
Happy Reading🤗
*Tersenyum belum tentu kuat
Tersenyum belum tentu bahagia kadang orang itu menutupi penderitaan dan luka di balik senyumnya*.
-Author-
---------------------------------------------
Skip mansion Alexander
Agatha POV
"HELLO PENGHUNI MANSION AGATHA YANG CANTIK NAN IMUT BIN KYUT INI SUDAH DATANG DENGAN SELAMAT TANPA KEKURANGAN APAPUN MANA RED KARPETNYA." Teriak gue.
"Gak usah teriak teriak Princess, ini mansion bukan hutan." Ucap Bang Vano yang hanya di balas cengiran oleh gue.
"Princess Mommy kangen banget sama kamu." Ucap Mommy sambil meluk gue.
"Aku juga kangen banget sama Mommy." Gue membalas pelukan Mommy.
"Jadi Mommy aja nih yang di kangenin, yaudah lah Daddy pergi aja." Ucap Deddy ngambek. Gue pun langsung meluk Daddy.
"Hehe enggak kok aku juga kangenn banget sama Deddy." Ucap gue.
"Udah udah nanti aja kangen kangenannya, sekarang kamu istirahat gih Princess pasti kamu cape." Ucap Mommy.
"Ya udah, semuanya aku ke kamar dulu ya bye jangan kangen." Ucap gue yang di akhiri dengan kekehan.
Gue langsung menuju ke kamar gue. Saat sampai di kamar gue memperhatikan kamar gue yang masih sama seperti dulu.
Gue pun langsung membaringkan tubuh di kasur queen size gue dan gue tertidur.
Agatha POV and
Cklek (suara pintu di buka)
Vano memasuki kamar adiknya untuk membangunkan adik tersayangnya itu.
"Princess bangun kita makan malam dulu." Ucap Vano.
"Iya Bang." Balas Agatha.
Agatha langsung terbangun dan bergegas kekamar mandi untuk mencuci muka. Saat keluar dari kamar mandi Agatha melihat abangnya masih disitu menunggunya.
"Sudah ayo." Ajak Vano. Vano berjalan mendahului Agatha namun langkahnya terhenti karena Agatha memanggilnya.
"Bang." Panggil Agatha.
"Apa?"
"Gendong." Ucap Agatha sambil mengeluarkan puppy eyes nya yang sudah pasti tidak akan bisa di tolak oleh Vano. Vano pun langsung menggendong adiknya.
Sampai di meja makan Vano menurunkan adiknya lalu duduk di kursinya.
"Princess nanti ada yang mau Dad omongin sama kamu." Ucap Leon a.k.a Daddy 2A dan 2V.
"Ok Dad."
Mereka pun mulai memakan makanan mereka masing masing.
~♡~♡~
Selesai makan mereka langsung duduk di ruang keluarga.
"Jadi Dad mau ngoming apa?" Tanya Agatha to the poin.
"Dad mau kamu mengurus perusahaan yang ada di Asia dan Dad tidak menerima penolakan."
"Ok aku mau, tapi dengan syarat aku mau sekolah di A'F International High School (AFIHS) dan menyamar jadi nerd." Ucap Agatha yang membuat keluarganya terkejut dengan apa yang dia katakan.
"Tapi kenapa harus nerd Princess, nanti kalo kamu di bully gimana?" Tanya Valen a.k.a Mommy 2A dan 2V khawatir.
"Kalo aku di bully aku bakal bales." Jawab Agatha santai.
"Oke Dad izinin, mulai kapan kamu mau sekolah?"
"Makasih Daddy, aku mau sekolah mulai besok." Jawab Agatha yang di balas anggukkan oleh Leon.
"Ya udah kalo gitu aku masuk kamar dulu ya." Ucap Agatha.
"Good night all." Lanjut Agatha.
"Night to Princess." Balas keluarganya kompak.
~♡~♡~
Kini Agatha berada di dalam kamarnya.
"Gue kabarin sahabat gue dulu lah." Agatha berniat untuk menghubungi sahabat sahabat nya.
Five Cecans😚😚
AgathaA:
Gue udah di Indonesia
CeciliaA:
Lo gak bercanda kan Tha
VanyaW:
2^
LaurenF:
3^
LavenaJ:
4^
AgathaA:
Gak kok gue serius
CeciliaA:
Yeyy lengkap deh kita :)
VanyaW:
2^
LaurenF:
3^
LavenaJ:
4^
CeciliaA:
Coapas mulu lo pada :(
VanyaW:
Bodo
AgathaA:
Dan besok gue bakal sekolah di AFIHS
LaurenF:
Serius lo?
AgathaA:
Dua rius malah
LavenaJ:
Berarti lo satu sekolah sama kita kita dong?
AgathaA:
Yap
CeciliaA:
Tapi kok gue punya firasat kalo lo bakal jadi nerd ya Tha?
AgathaA:
VanyaW:
What?! Ntar lo di bully gimana?
AgathaA:
Emang di AFIHS masih ada yang namanya pembullyan?
LaurenF:
Masih bahkan udah banyak korbannya
LavenaJ:
Udahlah itu di bahas besok aja
AgathaA:
Ok Good night
VanyaW:
*Too
(Read4*)
Selesai mengabari sahabatnya Agatha meletak kan ponselnya kemudian memejamkan matanya dan tertidur karena besok dia harus sekolah.
~♡~♡~
Agatha POV
Kriiiinnngggg kkkkrrriiiinnnggg
Mendengar suara alarm gue pun langsung bangun dan betapa terkejutnya gue saat melihat ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 05.30.
Gue masuk ke kamar mandi untuk melakukan ritual pagi. Hanya memerlukan waktu 20 menit gue udah selesai mandi. Dan gue pun bersiap siap.
•
•
•
Sekarang gue udah siap dengan penampilan yang bukan gue banget.
*Kaca mata bulat non minus✔
Baju kebesaran✔
Rok 5 cm di bawah lutut✔
Softlent warna hitam karena mata gue aslinya warna biru✔
Wajah dibuat kusam✔
Rambut di kepang dua✔
Behel lepas pasang✔
Tas dan sepatu yang udah jelek✔*
Merasa penampilan gue udah ok gue pun turun kebawah untuk menemui keluarga gue.
Agatha POV and
Skipp di bawah
"Good morning all." Ucap Agatha.
"Morning Princess." Balas keluarganya sambil tersenyum. Agatha menarik kursi dan kemudian duduk untuk sarapan.
"Kamu mau sarapan apa Princess biar Mommy ambilin?" Tanya Valen.
"Emm,,,,,aku sarapan roti selai aja deh Mom." Jawab Agatha yang diangguki oleh Valen.
"Mau selai kacang apa selai coklat?" Tanya Valen lagi.
"Coklat aja deh." Jawab Agatha. Valen mengoleskan selai coklat dan memberikan roti selai itu kepada Agatha.
"Makasih Mom." Ucap Agatha.
"Sama sama Princess." Jawab Valen.
Selesai sarapan Agatha pamit untuk berangkat.
"Semuanya aku berangkat dulu ya takut telat." Pamit Agatha.
"Kamu berangkat naik apa Princess?" Tanya Leon.
"Aku naik mobil." Jawab Agatha yang di angguki oleh Leon.
"Hati hati di jalan ya Princess." Ucap keluarganya kompak.
Agatha pun keluar dari rumahnya lalu menuju garasi untuk mengambil mobil dan melajukan nya dengan kecepatan di atas rata rata.
Dalam waktu 15 menit Agatha sudah sampai di sekolah, dia segera memarkirkan mobilnya di parkiran khusus pemilik sekolah.
Saat berjalan di koridor banya siswa siswi yang menatapnya dengan tatapan benci dan jijik.
*Kok di sekolah seelit ini ada nerd sih
Paling juga murid beasiswa
Sok banget itu nerd
Dasar upik abu
Gue pikir murid barunya cantik eh malah nerd
Bahan bullyan baru nih buat Clara dkk*
Itulah yang dikatakan beberapa siswa siswi AFIHS namu hanya di acuhkan oleh Agatha dan dia terus berjalan menuju ruang kepsek. Agatha tau dimana letak ruang kepsek karena dia adalah pemilik sekolah ini.
Kini Agatha sudah berada di depan pintu ruang kepsek lalu dia masuk tanpa mengetuk pintu.
Brakk
"Apa apaan kamu, apa kamu tidak punya sopan santun." Bentak kepsek a.k.a Marchel orang yang sudah di anggap abang oleh Agatha.
"Dimana kelas saya Tuan Marchel." Ucap Agatha dingin, Agatha paling benci jika di bentak terlebih lagi oleh orang terdekatnya.
"Pri-princess ini kamu, maafin abang Princess, abang gak tau kalau ini kamu." Ucap Marchel menyesal.
"Hmm, dimana kelas saya?" Tanya Agatha lagi.
"Kelas kamu kels XI IPA 1 dan kamu sekelas dengan sahabat sahabat kamu." Jawab Marchel.
"Hmm." Dehem Agatha kemudian keluar dari ruang kepsek dan menutup pintu dengan keras.
Brakkk
Marchel yang melihat Agatha seperti itu pun menyesal karena telah membentak wanita yang sudah dia anggap adik bahkan dia sangat menyayangi Agatha melebihi dirinya sendiri.
Di tempat lain tepatnya di koridor sekolah Agatha sedang berjalan menuju ke kelas XI IPA 1. Saat sedang berjalan dia ditabrak oleh seorang cowok yang menyebabkan dia terjatuh.
"Aww." Ringis Agatha.
"Sorry." Ucap cowok itu sambil mengulurkan tangannya bermaksud untuk menolong Agatha, namun Agatha hanya menatap tangan itu dengan wajah datarnya. Si cowok yang merasa uluran tangannya tak di balas langsung menariknya.
Kemudian Agatha bangkit dan berlalu pergi meninggalkan cowok yang menabraknya.
Cowok yang ditinggalkan hanya menatap punggung Agatha yang menjauh.
"Menarik." Gumamnya pelan yang hanya bisa di dengar olehnya.
•
•
•
•
•
•
Bersambung........