.


Akhirnya mereka memtuskan pulang ke rumah yang diberikan oleh Walikota, Faras Melinda dan Saga untuk sementara sampai besok pagi.


Setelah mereka pulang, Saga dan Melinda dibiarkan beristirahat karena keracunan. Sedangkan Faras walaupun tubuhnya lemas tetapi masih memiliki kesadaran yang kuat jadi dia pergi ke dapur untuk memasak.


Persia ikut membantu Faras masak dan ngobrol agar saling kenal. Sedangkan yang laki laki istirahat diruang tamu sambil membuka kancing bajunya.


Kecuali Edgar, dia terus menunggu agar Melinda bangun. Edgar sangat sedih bahkan hampir menangis. Edgar selalu memegang tangan Melinda yang putih pucat.


Saat makan malam sudah siap dimakan, Faras memanggil para pria untuk makan, Yardara pergi ke kamar untuk mengajak Edgar tetapi Edgar tidak mau dan terus memegang tangan Melinda.


Beberapa saat setelah itu Melinda sadar dan tiba tiba Edgar langsung memeluknya dengan sangat erat. Melinda yang baru saja sadar hanya memeluk balik dengan lemas.


Faras masuk membawakan bubur hangat untuk Melinda dan Saga. Tetapi Saga belum kunjung sadar.


Mungkin karena cekikan dari Karina dia belum sadar. Parah


Edgar menyuapi Melinda dan terkadang mengelus pipinya yang merah itu.


" Kenapa kamu berbohong? bukannya kamu bilang akan kembali ke rumah dengan selamat? lain kali tidak akan ku izinkan kalau kau pergi jauh dariku." Kata Edgar menggerutu kesal ke Melinda.


Melinda hanya tersenyum kecil melihat tingkah Edgar yang sedang marah seperti anak kecil


" Maaf, aku juga tidak tau" jawab Melinda lemas.


" Huh, tidak akan aku maafkan" kata Edgar sambil memalingkan mukanya.


" Aku harus berbuat apa agar kamu memaafkan ku Edgar?" tanya Melinda lemas.


" Kamu harus menuruti semuaaaaaaaa perintah ku. Kamu harus patuh pada ku. Kamu harus bersamaku selamanya. Katakan itu dengan suaramu" jawab Edgar berharap


Melinda mengucapkan kata kata itu dengan suaranya yang lirih. Edgar tersenyum bahagia yang berarti kalau Edgar benar benar menyayangi Melinda. Faras dan yang lainnya yang melihat dari pintu kamar tertawa bahagia.


Tetapi Saga belum saja sadar.


Yaraf bingung harus melakukan apa pada Saga karena Yaraf tidak menyukai Saga sepenuh hati.


Akhirnya Yaraf berjalan kearah kasur Saga dan menggenggam tangannya seperti saat Edgar memegang tangan Melinda.


Tenaga Melinda mulai pulih dan meminta agar Edgar dan lainnya pergi ke dapur saja. Jangan menggangu Yaraf dan Saga.


Mendapatkan pendamping dengan cara seperti ini