And You Are Mine

And You Are Mine
Dia masih hidup



" Edgar, Melinda katakan kalau aku sedang bermimpi buruk"


" Ke- kenapa memangnya??"


" Ada yang salah dengan Han milik Faras, coba kalian baca!!!"


" I- ini tidak mungkin. Bagaimana bisa???"


Ada yang tidak beres disini.


" Kalian tenang dulu, aku merasa ada yang tidak beres dengan aura tubuh Faras semenjak menyelesaikan misi pertamanya. Aku juga slalu merasa kalau kalian selalu saja diawasi oleh seseorang"


" Tapi, kenapa aku tidak tau apapun"


" Yardara, pakai kekuatan mu untuk membangunkan Faras. Aku yakin dia sudah tenang"


" Semoga saja tidak terjadi apa-apa dengannya. Akan aku coba"


Yardara memakai kemampuannya untuk mengembalikan ingatan Faras yang hilang dan membangunkan nya.


Faras hanya sadar pelan pelan dan kemudian membuka matanya. Perlahan lahan, Faras merasa pusing dan bingung dengan apa yang terjadi.


" A- aku dimana?. Apa yang ada di mimpi tadi?"


" Faras, kamu sudah bangun??"


" Yardara? Edgar?? Melinda?? kenapa kalian menatapku seperti itu.. dan kenapa aku ada di rumah Edgar?"


" Kau, ingatanmu kembali??"


" Ingatan apanya?? bukannya barusan kita membicarakan tentang 1st World???"


" Kau- kau bukan Faras!!!. Siapa aku sebenarnya!"


" Melinda! apa yang kau bicarakan?? tentu dia Faras!"


" Melinda? apa yang terjadi?"


" Aku tau kalau Faras selalu memakai cincin di jarinya. Dia juga selalu memakai perhiasan bulan sabit di rambutnya, dia tidak pernah mengucir rambutnya. Dan lagi, warna mata Faras adalah ungu. Bukan kuning"


Warna matanya, milik Karina


" Melinda? apa yang kau bicarakan?? tentu aku Faras!"


" Warna mata Faras itu ungu bukan kuning!!!. Karina! pergi dari nya! aku tau itu kau!!"


" Hahaha... HAHAHAHAHA!!!? PADAHAL AKU SUDAH SUSAH PAYAH MENADAPAT KAN TUBUHNYA DAN TAK KUSANGKA AKAN KETAHUAN SECEPAT INI?!"


" Karina, apa yang sebenarnya terjadi.. bagaimana mungkin, aku aku sudah membunuh mu waktu di hutan"


" Tubuh milik wanita ini sangat murahan, tadi di masuki Tuan Yaraf sekarang aku. Sangat murahan, Yardara bagaimana kalau kamu tidak usah memperdulikannya?? aku ini sangat menyukaimu sangat menyayangi mu... dan kau sangat jahat meninggalkan kan ku dan membunuh ku.. kau tau aku sangat terluka~~"


" Omong kosong apa yang kau bicarakan, menyingkir dari tubuhku!!!"


Tubuh Faras yang sedang dikendalikan oleh Karina terus mendekat kan tubuhnya ke Yardara. Melinda dan Edgar terlihat kebingungan, sedangkan Melinda sedang mencari cara yang mudah untuk dilakukan oleh nya saat ini.


" Yardara~ boleh ya?? sebentar saja.. biarkan aku bersamamu.. bisa kan? akan aku pastikan jiwanya baik baik saja, jadi aku mohon... satu kali saja~~"


Belum selesai Yardara bertanya tanya, tiba tiba tubuhnya yang duduk di kursi di dorong oleh Karina yang terlalu terobsesi dengan Yardara.


Wajah Karina mendekat ke Yardara dan menempelkan bibirnya ke bibir Yardara. Yardara tersentak kaget dan mendorong tubuh Faras menjauh darinya. Tetapi, kekuatan nya sangat kuat sampai sampai Yardara tidak sanggup mendorong nya.


Lama kelamaan tangan Karina membuka kancing baju Yardara dan mendekatkan tubuhnya ke Yardara. Yardara semakin bertambah risih dan terus mencoba memberontak, tetapi sia sia. Tidak ada gunanya.


Tiba tiba Edgar membawa pot bunga dan memukul kepala Karina dengan keras, dan Karina pingsan di atas tubuh Faras. Yardara merasa terselamatkan oleh Edgar.


" Aku tidak tau kalau dia masih bisa hidup setelah aku membunuhnya"


" Melinda, ini pertama kali aku melihat Yardara berciuman. Kelihatannya dia belum sempurna"


" Hai kalian!!! jangan bicarakan aku seperti itu! aku ini aku ini...


" Jangan malu, terserah aku tidak akan menyalahkan mu kalau kau memang tidak bisa. Padahal Yaraf masih lumayan dari pada kau. Aku jadi makin merasa kasihan pada Faras~"


" Edgar!!! jelaskan apa yang terjadi"


" Ternyata kau bukan pria normal. Kalau aku siii sudha tidak ta-.. aww aww ampun ampun Melinda, eh tanganmu?"


" Ya, Pemulihan tubuh. Kekuatan baru ku"


" Curang!!!!"


" Woy woy, kalian masih peduli denganku tidak?"


" Yardara, masalah kali ini hanya bisa bergantung pada Faras. Apakah dia masih mau dikendalikan atau tidak itu tergantung padanya"


" Apakah ada cara lain?"


" Pergi ke bawah alam sadar. Maka kau bisa bertemu dengan jiwanya"


" Bagaimana caranya??"


" Kekuatan Manipulasi Ingatan mu sudah lv 60 kan? seharusnya bisa"


" Tapi, aku tidak menjamin kalau jiwamu tidak terluka sama sekali. Itu memang terlalu beresiko, tapi apa kau yakin?"


" Aku akan mencobanya. Memory Manipulation, enters his soul"


Dan tiba tiba tubuh Yardara tergeletak tidak sadarkan diri. Melinda dan Edgar terus mengawasi tubuh Faras dan Yardara yang sedang tidak sadarkan diri. Melinda juga merasa sedih dengan apa yang menimpa kedua sahabatnya itu. Edgar juga berkali kali menenangkan Melinda dan percaya kalau semuanya akan baik baik saja.


" Edgar, apa Faras dan Yardara tidak bisa hidup seperti kita?. Aku... aku selalu merasa kalau dihubungan mereka selalu saja ada yang ingin merusaknya. Aku sebagai temannya tidak bisa berbuat apa apa. Aku memang tidak berguna"


" Melinda, jangan menyalahkan dirimu sendiri. Aku juga yakin kalau Faras akan memarahi mu jika kau terus menyalahkan dirimu sendiri. Disetiap hubungan pasti ada rintangan. Ingat bahwa kita bersatu dulu??"


" Ya, itu memang susah. Tapi aku juga tidak tau kalau kita akhirnya bersama"


Tiba tiba tubuh Faras bangun dan menatap Melinda dan Edgar dengan tajam


" Kalian berdua besok ikuti Yardara dan Faras ke ruang bawah tanah. Kau juga akan mendapatkan kejutan lainnya"


Dan tiba tiba tubuhnya ambruk ke lantai dan kepalanya terbentur ke lantai.


Edgar dan Melinda juga merasa kebingungan dengan apa yang baru saja Faras sampaikan. Lalu, bagaimana dengan keadaan Yardara saat ini? apakah dia berhasil???