
"Kalian salah cari lawan."
~Agatha FA~
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Agatha POV
Tak terasa sudah dua bulan gue sekolah di AFIHS. Selama dua bulan itu gue sering dibully sama Clara dkk, namun sahabat sahabat gue dan Adafa dkk selalu nolongin gue. Gue juga semakin deket dengan Adafa dan gue mulau nyaman sama dia?
Apa gue udah mulai ngelupain Lio?
Apa gue udah bisa buka pintu hati gue buat cowok lain?
Hanya gue, authior dan tuhan lah yang tau jawabannya.
Gue sekarang lagi di taman belakang sekolah sedangkan sahabat sahabat gue di kelas.
Gue bolos? Big no.
Sekarang kelas gue lagi freeclass jadi gue ke taman belakang karena di kelas tuh berisik pake banget. Jadi gue lebih milih ke taman belakang aja.
Saat gue lagi asik asiknya ngelamun hp gue bunyi.
Drtt drtt drtt
"Ngapain sih Bang Rey nelfon ganggu aja orang lagi asik asik ngelamun juga." Gerutu gue saat melihat siapa yang menelfon kemudiab mebekan tombol hijau pada layar hp gue.
"Hallo." Ucap gue dingin.
"Hallo baby." Balas orang di seberang sana yang tak lain dan tak bukan adalah Bang Rey.
"Hmm, ngapain?"
"Jadi gini tadi abang dapet info-"
"To the poin."
"Ck, King Cobra udah tau lo sekolah di AFIHS."
"Jadi?"
"Mereka bakal nyerang AFIHS dan 20 menit lagi mereka sampai disana."
Gue yang mendengar itu terkejut.
"Berapa jumlah pasukan mereka?"
"Menurut informasi jumlah mereka ada 500."
"Ok sekarang lo siapin pasukan kita, gak usah banyak banyak, bawa 20 orang yang udah terlatih termasuk lo, Bang Alex dan Bang Daren."
"Siap Queen."
"Dan juga jangan lupa suruh orang buat nganter baju gue dan sahabat sahabat gue."
"*Oke baby."
Tutt tutt tutt*
Panggilan gue putus secara sepihak.
Gue segera ngabarin sahabat sahabat gue kemudian pergi keruangan gue.
***Author POV***
"Lo ngapain ngumpulin kita disini tha?" Tanya Valen.
"*King Cobra* mau nyerang AFIHS." Jawab Agatha.
"WHAT?!!"
"Ck, berisik." Ucap Agatha sinis.
"Hehe,,,,sorry tha refleks." Balas sahabatnya sambil cengengesan.
"Sekarang kalian cepetan ganti baju kalian." Perintah Agatha.
"Siap *Queen*." Ucap sahabatnya serempak.
~~~~~~~~~~~~🌹🌹🌹~~~~~~~~~~~
Rey, Alex, Daren dan anggota RM lainnya kini sudah sampai di sekolah milik Agatha, teparnya mereka berada di sebuah ruangan rahasia yang dibuat khusus oleh Agatha.
"Jadi apa yang harus kita lakuin Queen?" Tanya salah satu anggota RM yang bernama Fariz.
"Pertama kita harus mengamankan seluruh murid beserta guru guru disini. Lia, Vena sama Bang Daren kalian amankan murid murid! Lauren sama Bang Alex amankan guru guru! Bang Rey, Vanya dan yang lain ikut gue, kita bakal habisin *King Cobra*! Paham?!!" Perintah Agatha tegas.
"Paham *Queen*." Balas yang lainnya.
*Kalian salah cari lawan*\- Batin Agatha menyeringai.
Mereka pun mulai menjalankan tugas masing masing karena KC akan tiba 5 menit lagi. Mereka berlari melewari koridor menuju lapangan *outdor*.
Murid murid banyak yang kagum, tentu Agatha dkk memakai pakaian khusus yang sangat keren yang dirancang oleh Agatha sendiri, Penasaran? Agatha dkk memakai topeng untuk menutupu wajah meraka, takut? Karena melihat lambang yang ada pada pakaian mereka yang terdapat kambang RM dan itu hanya dimiliki oleh anggota RM, namun lambang yang dimiliki beserta topeng Agatha berbeda dari yang lainnya karena dia adalah *Leader RM.
Mereka siapa?
Sumpah itu baju mereka keren banget apalagi yang paling depan
WAHTT ITUKAN ANGGITA RM!! KOK MEREKA BISA ADA DISINI?!!
Itu yang baju sama topengnya beda sendiri leadernya kali ya?
Kok bisa gangster terkuat di dunia ada di sekolah kita*.
Itu ucapan yang dilontarkan para siswa siswi saat melihat Agatha dkk beserta Rey dkk dan anggota RM lainnya.
~~~~~~~~~~~~🌹🌹🌹~~~~~~~~~~~
Kini seluruh murid beserta guru guru sudah ada di sebuah ruangan di lantai 4 yang memang dibuat untuk keadaan darurat seperti sekarang ini.
"Kalian semua tetap disini sampai urusan di bawah selesai." Ucap Alex tegas dengan nada memerintah.
"Tapi ada apa sebenarnya dibawah? Dan apa urusan kalian datang ke sekolah kami?" Tanya Vino penasaran.
"Kalian bisa melihatnya sendiri nanti. Kami hanya mengikuti perintah ketua kami." Jawab Daren.
"Sipa ketua kalian?" Tanya Dafa penasaran karena Dafa sudah pernah mencari tau siapa ketua RM sebenarnya namun nihil, dia tidak mendapat informasi apapun.
'*Kalian tetao disana, biar gue, Bang Rey sama Vanya dan anak anak yang ngurus KC*' Ucap Agatha tak terbantahkan.
"Baik *Queen*." Balas Alex.
"*Queen* suruh kita buat tetap disini." Ucap Alex kepada teman temannya.
"Loh kok gitu sih, gue kan juga pengen main main sama KC." Ucap Cecilia tak terima.
"Silahkan kalo lo mau kepala lo di tebas sama *Queen*." Sarkas Alex membuat nyali Cecilia menciut.
"Udah lah kita lakuin perintah *Queen* aja." Putus Lauren.
Percakapan mereka tak luput dari pandangan murid dan guru guru yang ada di ruangan itu. Hanya satu yang ada di pikiran mereka...
*Siapa Queen*?
Banya yang beranggapan bahwa oranga yang di sebut *Queen* oleh Alex dkk itu adakah ketua mereka.
"RM KELUAR LO!! KALO NGGAK GUE BAKAL HANCURIN SEKOLAH INI."
Teriakan itu mampu mengalihkan perhatian seluruh orang yang ada di dalam ruangan itu termasuk Alex dkk.
"Mereka sudah datang." Gumam Alex dkk namun masih bisa di dengar oleh Dafa dkk.
*Mereka siapa? Ada apa ini sebenarnya*?\- Batin Dafa dkk.
Pertanyaan mereka terjawab saat melihat lambang yang ada pada jaket orang yang berteriak.
Betapa terkejutnya mereka saat mengetahui bahwa sekolah mereka sedang di serang oleh gangster terkuat no.5 di dunia yang tak lain adalah *King Cobra*.
*Di sisi lain*......
"RM KELUAR LO!! KALO NGGAK GUE BAKAL HANCURIN SEKOLAH INI." Teriak Alka selaku ketua KC.
"*Berisik*." Ucapa Agatha yang tiba tiba muncul dari depan bersama para anggotanya.
Mereka yang ada disana termasuk anggota RM mendadak membeku di tempat saat merasakan aura yang di keluarkan oleh Agatha. Bahkan murid dan guru guru termasuk Alex dkk dan Dafa dkk yang ada di atas sana juga bisa merasakan aura milik Agatha.
Beberapa anggota KC ada yang mulai ketakutan, padahal itu baru aura Agatha belum serangan Agatha.
"Apa mau lo?" Tanya Agatha sangat sangat dingin.
"G\-gue mau lo mati." Jawab Alka.
"Coba aja kalo bisa." Jawab Agatha dengan nada meremehkan.
"B\*\*gs\*t, SERANG!!"
Baku hantam pun terjadi, darah berserakan dimana mana dan lapangan yang tadinya bersih sekarang terlihat seperti lautan darah.
*Anjerr gue gak yakin RM bisa menang karena mereka kalah jumlah
Kok gak adil sih masa lawannya gak seimbang
Gimana kalo kita taruhan? Gue yakin KC yanga bakal menang
\*\*\*\*\*\* kali KC menang kita matilah \*\*\*\*
Iya juga yah
Eh eh liat tuh cewek kok topeng sama baju dia beda sendiri?
Iya yah gue baru nyadar
Jangan jangan dia........
KETUA RM
Sumpah tu cewek keren banget tapi serem
Fixs gue yakin RM bakalan menang*
Itulah beberapa pendapat dari murid murid AFIHS.
Pertarungan terus berlangsung sampai lapangan itu bener benar menjadi lautan darah
•
•
•
•
*Bersambung*......
**KALO BANYAK TYPO MAAF YA GENGSS SOALNYA KUKU AUTHOR BARU DIPOTONG GAK TERBIASA NGETIK KUKU NYA PENDEK JADI BANYAK KATA KATA YANG SALAH**.