And You Are Mine

And You Are Mine
Penelitian belati



Siang harinya, Faras diajak bermain ke rumah Edgar yang ada di Juvar. Sekalian bertanya kepada Edgar tentang apa yang terjadi dengan Faras.


Sesampainya disana, mereka berdua disambut oleh Melinda yang baru saja selesai belanja. Mereka masuk ke rumah yang sudah tua itu, yah memang agar berantakan dan penuh dengan dokumen dokumen penting milik Edgar.


Yardara menyuruh Melinda untuk mengajak Faras jalan jalan di Irias itu, dan Yardara akan bertanya tentang apa yang sebenarnya kepada Edgar. Yardara merasa kalau Edgar menyembunyikan sesuatu darinya.


Setelah Melinda dan Faras pergi dari rumah, Yardara masuk kedalam kamar Edgar. Terlihat Edgar sedang melakukan sesuatu yang besar dan sedang meneliti suatu barang.


" Sudah lama tidak bertemu, Edgar" Sapa Yardara sambil berjalan masuk dan menutup pintu


" Apa yang sedang kau lakukan disini? langsung ke inti saja, aku tidak punya banyak waktu" jawab Edgar ketus. Sepertinya mood miliknya sedang buruk


" Tidak seperti kamu yang biasanya. Apa yang sedang kau teliti?"


" Belati, 4 Sempel belati yang diberikan Yaraf. Perak, tembaga, besi, logam. Ini semua beracun, dan racunnya sangat mematikan"


Ini semua seperti milik Faras


" Aku juga ingin bertanya sesuatu denganmu. Apa kau tau tentang belati itu?. Faras juga memilikinya"


" Ya, Melinda sudah bilang kepada ku beberapa hari yang lalu"


" Tadi pagi, aku mengajak Faras berlatih melawan Monster di pinggir kota. Dia membunuhnya dengan sekali tebas. Kau tau kan belatinya tidak panjang dan leher monster itu sangatlah lebar. Dia menebas leher Monster itu dengan sekali tebas. Bahkan sampai kepalanya jatuh. Lalu ada bekas berwarna biru ke unguan di punggung monster yang sudah terkena tebasan belati itu. Aku rasa ini ada yang tidak beres"


" Bagaimana ekspresi wajah Faras? apa terlihat menikmati atau ketakutan?"


" Faras juga bilang, kalau dia tidak sadar apa yang ia lakukan. Tubuhnya seperti diambil alih oleh orang lain"


" Ini kekuatan ke 2 milik Yaraf. Pengambilan alih tubuh"


" Dia apa dia belum bisa melepas Faras??! apa dia masih ingin melakukan percobaan???! apa dia gila??!"


" Ya marahnya jangan ke aku tapi ke Yaraf. Aku rasa bukan seperti itu maksud nya. Dia memang merencanakan sesuatu, apa kamu bisa menghubungi Saga?. Ah tidak jangan, lebih baik kita mengumpul dan merayakan keberhasilan misi Faras dan tanyakan langsung padanya. Itu lebih baik"


" Okelah, lalu bagaimana dengan racun di belati?"


" Ini bukan sembarang racun, Melinda memang bisa membuat racun ini. Tapi dia belum berhasil membuat penawarnya. Ini jenis racun berbahaya, jika sampai terkena kulit memang tidak terlalu berbahaya. Tetapi kalau tembus sampai daging dan mengenai darah, akan menyebar dalam kurun waktu 1 menit"


" Lalu, apa lagi infonya?"


" Yang tau tentang ini Melinda, kau tanyakan saja padanya. Dia lebih hebat dalam racun daripada aku. Aku hanya meneliti sedikit"


" Ah baiklah. Ayo kita bersantai dulu, kita pikirkan caranya bersama sama"


" Oke"


" Melinda.., kota ini sangat sepi.."


" Ya memang kota sepi, namanya juga Kota Sepi. Kamu ini bagaimana?"


" Kok ada kota kaya gini ya?"


Karena ini dulu markas milik Yaraf, hampir 80 persen penduduknya adalah bawahan Yaraf. Tetapi malahan ada beberapa orang yang berkhianat dan melarikan diri ke Kota Siribya. Karena tau kalau bawahnya berkhianat, Yaraf membantai semua orang disini dan membunuh orang yang mengkhianati organisasi nya. Sungguh mengerikan...


" A- aku tidak tau. A- aku dengar mereka semua di bantai. Sekiranya begitu" ( Melinda mengatakannya dengan perasaan ragu )


" Dibantai? kejam sekali sampai menjadi seperti ini... bahkan aku lihat penduduknya hanya ada 5 orang. Tapi kenapa kalian memilih tinggal disini??"


" Kalau soal itu tanya ke Edgar jangan ke aku" ( Jawab Melinda agar Faras tidak curiga )


Kenapa Melinda seperti sedang menyembunyikan sesuatu? apa yang dia sembunyikan??


" Ah aku lapar, Melinda bagaimana kalau kita pulang ke rumahmu?"


" Ah baik ayo"


Melinda dan Faras berjalan memutar dan pulang ke rumah Melinda. Melinda sangat takut kalau sampai Faras tau tentang Yaraf. Yaraf pribadi sendiri sangat tidak suka kalau ada orang lain yang membicarakannya di belakang. Sampai ketahuan, biasanya akan dihukum cambuk. Seperti bawahannya dulu.


Sesampainya dirumah, Edgar dan Yardara sedang duduk diruang tamu dan minum, minuman berwarna hijau. Faras tidak tau apa itu. Lalu Edgar menyuruh Melinda segera memasak karena Edgar sudah kelaparan.


Sambil menunggu Melinda selesai memasak, Edgar basa basi bertanya ke Faras apa yang dia lakukan bersama Yaraf dulu saat pertama kali kenal.


Faras antara berat hati dengan bingung menceritakan semuanya, sementara Yardara mulai merasa tidak enak karena orang yang dia sukai malahan menceritakan pria lain tepat disebelahnya sendiri.


Selesai bercerita, Faras duduk lebih dekat ke Yardara karena tau Yardara pasti marah kalau dia menceritakan seorang pria tepat di depannya. Edgar bingung dan tertawa melihat kalau Yardara bisa se manja itu dengan wanita nya. Tapi begitu juga ada hal baik, karena Faras bisa menyatu dengan tunangannya dari 1st World.


Setelah selesai dengan itu, masakan Melinda sudah matang. Melinda membawanya keruang tamu dan menaruhnya di meja. Melinda membuat sup, Faras tidak tau itu sup apa tetapi saat memakannya rasanya sangat enak. Bahkan hampir sama dengan rasa saat dimasakkan Saga.


Selesai makan bersama, Yardara dan Faras pamit untuk pulang ke rumah. Dan membiarkan Edgar melanjutkan penelitian nya, sedangkan Melinda ikut dengan Faras dan Yardara karena merasa bosan di rumah.


Ya, Edgar ditinggal sendirian lagi.


Di perjalanan, Melinda juga terkadang bertanya tentang belati yang Faras pakai. Dan lain lain, sedangkan Yardara dicuekin.


Faras dan Melinda tertawa melihat wajah Yardara yang sedang marah, dan akhirnya mereka berdua tetap menghibur Yardara.


Memang susah tapi sangat menyenangkan...